Tomorrow With You (part 7)


18011317_213359365825840_6507003963156463616_n

 Tittle :  Tomorrow With You

Cast :  Bae Suzy | Oh Sehun | Kim Jong In

Support cast : park jiyeon | Park Chanyeol | others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

Jong in masuk ke dalam mobil, di mana naeun sudah berada di sana, “apa dalam mobil itu remnya benar-benar rusak??”tanya naeun. jong in hanya tertawa

“kau cepat tanggap sepertinya…bahkan kau mendengar sesuatu yang kukatakan dengan pelan”naeun hanya tertawa sebagai balasannya. “anniya…di dalam mobil tak ada satu pun yang rusak… apa aku sebrengsek itu membuat wanita yang ku suka dalam bahaya?? Aku lebih senang melihatnya tertawa bersama pria lain meski itu menyebalkan namun aku masih bisa melihatnya….aku akan mendekati dia dengan caraku sendiri”

“pak..bukankah anda begitu romantis??”puji naeun membuat jong in tertawa.

“benarkah?? Apa gunanya romantis jika tak bisa memiliki bae suzy”balas jong in.

“tapi pak, bukankah sepupu anda begitu romantis??’’

“mwo?? romantis..ya dia hanya pria bodoh yang beruntung bisa menikahi wanita secantik bae suzy”naeun mengangguk-angguk dengan kepala meledek “ya..kau menghinaku eoh??”omel jong in.

“jong in-ah…”jong in mengerutkan keningnya saat mendengar nauen memanggil namanya. Wanita itu dia sendiri yang mengatakan bahwa akan menggunakan bahasa formal kapanpun dan sekarng lihatlah ia yang melanggar aturannya “aku akan mengatakan ini sebagai temanmu….”

“jangan katakan….”potong jong in, ia tau apa yang di katakan sahabat semasa kuliahnya itu.

“perusahaan dan wanita ..semuanya miliki pria bodoh itu, tak bisakah kau tak mengambil semua darinya. Sedikitlah bersyukur karena pria itu bodoh hingga kau berada di tempatmu yang sekarang.. biarkan dia memiliki kebahagiaannya juga….”nasehat naeun

“tidak, jika wanita itu bae suzy”

“wae??”tanya naeun

“geunyang…..”balas jong in.

“apa kau mengenal wanita itu suatu tempat??”tanya naeun. jong in hanya diam lalu melihat keluar jendela.

“waktumu sudah habis sekertaris son..sekarang kembali ke peraturan yang kau buat, sekarang kita masih dalam waktu kerja….”

“kita hanya pergi untuk makan siang dengan salah satu rekan bisnismu….”

“hmm..itu bagian dari pekerjaan, jangan bangunkan aku…aku akan tidur”jong in memejamkan matanya, naeun melihat jong in dari kaca dan menghembuskan nafas beratnya. Ia mengenal pria itu dengan baik. Jong in jika sudah menyukai sesuatu maka ia akan berusaha untuk memilikinya apapun yang terjadi.

************

Sehun masuk kerumah bak istana itu dengan senyum di wajah tampannya, ketika ia hendak melangkah masuk, ia mendapatkan sebuah pesan dari istrinya.

From : uri suzy

Kau pernah bertanya, syarat apa yang harus kau miliki jika ingin menjadi suamiku..

Untuk menjadi suami dari seorang bae suzy, kau harus memiliki syarat ini :

  1. Berhentilah mengatakan pada dirimu sendiri bahwa kau bodoh
  2. Jangan pernah jatuh cinta pada wanita lain
  3. Jadilah suamiku oh sehun

Senyum di wajahnya semakin lebar, lalu berjalan kembali melangkah masuk. Namun kembali langkahnya terhenti saat nomor yang tak di kenal menelfon. Sehun menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan wajah bertanya lalu mengangkat telfonnya dengan ragu. “yobseo…..”ucap sehun

“……………………………………….”

“mw…mwo??”mata sehun langsung berkaca-kaca, ia menoleh pada jong in yang menatapnya aneh. handphone sehun terjatuh dari tangannya dengan wajah tegang. Jong in mendekat.

“pria bodoh….kau kenapa??”tanya jong in

“hyung….suzy…suzy….”

“dia menelfonmu eoh?? ccih..gadis bodoh itu, apa bagusnya dirimu….”air mata sehun terjatuh semakin banyak membuat jong in semakin bingung.

“suzy…..suzy….dia..dia kecelakaan’’wajah jong in berubah panik, lalu memegang bahu sehun

“mw..mwo?? ya..ya..oh sehun, katakan yang jelas…oh sehun”bentak jong in kesal, lalu mengambil handphone sehun yang terjatuh dan mengangkatnya.

“yobseo….”

“………………………..”

“ya…..jangan bercanda, aku bisa menuntut kalian karena menyebarkan informasi palsu… di mana bae suzy…di MANA BAE SUZY”teriak jong in

“…………………….”mata jong in langsung berkaca-kaca mendengarkan penjelasan mereka

“gotjimal…..mobilnya baik-baik saja…mobilnya baik-baik saja..YA, KALIAN TIDAK TAU SIAPA AKU, AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN…”teriak jong in dengan marah.

“……………………….”

“tunggu di situ..aku akan kesana”

************

“su..suzy-ah….suzy-ah…..hiks,,,hiks suzy-ah”tangis sehun yang sedari tadi belum juga berhenti, ia menangis di tebing dan menatap kedalaman air, rongsokan mobil yang di angkat oleh tim SAR itu tak meninggalkan jejak wanita yang ia cintai. Wanita itu menghilang bersama dengan desiran ombak yang terdengar. Jiyeon dan chanyeol berdiri menatap sehun yang terduduk dengan menangis. Tak ada yang bisa mereka lakukan “suzy-ah….suzy-ah….sehun…maafkan sehun…sehun harusnya tak keluar dari mobil..suzy-ah….”jong in menghapus air mata dengan tangan mengepal menatap sehun dengan kebencian. Jika bukan karena pria itu, suzy tak akan masuk kedalam mobil. jika bukan karena pria bodoh itu suzy sekarang maish baik-baik saja. jong in lalu mendekat dan menunduk mengcengakrem kemeja sehun yang tampak tak berdaya.

“semua ini gara-gara kau oh sehun..semua ini karenamu”teriak jong in kesal yang membuat semua orang menatap mereka. dengan terisak-isak sehun terus menangis.

“ini..ini..ini salah sehun…ini salah sehun hyung..mianhe…mianhe”ucap sehun dengan gemetar, kedua telapak tangannya merapat dan memohon maaf.

“ya…mengapa kau eoh?? mengapa harus kau??”teriak jong in dengan air mata yang terjatuh. “harusnya kau yang berada di dalam mobil dan pergi sejauh mungkin dari hidupnya…. YA!!…kau tak pantas untuk hidup dan menangis sekarang oh sehun??? Lihat apa yang sudah kau perbuat padanya….harusnya kau yang menghilang bukan dia”jong in masih saja membentak sehun.

“mianhe…suzy-ah mianhe…ini..ini salah sehun”racau sehun yang terus menangis. Jiyeon menyeka air matanya. ia sedih namun kesedihannya semakin tak berarti saat melihat oh sehun, pria yang ia kira bodoh itu menangis seperti orang gila

“kau bahkan tak berhak bernafas saat ini…. kau menghancurkan semuanya… kau bilang kau akan melidunginya?? Ya pria bodoh yang bahkan tak bisa melindungi dirinya sendiri mengatakan itu?? seharusnya aku tak membiarkannya menikah denganmu…..”lagi-lagi jong in mengeluarkan semua amarahnya. Sehun yang gemetar terus menangis dengan nafas terengah-engah

“mianhe..mianhe….”hanya itu yang bisa di katakan sehun.

“saem..lakukan sesuatu, jika tidak oh sehun akan habis di tangan jong in saem”ucap jiyeon peada chanyeol

“kau….seharusnya kau menggantikan tempatnya saat ini… kau tau mengapa aku begitu membencimu?? Karena kau selalu mendapatkan semuanya bahkan saat kau tak berusaha apapun…. kau itu??”tangan jong in hendak terangkat dan berniat mumukul sehun, namun chanyeol menahan tangan jong in “ya..lepaskan…”kesal jong in.

“sudah cukup…kau membentaknya dan mengeluarkan semua sumpahmu padanya, kau belum puas??”tanya chanyeol, sehun kembali terduduk dan menangis. “semua hal yang kau simpan selama ini kau keluarkan padanya….bersyukurlah, karena oh sehun bodoh kau bisa membencinya dan tak merasa bersalah pada suzy”

“mw..mwo?”tanya jong in dengan suara meninggi.

“kau membutuhkan seseorang untuk di salahkan dan di benci sehingga kau melampiaskan semuanya pada pria bodoh yang bahkan tak mengerti….”chanyeol menatap sehun yang terduduk lalu kembali menatap jong in.”satu hal yang harus kau tau…bae suzy mencintai oh sehun”

“aku mencintai oh sehun….jangan lupakan itu

Jong in membeku saat mengingat kata-kata terakhir suzy untuknya, chanyeol menoleh ke arah jiyeon memintanya untuk membawa sehun dari sana. seolah mengerti jiyeon menganggukan kepalanya lalu mendekat pada pria yang tengah menangis meraung melihat mobil yang di naiki istrinya di angkat dari tengah laut. “ayoo…kita pulang oh sehun”ucap jiyeon lembut dengan mata berkaca-kaca. Ia sedih kehilangan sahabatnya namun pria di depannya tampak lebih menyedihkan di banding siapapun. Ia seolah kehilangan segala hal yang sudah ia miliki.

************

“apa kau yang melakukan semua itu??”tanya Ny.kim pada istrinya, tangan Ny.kim bergetar, ia tak tau bahwa semua ini akan terjadi. “ya..bagaimana bisa kau melakukan ini pada putramu??”tanya tn.kim marah

“lalu apa yang harus aku lakukan ketika ia mempermalukan putraku…..??”tanya Ny.kim balik “aku juga tak berniat mengotori tanganku untuk melenyapkan wanita ular itu…aku hanya ingin melenyapkan suaminya agar dapat mengusir wanita itu dari rumah dan jong in bisa duduk di kursinya dengan tenang tanpa mengkhawatirkan kehadiran pria bodoh itu…. aku tak tau mengapa wanita itu malah menggantikan tempat sehun “ny.kim  mencoba membela dirinya.

“jika jong in tau…………………”omongan tn.kim terpotong saat melihat jong in yang berdiri tak jauh dengan tatapan yang berubah dingin “jong in-ah……..”

“wae?? mengapa kalian melukainya??”tanya jong in dingin namun dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Ia tak tau jika ibunya sendiri yang melenyapkan wanita yang ia cintai “aku sudah mengatakan bahwa jangan menyentuh yeojaku…aku bahkan sudah memperingatkan kalian jangan pernah menyentuhnya….”teriak jong in kesal.

“mwo?? apa kau sedang marah pada ibumu hanya karena wanita itu??”tanya Ny.kim kesal

“eomma….aku tak pernah meminta apapun sebagai putramu…aku bahkan melakukan semua hal menjijikan agar bisa hidup dengan nyaman… namun satu permintaanku tak bisakah kalian mengabulkannya?? Jika seperti ini..lalu apa yang harus aku lakukan….”

“jangan lakukan apapun….”ucap tn.kim lalu menatap istrinya “lupakan semua hal yang sudah terjadi…”

‘mwo?? bagaimana kau bisa melupakan semuanya appa?? Bagaimana bisa saat aku bahkan tak melihat mayatnya…. bagaimana aku bisa melanjutkan hidupku sekarang??”tanya jong in. Dengan iar matanya yang langsung menetes.

“apa kau bodoh?? Wanita yang kau cintai itu mengandung seorang pewaris king corp”

“mw..mwo?”jong in kaget mendengarnya.

“ia hamil…..”

“dan ibu masih melakukan hal itu padanya?”potong jong tak percaya

“kau masih tetap menyukainya??”tanya Ny.kim tak percaya

“eoh..aku masih menyukainya…aku masih ingin dia menjadi istriku..tak apa jika aku harus menjaga anak pria lain asal suzy bersamaku..apa ibu tak juga paham bagaimana perasaanku sekarang?? Salah satu wanita yang ku cintai melenyapkan wanita yang ingin ku habiskan waktuku bersamanya…”jong in menghembuskan nafas panjangnya “aku akan mendiamkan semua in hanya karena kau ibuku…. karena kau ibuku aku akan menutup mataku untuk semua hal buruk yang kau lakukan pada wanitaku… namun untuk menuruti perintahmu lagi… maafkan aku.. aku tak bisa lagi melakukannya…”jong kemudian menjauh dari sana dengan amarah yang membuncah. Ia tak tau harus meluapkannya pada siapa.

“kau lihat apa yang sudah kau lakukan??”

*****************

Sehun menyembunyikan dirinya di balik dengan selimut dengan lingkaran hitam yang tampak di kulit putih albinonya serta mata yang sembab. Ia tak juga berhenti menangis  lalu mengingat semua kenangannya bersama wanita yang ia cintai. “sehun-ah…sehun-ah….”sehun mendengar suara itu lalu mengeluarkan kepalanya dari selimut melihat bayangan dua orang yang tampak bahagia.

Sehun yang baru keluar dari kamar mandi dengan rambut basah serta handuk yang melilit di pinggangnya dan mempelihatkan bentuk tubuhnya yang sempurna. “igeo mwoya?”tanya suzy menunjuk kotak kecil di atas meja.

“hadiah….”ucap sehun dengan senyum bodohnya, suzy mengerutkan keningnya dengan tatapan bertanya “bukalah sehun membelikannya untukmu….”dengan antusias suzy membuka hadiah. Seketika senyum lebarnya menghilang melihat isi kotak yang di bungkus terlalu indah hanya untuk di sisi 3 permen yang tak penting.

“ya…kau mengejekku eoh?? mengapa memberikanku permen??”omel suzy, sehun tertawa

“habiskan permenmu…”ucap sehun terdengar seperti sebuah perintah dengan sedikit cemburut ia tetap melakukan perintah suaminya dan mengunyah permennya. Setelah selesai, suzy hendak membuka permen terakhirnya, namun ada yang aneh dengan permen itu, suzy menatap sehun

“ya..ini bahkan permen palsu..ini tak bisa di makan….”omel suzy, sehun mendekat dan membuka di laci kemudian mengeluarkan setoples permen yang sudah ia beli dan mengambil permen palsu suzy “kau melakukan semua hal sesukamu…aku bahkan tak paham ini hadiah atau penghinaan…”dumel suzy, sehun tertawa bodoh mendengar suzy mendumel tanpa henti.

“cinta sehun sebanyak isi permen  dalam toples ini….”

“mwo?? ya itu berarti kau tak benar-benar mencintaiku….tempat ini bahkan terlalu kecil untuk menampung cintaku..bahkan bumi dan seisinya tak bisa menggambarkan bagaimana aku menyukaimu dan kau hanya sebanyak permen yang tak seberapa ini??”lagi-lagi suzy mengeluarkan kekesalannya

“anniya…kau salah….”

“ccih..tak usah menghiburku…aku bahkan bisa menghabiskan cintamu ini dalam sehari”suzy mendorong permen-permen itu dengan kesal. Sehun tertawa melihat sikap suzy.

“sehun akan mencintaimu sampai permen terakhirmu habis…”sehun menunjukan permen palsu yang ia ambil dari suzy beberapa saat lalu, kemudian ia campurkan dengan permen-permen asli  lainnya. suzy tersenyum terharu saat mendengar itu dan mencoba menahan senyum lebarnya. Ia tak tau bahwa suaminya itu begitu romantis.

“aiggoo…..pria kecilku”ucap suzy lalu meminta sehun mendekat,  lalu sehun mendekat pada suzy, suzy tersenyum dan mengeringkan rambut suaminya dengan handuk.  Tangan suzy mengarah dan memeluk suaminya.

“mengapa memeluk sehun??”

“ini hadiah karena kau sudah mencintaiku…”suzy melepaskan pelukannya dan mencium pipi sehun “dan itu hadiah karena menjadi pria yang begitu menganggumkan”lalu suzy sedikit berjinjit dan mencium bibir suaminya setelah beberapa saat suzy tersenyum “dan itu hadiah karena menjadi suamiku dan karena memintaku menikah denganmu..oh sehun bahkan jika hari ini kau berbohong aku akan tetap mempercayaimu tanpa ragu dan bahkan jika kau melukaiku aku tetap akan mencintaimu…..”

“cccih…gotjimal”guman sehun dengan senyumnya “kau berbohong pada sehun kan??”

“anniyo….”sangkal suzy

Sehun menangis dan kembali menutup dirinya dengan selimut dan menutup tellinganya seraya berguman “suzy…suzy-ah…suzy-ah…kembalilah..kembalilah..sehun sudah menunggumu…. sehun.. sehun menunggumu….hiks…hiks…jangan pergi terlalu jauh…kembalilah pada sehun”tangis sehun di balik selimutnya. “sehun…sehun… berjanji tak akan menyusahkanmu..sehun akan jadi anak yang baik… sehun…sehun tak akan lagi membuatmu malu…sehun..sehun hanya akan bersembunyi di rumah agar tak ada orang yang menghinamu karena memiliki suami yang bodoh… tapi kembalilah…kembalilah…sehun……sehun tak akan nakal lagi…hiks…hiks….”

*************

Jiyeon meletakan kepalanya di meja air mata yang mengalir menatap meja di sampingnya yang kosong dengan bunga krisan putih di atas meja itu sebagai tanda belasungkawa dari teman-teman sekelas dan juga mereka yang mengenal suzy. tangan jiyeon mengarah dan mengusap-usap meja sahabatnya. Ia merindukan suara sahabatnya itu, ia merindukan candaannnya ia merindukan  tawa lebar sahabatnya yang tampak begitu cantik akhir-akhir ini “ya…yeoja kejam.. mengapa kau begitu kejam pada kami?? kau berjanji akan menggunakan toga bersamaku…kau berjanji akan hadir dalam foto kelulusan kita….lalu mengapa kau mengingkarinya??”guman jiyeon dengan air mata yang terus mengalir.

“kau bilang kau ingin cepat-cepat lulus dan memiliki 10 anak bersama suamimu kemudian hidup bahagia…. lalu mengapa kau berakhir menyedihkan seperti ini…wanita kejam”kemudian chanyeol datang dan duduk di kursi yang berada di depan kursi suzy. kemudian menghembus nafas beratnya melihat bunga-bunga di meja suzy.

“wanita menyedihkan ini harusnya ia menikah denganku…. kau menolakku dengan kejam dan mengapa sekarang pergi begitu saja?? kau memang wanita kejam….”jiyeon mengangkat kepalanya dan menatap chanyeol. Profesor muda di depannya itu tersenyum pada jiyen dan menyeka air mata jiyeon.

“bae suzy…baik-baik saja…mungkin saat ini ia sudah bahagia….”hibur chanyeol lebih tepatnya ia menghibur dirinya sendiri “ia sedang menertawakan kita dari suatu tempat karena menangisinya…’’lanjut chanyeol mencoba bercanda.

***********

Chanyeol dan jiyeon berjalan dengan diam, namun langkah mereka terhenti melihat pria yang berdiri di sana tanpa menggunakan sandal dengan celana joker serta kaos oblong yang biasa ia gunakan. Pria tampan itu berdiri dan menatap pintu keluar seolah menunggu seseorang. “seminggu sudah berlalu dia akan baik-baik saja bukan??”guman jiyeon dengan mata berkaca-kaca.

“bagaimana mungkin ia baik-baik saja saat ini ia berdiri di sana menunggu kepulangan istrinya”jelas chanyeool dengan menatap sehun sendu. “pria itu masih menunggu istrinya… dia masih menunggu istrinya kembali”lanjut chanyeol. Jjiyeon menghela nafasnya dan berjalan melangkah mendekati sehun. Sudah beberapa hari jiyeon dan chanyeol hanya mengamati sehun dari jauh. Tanpa mendekatinya atau hanya sekedar memberikan pernjelasan bahwa suzy tak akan kembali lagi. Namun pria yang dulu ia fikir bodoh itu melakukan hal yang sama berhari-hari. Menunggu kepulangan istrinya yang bahkan tak akan kembali lagi padanya. Sehun meliihat jiyeon yang mendekat lalu tersenyum bodoh. Mungkin karena senyum bodohnya itulah yang membuat sahabatnya bae suzy jatuh cinta padanya.

“kau belum pulang??”tanya jiyeon lembut, sehun menggeleng kepalanya “mengapa??”

“suzy…. belum pulang….sehun akan menunggunya di sini…”

“sehun-ah…..”

“istrimu….”

“dia akan kembali…. dia berjanji pada sehun bahwa dia akan kembali”air mata sehun terjatuh, ia menyeka air matanya lalu mencoba tersenyum bodoh ke arah jiyeon “sehun masih bisa menunggunya…. jika hari ini ia tak kembali mungkin besok….”balas sehun seolah menguatkan hatinya air mata jiyeon mengalir, ia mendekat dan memeluk sehun seraya menangis. Entah kenapa ia merasa begitu terluka mendengar ucapan polos pria di depannya. Tak pahamkah dia bahwa suzy sudah bahagia di sana bersama buah hati mereka. air mata sehun kembali mengalir.

“kami akan bersamamu oh sehun…kami akan menjaga dan bahkan melindungimu seperti yang di lakukan bae suzy…. kami… kami…hiks…hiks….kau tak akan sendirian lagi”sehun semakin menangis, jiyeon melepaskan pelukannya di tataplah sehun dan menyeka air matanya. “bagaimana aku tak bisa melihat besarnya cintamu pada shaabatku?? Mengapa aku tak juga mengerti mengapa tuhan mempertemukan kalian dalam hubungan yang aneh ini..aku  fikir ini hukuman untuknya namun sekarang aku mengerti… aku mengerti….. bahkan kepergiannya tak akan ia sesali… ia menemukan segudang kebahagiaan ketika bersamamu”ucap jiyeon dengan air mata yang terus mengalir.

“percayalah….suzy akan pulang…dia akan pulang…..”sehun menyeka air matanya lalu menggeleng-geleng kepalanya. “sehun akan pulang duluan mungkin saja suzy sudah berada di rumah saat ini”sehun menjauh dari sana dan berlari. Chanyeol mendekat ke arah jiyeon.

“sampai kapan pria itu akan hidup dengan bayangan istrinya??”guman jiyeon

“mungkin sampai tuhan mempertemukannya dengan bae suzy yang lain”balas chanyeol, kemudian merangkul pundak jiyeon “jika itu aku…. aku mungkin tak akan mencintai bae suzy seperti pria itu mencintainya… bahkan perasaanku mungkin tak bisa ku anggap bahwa itu cinta…. ketika dia menolakku aku pergi meninggalkannya…namun pria itu masih berdiri di tempat yang sama dengan perasaan yang sama dan untuk orang yang sama di saat suzy pergi tanpa menoleh padanya hanya untuk sekedar bertanya apa dia baik-baik saja…”

“saem…..”

“aku mengatakan yang sebenarnya…cintaku tak berarti apa-apa di bandingkan pria bodoh itu, di antara kami bertiga yang mencintai bae suzy…hanya dia yang mencintainya dengan tulus”jiyeon mendesis, ia menyeka air matanya lalu tersenyum menatap chanyeol. “wae?? bukankah aku keren??”

“hmm….saat ini kau benar-benar keren saem…ah apa kau tau bahwa kau bertambah tampan??”canda jiyeon

“terimakasih atas kebohonganmu…..”jiyeon tertawa, mereka lalu berlalu dari sana.

******************

Sehun masuk kedalam rumah, ia berjalan melewati jong in dan juga Ny.kim serta tn.kim. sehun hendak kekamarnya namun suara seorang pelayan menghentikan langkah kakinya “tn.muda… anda sudah makan??”tanya sang pelayan

“su..suzy sudah pulang??”tanya sehun dengan mata berkaca-kaca, jong in yang hendek menyedup kopinya kembali meletakan gelasnya mendengar nama itu. “jika suzy pulang….. katakan padanya bahwa sehun lapar…sehun akan menunggunya dan makan bersama”lanjuut sehun

“benar…untuk apa kau makan??”tanya jong in lalu berdiri mendekati sehun “untuk apa kau makan?? Saat suzy masih menghilang seperti ini…kau bahkan tak berhak makan dan bernafas oh sehun”ucap jong in dingin, sehun menyeka air matanya “bae suzy pergi karena ulahmu, kau tak sadar?? Kau tak juga mengerti?? ia pergi karena tak tahan dengan sikapmu yang kekanakan ini…. mengapa kau tak menyusulnya saja??”

“sehun…sehun…sehun….”jong in tertawa sinis.

“semua ini salahmu…aku berharap kaulah yang menghilang dari dunia ini”sehun menyeka air matanya lalu menatap jong in dengan sedikit berani “beraninya kau menatapku seperti itu?? wae??? kau ingin mengatakan sesuatu??”tanya jong in, sehun menatap Ny.kim lalu air matanya kembali mengalir mengingat suzy. sehun mengepalkan kedua tangannya.  “mengapa menatap ibuku seperti itu?? kau marah?? kau marah pada siapa??”

“se..sehun marah pada diri sehun”sehun kemudian melangkah masuk kedalam kamar, ia mengunci pintu kamar dan sembunyi di balik selimutnya.

“aku juga tak berniat mengotori tanganku untuk melenyapkan wanita ular itu…aku hanya ingin melenyapkan suaminya agar dapat mengusir wanita itu dari rumah dan jong in bisa duduk di kursinya dengan tenang tanpa mengkhawatirkan kehadiran pria bodoh itu…. aku tak tau mengapa wanita itu malah menggantikan tempat sehun “

Sehun pov

Ibu, ayah, apa yang harus sehun lakukan?? sehun marah pada diri sehun karena tak bisa melindungi istri sehun sendiri, sehun bahkan tak bisa mengatakan pada polisi bahwa ajhumma dalang di balik semua ini, sehun..sehun tak memiliki kekuatan apapun…. tak ada lagi orang yang percaya pada sehun. Satu-satunya orang percaya pada sehun sudah pergi lalu apa yang harus sehun lakukan??. kata kalian ini rumah sehun, bahkan jika sehun bodoh sehun tak boleh meninggalkan rumah ini bukan?? Kalian mengatakan semarah apapun sehun pada keluarga sehun, sehun tak boleh meninggalkan mereka, lalu sekarang apa yang harus sehun lakukan.

***************

Ini adalah akhir pekan ini adalah pertama kalinya jiyeon ke geraja semenjak ia lulus SMA, ia masuk dan duduk di belakang seorang pria yang tengah duduk sendiri dan berdoa dengan khusyuk. Ia datang karena ingin memohon pada pada tuhan untuk sahabatnya. Gereja ini memang tak begitu ramai sehingga bisa membuat mereka lebih khusuk berdoa. Setelah selesai jiyeon hendak pulang namun langkahnya terhenti saat mendengar ucapan pria yang tengah menutup mata itu.

Jiyeon pov

Ku hentikan langkah kakiku saat mendengar suara itu, suara yang tampak familiar di telingku, aku melihat punggung pria yang tampak tak asing, karena penasaran aku kembali duduk di tempatku.

“sehun tak akan meminta banyak tuhan…hanya kembalikan suzy dalam hidup sehun lagi… sehun janji akan memperlakukan suzy dengan sangat baik…sehun bahkan tak akan membiarkan suzy memasak untuk sehun lagi…ah tidak suzy tak bahagia bersama sehun, sehun janji akan melepaskannya”aku tersenyum mendengar doa polos suami sahabatku itu, aku menyeka air mataku yang tampak mengalir. Aku melihat sehun mengeluarkan sesuatu dari sakunya, itu adalah sebuah liontin yang tampaknya begitu berarti untuknya. “ambil ini…sebenarnya ini adalah kalung keberuntungan sehun, eomma memberikannya saat sehun menangis, dan mengatakan bahwa sehun akan baik-baik saja di manapun sehun berada tapi sepertinya tidak berfungsi lagi…ambilah tuhan…dan kembalikan suzy, sehun tak membutuhkan apapun… hanya kembalikan suzy ke dalam hidup sehun lagi…tolong kembalikan dia”air mataku semakin mengalir mendengarnya. Suzy-ah..kau beruntung karena pria ini mencintaimu dengan begitu banyak. Aku hendak menepuk pundaknya sekedar menguatkannya namun kembali ku urungkan niatku saat ia kembali membuka mulutnya.

“anniya..sehun tak akan memintamu mengembalikannya lagi..ambil saja kalung sehun…”ku kerutkan keningku mendengarnya “tapi berjanjilah berikan semua kebahagiaan sehun pada suzy di manapun ia berada… tolong jaga dia dan pertemukan dia dengan seseorang yang lebih beruntung…pertemukan suzy dengan pria yang normal, tampan,kaya, pandai dan juga mencintainya… jika kau mempertemukan suzy dengan pria seperti itu sehun berjanji tak akan mengeluh padamu..sehun akan menerima semua hukumanmu…asal suzy bahagia maka sehun baik-baik saja…hukum saja sehun jangan suzy”ku lihat sehun membuka matanya dan menyeka airnya lagi. Ia berdiri namun aku memegang tangannya.

Jiyeon pov end

“jiyeon-ssi..annyeonghaseyo”sapa sehun ramah. Jiyeon tersenyum lalu berdiri dan menatap sehun dengan lembut dan mengusap rambutnya “anak baik….”mata sehun kembali berkaca-kaca saat mengingat suzy selalu melakukan itu jika ia melakukan perbuatan yang baik. “mengapa kau menangis eoh?”tanya jiyeon. “gadis itu bahkan sangat bahagia saat tau bahwa ia hamil dan mengandung anak kalian…?’sehun menatap jiyeon dengan tatapan bertanya.

“a..apa maksudmu?? Suz…suzy??”

“kau tak tau?? Suzy sedang hamil…….”tubuh sehun terasa lemas, ia hampir saja terjatuh namun dengan cepat jiyeon menahannya

“gwencana??”mata sehun berkaca-kaca, ia seolah kehilangan pikirannya dan tak bisa berfikir dengan jernih. “sehun-ah….”

“dia…dia…bahkan melenyapkan dua orang sekaligus…dia mengambil semuanya dari sehun”guman sehun.

**********

“bagaimana keadaannya??”tanya pria tampan yang tampaknya akan segera berangkat kerja itu, pada perawat yang ia sewa untuk bekerja merawat wanita yang tengah terbaring.

“masih sama tuan… padahal ia sudah melewati masa kritisnya”balas perawat. Pria tampan itu mengangguk dan menatap yeoja yang tengah terbaring, mata indahnya tertutup rapat sudah lebih dari seminggu, ia masih tertidur dengan infus di tangan. Pria tampan itu mendekat dan duduk di samping yeoja yang bahkan ia tak tahu namanya lalu tangannya dengan ragu memegang tangan yeoja itu.

“hey….putri tidur, tak bisakah kau bangun dari tidurmu?? Ini sudah lebih dari seminggu…. keluargamu mungkin akan mengkhawatirkanmu…ah mungkin saja namjamu”oceh pria itu lagi. Ia melepaskan tangan yeoja yang tak ia kenal kembali lalu menatapnya “jika kau bangun aku berjanji akan mentraktrimu pizza….”perawat itu terkekeh saat mendengar ucapan pria itu. “ah aku juga akan membelikanmu boneka, tak bisakah kau bangun dan langsung pergi dari rumahku?? Aku bahkan tak bisa bekerja karenamu…”ocehnya lagi.

“ah jika kau membutuhkan seseorang untuk di ajak bertengkar…aku akan bertengkar denganmu, aku sangat jago dalam hal itu…tapi bangunlah”perawat itu kembali tertawa, pria tampan itu menoleh ke arahnya seolah bertanya ‘mengapa tertawa?’

“itu adalah kesepakatan yang aneh tn.yoo”namja itu hanya mendesis mendengarnya.

“se…sehun-ah….”pria tampan itu menoleh dengan kaget saat mendengarnya “kau….”

TBC

sorry for typo

Advertisements

15 Comments (+add yours?)

  1. Fatir Oh
    Sep 07, 2017 @ 08:16:10

    Kak beneran deh aq baca chap ini mewek ga berhenti2… Baru kali ini aq baca ff yg bisa bikin aq kesel bgt sama jongin…. Hehehe…
    Moment jiyeon denger doa2 sehun itu yg paling bikim nyesek… Ga kebayang gimana hancurnya hati sehun saat tau suzy juga hamil…???
    Semoga aja suzy selamat…???
    Dan siapakah tuan yoo…??? Yoo seung hoo kah…???wkwkwk efek kangen secret love…

    Reply

  2. rina
    Sep 08, 2017 @ 02:47:02

    kyaaaa, updatenya cepet !! gomawo …

    Reply

  3. Athena Baezy
    Sep 08, 2017 @ 11:45:03

    Asikkk, cerita paling dinanti2 update:)
    Nyesek abis, sumpah, hiks.,,, hiks,,, hiks,,, g bisa ngomong apa2 soalnya masih dalam mode mewek
    fighting ne thor;)

    Reply

  4. Kuchiki
    Sep 08, 2017 @ 14:51:23

    Selalu sukses buat nangis,sptny cerita ini selalu buat nangis..ternyata benar ibuny..doa sehun terkabul?smoga suzy ngk hilng ingatan..

    Reply

  5. Megatyanii
    Sep 08, 2017 @ 18:10:15

    Sampai nangis bacanya, kesel deh sama ibunya jong in, sama jong in juga :(( kapan keadilan akan berpihak.pada sehun

    Reply

  6. Elistya_Kim99
    Sep 09, 2017 @ 08:23:43

    Syukurlah ternyata suzy masih hidup, pengen banget kalo sebelum suzy melahirkan sehun sudah tak seperti org bodoh lagi biar gak makin dimanfaatin
    Aku juga kasian sama jong in dia mncintai suzy juga sama besarnya dgn sehun tpi mungkin lebih besaran sehun sih 😅

    Reply

  7. baechimi
    Sep 09, 2017 @ 08:57:48

    huaaaa….yaampun kak ini mata banjir karena nangis……..
    gak tau lagi mau nulis apa……….
    semangat kak untuk nulisnya

    Reply

  8. Noonakim
    Sep 09, 2017 @ 14:55:34

    Wooow ini keren banget, feelnya dapet banget kak. Sampe banjir air mata aku bacanya, terharu banget..

    Reply

  9. cyjlast
    Sep 10, 2017 @ 11:37:13

    Wuahhh part ini bikin aku mewek T_T . Makasih Kmu emang paling bisa buat FF ya nyetel bet feelnya…. Cry a river…..

    Reply

  10. Tria Kim
    Sep 12, 2017 @ 06:35:43

    Sedih banget.. Makin penasaran sama net chapter.. Terima kasih min.. Cerita nya, keren..

    Reply

  11. I'am
    Sep 14, 2017 @ 12:14:07

    Huwaaa, aq gk kuat nahan air mata.
    Padahal wktu suzy diberitau kecelakaan itu gak nangis, tp kenapa wktu sehun nungguin suzy d,kampus malah turun ne air mata, nyesek bnget, untungx keluarga gak ada yg nyadar kalau aq nangis…hiks hiks
    Yoo ? Yoo seung ho kah ?

    Part 7 ini aq gak ngeh bnget kalau kelanjutanx dah dipublish, , padahal bberapa hari ini sering bnget bolak balik wp ini buat cek kelanjutanx, , kalaux sekarang aq gk ingat2 kalau trakhr q bca itu idul adha, mungkin smpai nanti juga aq gak akan baca ini…haha
    sorry eon, komen q panjang lagi.
    Yang semangat bikin kelanjutanx ya eonni.

    Reply

  12. veda
    Sep 19, 2017 @ 03:22:50

    Huaaaaa sumpah aku nangis deres baca part ini, aku ikut nuesek kaya sehum, ny.kim bnr” jahat huaaa hiks hiks 😭😭😭
    Btw aku pnasaran plus bingung sma scene akhir, jd ditunggu bngt kejelasannya d part selanjutnya thor 😊😁semangaaaattt 💪

    Reply

  13. deshwull
    Sep 23, 2017 @ 10:24:40

    Aduh bikin mewek ja part sehun…apalagi sehun baru tau kalau suzy hamil…tuan yo?yoo seungho kah?tu suzy sudah sadar

    Reply

  14. Bella novalia
    Oct 02, 2017 @ 06:20:44

    Eonniee sumpah aku lagi baca ff ini di kelas dan temen aku pada nanya kenapa akau nangiss… ini ngefeel bangettt
    Next eonnie please

    Reply

  15. sabrinasalsa
    Oct 07, 2017 @ 13:50:25

    unnie nangis aku baca part ini, semangat ya nulis ceritanya. kutunggu updatenya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: