Tomorrow with You (part 5)


18011317_213359365825840_6507003963156463616_n

 Tittle :  Tomorrow With You

Cast :  Bae Suzy | Oh Sehun | Kim Jong In

Support cast : park jiyeon | Park Chanyeol | others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

suzy bersiap hendak ke kampus, sedangkan sehun sepertinya masih tertidur karena lelah. Mereka menghabiskan hampir semua waktu mereka kemarin dengan bersama. Suzy menyisir rambutnya lalu memperhatikan penampilannya di cermin. Senyum mengembang di wajah cantiknya melihat wajah polos suaminya yang tengah tertidur itu. “uwwah…bagaimana bisa dia setampan itu??”guman suzy, lalu berdiri, ia mendekat dan mengacak-acak rambut sehun yang tertidur “aku akan kembali…..”suzy sedikit menunduk dan mencium kening suaminya kemudian membalik badannya, namun sehun langsung menarik tangan suzy membuatnya terduduk di kasur, sehun memeluknya istrinya itu dari belakang.

“maafkan sehun”bisik sehun suzy tersenyum dan memegang tangan sehun. “gomapta….”lanjut sehun.

“arrasso..tapi bisakah kau melepaskan pelukanmu?? Aku harus kekampus….”sehun yang matanya belum terbuka dengan benar hanya mengangguk. Lalu melepaskan pelukannya, suzy membalik badannya dan menempelkan bibirnya dengan bibir sehun, setelah beberapa detik ia sedikit menjauhkan wajahnya dan mencubit wajah suaminya itu. “cepatlah dewasa suamiku…..”

“hmm..sehun akan segera dewasa, percayalah”suzy menganggukan dan mempercayai setiap ucapan suaminya. suzy kemudian berdiri dan kembali merapikan sedikit rambutnya “sehun mencintaimu bae suzy”suzy membalik badannya dan kembali tersenyum

“aku lebih mencintaimu oh sehun”sehun tersenyum lebar lalu menarik selimut menutupi wajahnyanya karena malu mendengar suzy mengatakan hal itu langsung. “aiggo..kyeopta”guman suzy yang melihat hal itu lalu berjalan keluar.

************

Jong in yang sedang makan bersama orang tuanya itu menatap suzy yang menuruni anak tangga, hari ini jong in sudah tak kekampus lagi karena ia akan segera bekerja di kantor. Suzy hendak melewati mereka namun suara jong in menghentikan langkahnya. “sarapanlah….”ucap jong in yang terdengar seperti perintah. Suzy berhenti dan menatap jong in. “sarapanlah bae suzy sebelum kekampus….”

“wae?? bukankah orang tuamu melarangku makan di rumah??  Juga aku khawatir kau akan menumpahkan semua makanan dan menyuruhku memakannya seperti pengemis…Dan juga aku tak bisa makan semeja dengan orang-orang seperti kalian”Ny.kim mengepalkan tangannya. Namun tn.kim memegang tangan istrinya lalu menggeleng kepala. Ia tak ingin ambil bagian dari kisah cinta putra mereka. kemudian melanjutkan makan mereka dengan berusaha tenang.

“BAE SUZY”jong in menaikan suaranya beberapa oktav

‘’ya…mengapa kau berteriak?? Aku tak tuli..pendengaranku cukup bagus”ucap suzy memegang telinganya santai.

“hormati sedikit orang tuaku…karena mereka akan menjadi mertuamu juga”suzy memasang wajah kaget lalu tertawa meremehkan.

“mwo?? hahahhaa..mertua?? siapa?? Mereka??”tunjuk suzy pada dua orang yang tengah duduk dan makan dengan santai mengabaikan jong in dan suzy yang sepertinya akan beradu mulut. “ya.. jika ingin melucu lakukan dengan benar….. mengapa mereka jadi mertuaku?? Siapa yang akan menjadi suamiku??”

“aku..aku akan menikahimu setelah semua urusanku selesai??”

“kau harus membedakan mana mimpi dan mana kenyataan tapi jika kau tak mau maka teruslah bermimpih kim jong in-ssi…… ‘’suzy kemudian berlalu, Ny.kim berhenti makan dan menatap putranya. Jong in tersenyum melihat suzy mengatakan itu. tn.kim menatap putranya itu.

“mengapa menyukai gadis yang tak menyukaimu eoh?? ada banyak wanita yang sekarang mengantri untuk menikah denganmu”

“karena itulah dia berbeda…dia wanita pertama yang mengabaikan”ucap jong in.

“ya..apa tidak ada wanita lain selain istri dari sepupumu yang bodoh itu??”

“istri…. dia hanya menikahinya karena hutang”kesal jong in dan meletakan garpunya dengan kasar.

“wanita berbisa seperti itu..mengapa kau menyukainya eoh?? eomma bahka…”

“jangan menyentuhnya..dia milikku”potong jong in, lalu berdiri kemudian menatap kedua orang tuanya dengan tatapan serius. “aku serius eomma..appa… jangan berani kalian menyentuhnya jika tidak kita semua akan jatuh di tempat yang paling rendah dari awal”jong in lalu menjauh dari sana.

“mwo?? dia mengancam kita??”tanya Ny.kim dengan marah “wanita ular itu…. hanya karena menikahi pria bodoh seperti sehun…dia begitu bangga?? Lihat saja apa yang bisa ku lakukan untuknya”

“ada ha-hal yang harus kita campuri tentangnya..kali ikuti saja apa yang jong in katakan”ucap tn.kim

*************

Setelah kelas, suzy kekantin dan mengambil makanannya lalu mencari tempat duduk paling pojok. Kemudian menghiraukan semua tatapan-tatapan aneh dan bisikan-bisikan yang sudah ia dengar dari pagi semenjak kakinya mengingjak kampus, ia bahkan tak perduli dan memakan makannya dengan tenang. Mengapa ia harus peduli?? Ia menikah lalu mengapa harus di sembunyikan?? Ia bahkan tak berbuat dosa. Dan apa salahnya memiliki suami yang sedikit berbeda dari kebanyakan orang di luar sana.

“ya… sepertinya benar,,,pria bodoh yang kemarin adalah suami suzy sunbae”bisik salah satu orang yang tak juah dari suzy.

“majayo..aku juga mendengar hal itu”balas yang lainnya

“suzy sunbae..bahkan tak bisa memilih pria yang  lebih baik..aku jadi kasihan padanya menikahi pria seperti itu”jiyeon berdiri tak jauh menatap suzy kemudian menghembuskan nafas panjangnya lalu mendekat pada beberapa orang yang tengah berbisik-bisik itu.

“jika harus menikahi pria bodoh itu..harusnya ia menerima lamaran chanyeol saem 2 tahun lalu atau berkencan saja dengan jong in saem..itu lebih baik..pria itu akan membebani hidup sunbae”

“jika kalian punya banyak waktu fokus saja ke kehidupan kalian”bisik jiyeon yang menganggetkan mereka.

“sunbae….”ucap mereka kaget

‘’pergilah dari sini…aku tak ada kekuatan untuk berdebat dengan kalian”

“nde..nde sunbae…”jiyeon melipat kedua tangannya dan terus menatap suzy, ia tak tau harus bersikap seperti apa sekarang. Haruskah ia marah karena suzy menikah tanpa memberitahunya?? Atau haruskah ia meminta maaf karena menghina suaminya??. jiyeon menghembuskan nafas beratnya lalu duduk di depan suzy. suzy menghentikan aktivitasnya dan menatap jiyeon sebentar lalu melanjutkan makannya. Suzy tak tau harus mengatakan apa pada jiyeon, haruskah ia meminta maaf karena tak memberitahu sahabatnya itu lebih awal atau haruskah ia marah, karena sahabatnya itu menghina suaminya. bisakah ia berdoa pada tuhan, tolong hilangkan kecanggungan ini. mereka hanya terdiam untuk beberapa saat lalu suzy menghabiskan makannya dan meletakan sumpitnya. ia menyenderkan tubuhnya di kursi seraya menatap jiyeon.

“ini tak akan berhasil…wae?? apa yang ingin kau tanyakan??katakan saja..jangan membuat semua jadi canggung seperti ini”

“namja itu….”

“benar dia suamiku”potong suzy

“lalu mengapa kau tak mengatakan bahwa kau akan menikah?”tanya jiyeon

“bukankah sudah aku katakan waktu itu..aku bahkan mengajakmu menemaniku fitting namun kau menolak”jelas suzy.

“jadi waktu itu kau??”

“hmm..aku mengatakan yang sebenarnya??”potong suzy

“lalu mengapa dia?? Mengapa pria sepertinya?”tanya jiyeon, suzy tersenyum dan menatap sahabatnya itu dengan wajah berfikir

“entahlah…mengapa harus dia”balas suzy.

“suzy-ah..pernikahan itu harus di dasarkan cinta dan keinginan saling memiliki..bukan karena kasihan atau….”

“aku tak kasihan padanya…..”potong suzy

“lalu?? Me….”

“dia seseorang ingin yang ku habiskan hari esokku bersamanya…..percayalah pria kemarin dengan semua kelebihannya itu adalah hari esokku’’jiyeon mendesis saat mendengar suzy mengatakannya dengan serius tanpa keraguan sedikit pun.

“ccih… gadis menyebalkan…”suzy hanya tertawa sebagai balasannya“aku tak akan meminta maaf padamu”lanjut jiyeon

“aku juga tak bisa meminta maaf padamu…. kita impas sekarang”

“kau mencintainya eoh??”tanya jiyeon,

“hmm..”balas suzy dengan gumaman

“apa yang kau sukai tentangnya??”suzy mengerutkan keningnya “ah tidak..sejak kapan kau menyukainya??”jiyeon meralat pertanyaannya.

“mungkin ketika aku bertemu dengannya di depan minimarket….”jiyeon menunggu suzy menjelaskannya “ah tidak..mungkin saat ia memintaku menikah dengannya”jiyeon menaikan satu alsinya ragu-ragu “ah anniya…mungkin saat ia mengobati lukaku dan meminta mempercayainya….atau…”

“ya..ya..ya berhentilah.kau mau pamer padaku bahwa kau sangat menyukainya eoh?? kau bahkan tak mengingat kapan kau menyukainya itu berarti kau terlalu dan sangat amat menyukainya bae suzy….padahal aku masih bisa mengingat kapan aku menyukai dong gun oppa, sepertinya cintaku belum cukup”

“jinca??”tanya suzy dengan senang.

“kau sudah tidur dengannya??”tanya jiyeon lagi

“no comment”

“hahaha..ya kau sudah tidur dengannya eoh???”suzy tersenyum malu dan mencoba membungkam mulutnya. “sepertinya aku benar..aigoo aku benar-benar iri denganmu, setidaknya suamimu itu tak akan berselingkuh”

“hmm..benar juga, dia tak akan menduakanku…ahhaha”

“neo jhoa??”suzy mengangguk, jiyeon menggeleng-geleng kepalanya tak mempercayai sikap sahabatnya itu.. “aigo..kau jatuh cinta bae suzy..kau benar-benar sedang jatuh cinta…’’

***********

Sehun duduk dan memakan ice cream di tangannya dengan senyum bodoh yang terlalu sering ia tampilkan, lalu menatap beberapa orang yang berlalu lalang. Tiba-tiba seseorang duduk di sampingnya, sehun menoleh,ia mengerutkan keningnya saat melihat pria yang duduk di sampingnya itu. ia fikir ia pernah melihatnya tapi lupa entah di mana. Seakan teringat, sehun  menunjukanya. “kau….?”

“aku menyukai bae suzy”potong pria tampan dengan pakian rapi itu tanpa memperdulikan raut wajah sehun yang tadinya ceria berubah membeku. “aku menyukainya….”

“dia istriku….”ucap sehun dengan kesal.

“ya kalian hanya bermain game….dan nama gamenya adalah nikah-nikahan”ucap chanyeol lagi.

“anniya..sehun dan suzy tak bermain game”omel sehun yang mungkin akan segera menangis, chanyeol hanya tertawa hambar lalu menatap sehun.

“kau menyukainya eoh??”sehun menganggukan kepalanya mengiyakan “kau benar-benar menyukainya??”

“nde….sehun benar-benar menyukainya”balas sehun.

“lalu kau mecintainya??”tanya chanyeol

“hmm…sehun juga mencintainya”

“lalu bisakah kau bedakan mana itu cinta dan suka??”tanya chanyeol, sehun menggeleng kepalanya tak tau. “berarti kau benar-benar tak begitu mencintainya…”sehun mendesis kesal lalu berdiri pergi dengan mengomel, chanyeol tersenyum senang dan meminum kopinya. “hayyss..pria itu, apa yang di lihat suzy darinya”guman chanyeol. Dan kembali hendak menyedup kopinya namun sehun merebut kopi itu dan menatap chanyeol dengan penuh kekesalan.

“mungkin sehun tak bisa membedakan mana cinta dan mana suka..karena…..”chanyeol mengerutkan keningnya melihat ekpresi sehun yang seolah memikirkan sesuatu

“bagi sehun, jika orangnya adalah bae suzy, maka dia adalah rasa cinta dan suka itu sendiri”ucap sehun, senyum di wajah chanyeol menghilang. Mengertikah pria di depannya itu kalimat yang baru saja ia lontarkan?? Mengertikah ia bahwa tak semua orang akan paham makna itu??. “dan juga pernikahan kami bukan permainan…karena sehun akan menghabiskan semua waktu sehun dengannya… sehun akan melindunginya sehingga kau…kau tak bisa mengambilnya… bae suzy milik sehun, dia milikku… jadi jangan membuatnya goyah, dan menjadi pria brengsek di hubungan orang lain”sehun menghembuskan nafas panjangnaya setelah semua hal yang entah dari mana ia katakan. Sehun menggaruk kepalanya lalu menatap pria yang ia lupa namanya itu dan mengembalikan kopinya.

“kalau begitu sehun pamit dulu…annyeonghaseyo”pamit sehun dengan sopan lalu berlalu dari sana, membiarkan chanyeol yang terdiam. Lalu melihat pria yang berlari itu kemudian beralih menatap kopinya.

“uwwah..park chanyeol, kau baru saja di kalahkan oleh pria itu…mengapa kau begitu kekanak-kanakan eoh??..hayys menyebalkan”omel chanyeol pada dirinya sendiri.

**************

Suzy  dengan senyum lebarnya masuk kedalam rumah bak istana itu dan langsung menuju lantai dua di mana letak kamar mereka, suzy membuka pintu dan melihat sekelilingnya dan tak tampak sehun di sana, kemana pria itu?? pikirnya. “sehun-ah…”teriak suzy, namun tak ada suara, ia meletakan tasnya dan keluar.“ajhumma”teriak suzy, tak lama seorang pelayan datang menghampiri suzy. “suamiku di mana?”tanya suzy langsung tanpa basa-basi.

“sepertinya di taman belakang rumah…”suzy mengerutkan keningnya, mengapa sehun kesana sendirian “tadi siang tn.muda pulang dengan wajah murung dan langsung ke taman belakang”jelas ajhumma seolah mengerti raut wajah suzy. suzy mengangguk dan berjalan menuju ke taman belakang untuk menemui suaminya. sesampainya di sana, suzy mengerutkan keningnya saat melihat wajah sehun yang di tekuk dan menatap kolam ikan di depannya dengan muram. Suzy mendekat dan duduk di samping suaminya, namun pria itu tampak tak sadar.

“hayys…mengapa mendung di sini?? Apa akan hujan??”sehun terkaget saat  mendengar suzy, ia tersenyum lebar, yang di balas senyum suzy. namun seolah mengingat sesuatu senyum di wajah sehun perlahan-lahan menghilang. “ya…ada apa dengan ekpresimu eoh??kau tak senang melihatku??”tanya suzy

“pria itu menyukaimu…dan sehun membencinya”kesal sehun, suzy menaikan satu alisnya tak mengerti siapa pria yang di maksud sehun.

“pria?? Siapa??”tanya suzy bingung

“itu..pria yang di kampusmu..siapa namanya….chenyeon…cenyeong…chae eon…ah molla”suzy tersenyum saat mengerti maksud ucapan suzy.

“kau tau??”tanya suzy mencoba menggoda suaminya yang terlalu imut sehingga membuatnya tak tahan untuk menggodanya. Sehun mengangguk dan mengerucutkan bibirnya.

“ka..kau tak menyukainya bukan??”tanya sehun ragu, suzy tersenyum jahil dengan memasang wajah berfikir. “ya..mengapa diam?? Kau hanya menyukai sehun bukan??”tanyya sehun dengan wajah khawatir

“mmm…entahlah..aku belum memikirkankan apa aku menyukainya atau tidak??”mata sehun langsung berkaca-kaca, ia fikir ia akan menangis sekarang. Memikirkannya bukankah itu berarti masih ada kesempatan suzy menyukai pria itu?? lalu bagaimana dengan dirinya??

“hayss….pergilah..pergilah ke pria itu…. sehun bodoh, sehingga semua orang meninggalkan sehun…sehun akan baik-baik saja, bahkan eomma dan appa juga meninggalkan sehun…keluarga sehun juga dan sekarang. Kau?? Pergilah sehun akan baik-baik saja”kesal sehun dan menatap tempat lain dengan kesal. Matanya sudah berkaca-kaca. Suzy tersenyum senang, ia tak menyangka mendapatkan suami yang begitu mencintainya. Tak apa-apa jika dia sedikit memiliki kelebihan, tak apa-apa jika ia hanya lulusan SMA, dan tak apa-apa ia anak yang di tinggal pergi orang tuanya dan menjadi yatim piatu. Lalu apa masalahnya?? Di mana kurangnya. Bagi suzy, suaminya adalah pria paling sempurna yang di ciptakan tuhan untuknya. suzy bergeser sedikit dan menyenderkan kepalanya di bahu sehun dan menatap kolam ikan di depannya itu dengan tersenyum.

“aku tak akan kemanapun….”ucap suzy, sehun hanya mendengarnya dengan saksama. “bahkan jika kau mengusirku aku tak akan kemanapun dan beranjak darimu”ucap suzy, sehun menyeka air matanya yang hampir terjatuh, dan membuat kepala suzy tak lagi bersender padanya. Sehun menatap istrinya itu. “aigooo..kau menangis eoh?? pria kecilku??”suzy tersenyum, tangannya terangkat menyeka sisa-sisa air mata suaminya. “aku sudah terlalu sering menangis…tapi ini adalah pertama kalinya seseorang menangis untukku”lanjut suzy, sehun memegang tangan suzy dan menatap suzy dengan intens.

“bukannya kau akan pergi ke pria itu??”tanya sehun

“kapan aku mengatakannya??”tanya suzy balik dengan senyum yang memperlihatkan giginya

“tadi…tadi kau mengatakan bahwa kau akan memikirkannya?? Bukankah itu berarti kau akan pergi?”tanya sehun

“lalu haruskah aku pergi?”tanya suzy, sehun terdiam dan tak menjawabanya “haruskah aku per….”

“khajima….”potong sehun, senyum di wajah suzy kembali perlahan-lahan nampak “jangan pergi… dan tetaplah bersama sehun”suzy mendesis mendengarnya. Lagi, kata-kata romantis itu keluar dari pria yang kata orang sedikit memiliki keterbelakangan mental dan bodoh. Namun menurut suzy, suaminya itu adalah nromal yang begitu romantis. Jika ia di meminta memberikan nilai, maka nilai sehun adalah 100. Suzy mengacak-acak rambut sehun dengan senyum hangatnya.

“aiggo…maafkan aku sehun-ah, karena aku menggodamu dan membuatmu menangis…itu karena kau begitu menggemaskan dan lagi aku tak akan pergi ke pria manapun…karena bagiku memilikimu sudah lebih dari cukup, aku tak meminta apapun lagi dari tuhan”sehun tersenyum lebar memperlihatkan giginya yang rata.

“tapi ya suzy-ah…sehun tak menggemaskan memangnya sehun anak-anak…sehun adalah pria dewasa yang sudah menikah”omel sehun

“hahaha..arrasso…arrasso…kau adalah pria dewasa… dan kau adalah suamiku”sehun menganggukan kepalanya menyetujui, kemudian mereka kembali duduk dan menatap kolam ikan di depan mereka dengan hening. Dan hanya melihat ikan-ikan yang berwarna-warni berenang dengan riang. “tapi sehun-ah….. kapan momen yang paling mengesankan dalam hidupmu??”tanya suzy, hanya sekedar basa-basa,sehun berfikir sejenak lalu dengan senyumnya ia mulai menjawab.

“saat ini”suzy menoleh dan menatap suaminya, tak bisakah pria itu membuat jantungnya tak bekerja rody setiap hari, bahkan ia harus mencoba menetralkan denyut jantungnya berkali-kali saat sesuatu keluar dari mulut suaminya.

“sehun-ah…”panggil suzy, sehun menoleh dan terkaget saat merasakan sesuatu yang lembut menempel di bibirnya, matanya melotot karena istrinya itu melakukan sesuatu tanpa aba-aba. Tapi dalam hal seperti ini apa di perlukan aba-aba?? Bukankah sesuatu yang spontan itu lebih romantis. Sekarang yang harus ia lakukan adalah menerima dan menikmatinya.

Jong in menatap mereka dari jauh dengan nanar, ia pulang kantor dan langsung mencari suzy, namun ia menemukan pemandangan yang di luar dugaannya. Ia mengepalkan kedua tangannya, tatapannya penuh amarah. Ia fikir ia bisa membunuh siapapun saat ini. “beraninya pria bodoh itu memeluk wanitaku, beraninya pria bodoh itu mencium wanitaku?? Oh sehun kau akan menanggung semua akibatnya..karena aku tak bisa menyakiti wanita yang aku sukai maka kau yang akan menerima akibatnya… “guman jong in penekanan dan tatapan penuh dendam melihat dua orang yang tengah menikmati ciuman mereka.

**************

“saem…”teriak suzy saat melihat chanyeol, chanyeol yang merasa namanya di panggilpun menoleh, ia melototkan matanya melihat jiyeon dan suzy yang melambaikan tangan padanya, chanyeol langsung membalik badannya ie menutupi wajahnya dengan mantelnya dan mencoba menjauh dari sana. ini akan sangat memalukan jika suyz bertanya padanya tentang sehun kemarin.

“park chanyeol..sementara kau menjauh saja dulu”guman chanyeol dengan mempercepat langkah kakinya.

“saem…saem…”teriak suzy dan jiyeon berusaha mengejarnya, namun dengan kaki super panjang professor muda itu ia bisa menjauh dengan gampang.

“ya..suzy-ah..chanyeol saem, ada apa dengannya??? Apa dia sedang menjauh dari kita??”tanya jiyeon bingung

“entahlah…”guman suzy dengan mata menyipit seolah mengingat sesuatu ia tersenyum jail “mau sampai kapan kau mau menghindar saem?? Aku pasti akan mendapatkanmu…”guman suzy dengan senyum penuh arti.

“ya..bae suzy, kau berubah seram jika tersenyum seperti itu”ujar jiyeon ngeri dan berjalan menuju ke kelas karena kelas mereka akan segera mulai.

***********

Jong in fokus pada pekerjaan dengan melihat beberapa berkas yang memerlukan tanda tangannya sebagai persetujuan beberapa proyek, namun ia tampak tak fokus sehingga sekertaris cantiknya mulai membuka suara. “apa ada yang mengangganggu pikiran anda??”tanya naeun, lamunan jong in buyar dan mencoba tersenyum.

“sekertaris son… apa kau memiliki kekasih??”tanya jong in

“nde??..nde??…”jong in tersenyum saat melihat naeun yang gugup.

“jangan khawatir aku sudah memiliki seseorang yang ku suka.. tapi dia adalah gadis yang sulit untuk ku dekati”jelas jong in.

“apa gadis itu tak menyukai anda??”jong in menganggukan kepalanya “mengapa?? Apa dia sudah memiliki pria lain??”jong in juga mengangguk “heol…. sebaiknya anda menyerah”lanjut naeun. jong in hanya diam“pria itu tampan?”tanya naeun lagi

“tampan?? Tidak…ia adalah pria dengan keterbelakangan mental…. aku tak tau apa kurangnya aku di banding orang seperti itu..aku jauh lebih tampan, pekerjaanku jelas dan juga yang paling penting aku pria normal dan mencintainya”

“jika seperti itu?? bukankah gadis itu bodoh karena mengabaikan anda?? Jika itu aku, aku tak akan memilih  pria seperti itu…pria itu hanya akan menjadi beban dalam hidupku”oceh naeun lagi.

“benarkan?? Aku harus melakukan sesuatu bukan??”naeun menganggukan kepalanya menyetujui “aku akan membuatnya menyadari bahwa dia harusnya berdiri di pihakku…bukan bersama pria bodoh itu”

“lakukanlah…aku akan mendukung anda..himne”jong in menandatangi berkas-berkas itu dan memberikannya pada sekertaris son. “pak… besok malam akan ada perayaan untuk menyambut anda, beberapa media juga hadir”ucap naeun

“media??”naeun mengangguk, jong in tersenyum penuh arti “aku mengerti…kau pergilah”naeun pun keluar.

**************

Suzy dan jiyeon masuk ke dalam kantin, mata suzy menyapuh bersih tempat itu dan menemukan keberadaan dosennya yang seharian ini berusaha menghindar tampak makan sendirian. Suzy menatap jiyeon dan tersenyum, jiyeon mengangguk dan mereka langsung berjalan mendekat ke arah chanyeol. “saem…”ucap suzy yang langsung duduk di depan chanyeol sedangkan jiyeon duduk di samping

“Omo.kapjagi….’’suzy hanya tertawa lalu melipat kedua tangannya “me..mengapa kalian di sini??”tanya chanyeol dengan tergagap

“mengapa kau menghindari kami?? apa kau berbuat kesalahan?”tanya jiyeon

“eyyss..bukankah itu pertanyaan yang tepat jiyeon-ah”ralat suzy sembari tersenyum jail. “apa yang kau katakan pada suamiku?”chanyeol melototkan matanya dan menatap tempat lain tak ingin melihat jiyeon dan suzy, ini sangat memalukan.

“mwo?? saem?? Kau menghampiri suami suzy?? daebbak?? Wae??”beruntun jiyeon dengan  pertanyaan “ya..saem, kau masih sangat menyukai suzy setelah melarikan diri karena lamaranmu di tolak?? Heol…harusnya kau tetap di sini dan terus memintanya menikah”omel jiyeon

“hayyss..ini memalukan”omel chanyeol pada dirinya sendiri  lalu menatap dua mahasiswanya itu “wae?? jika ingin tertawa, tertawa saja mengapa menatapku seperti itu”omel chanyeol yang melihat suzy dan jiyeon menatapnya aneh. “YA!!..bae suzy, benar aku masih menyukaimu tapi aku tak memukul suamimu atau memarahinya…. aku hanya penasaran bagaimana bisa kau memberikan semua hatimu pada pria sepertinya dan membuatku kesal karena kau tak menikahi pria yang lebih dariku”omel chanyeol, suzy mengangguk-anggukan kepalanya mengerti.

“lalu kau sudah mendapatkan jawabannya saem???”tanya jiyeon. chanyeol menganggukan kepalanya “apa yang di katakan pria bo…ah anniya suami suzy…apa yang di katakannya”chanyeol menghembuskan nafas panjangnya dan melihat suzy yang tersenyum.

“aku tak akan bertanya hal itu pada suamimu lagi bae suzy, karena aku tak ingin mempermalukan diriku sendiri dan membuatku tampak bodoh…”chanyeol lalu menjauh dari sana. suzy tersenyum dan meminum minumannya.

“ya..ada apa dengan chanyeol saem?? Dia sudah menerima kenyataan bahwa pria itu lebih baik dari dirinya??”oceh jiyeon melihat punggung chanyeol yang terus menjauh

*************

Suzy mencoba memilihkan dasi yang tepat untuk suaminya, sejak tadi ia menggeleng kepalanya

merasa tak cocok, sedangkan sehun hanya bisa bertahan sebagai kambing percobaan istrinya itu.”suzy-ah….sehun lelah”keluh sehun

“mwo?? kau lelah??”omel suzy, seketika sehun menggeleng kepalanya dan langsung tersenyum”ya jangan berbohong..aku mendengarnya..kau bilang bahwa….”

“sehun mencintaimu”potong sehun dengan senyum bodohnya seperti biasa, suzy mendesis menatap suaminya itu lalu memasangkan dasi terakhir yang ia rasa cocok dengan suaminya.

“suamiku begitu tampan”puji suzy, lalu menggandeng tangan suaminya, mereka akan menghadiri perayaan menyambut direktur yang baru dan tentu saja ia akan hadir bersama suaminya.

**************

Jong in menyambut beberapa tamu seraya bercengkrama dengan mereka, mencoba menciptakan hubungan yang baik, di tengah percakapan dengan sedikit memaksakan tawa yang tak seperti dirinya itu, ia menoleh ke arah pintu ketika melihat yeoja berparas cantik yang menggunakan dress navy di atas lutut, serta high heels tampak begitu anggun. Ia tersenyum ramah ke beberapa tamu yang melihat ke arahnya. Lalu mata jong in mengarah pada tangan yeoja itu yang tampak menggandeng seseorang. Mereka bak pasangan dari dongeng, ketika seorang raja bodoh menemukan ratunya. Ya mereka tampak seperti itu di mata jong in dan itu adalah takdir yang buruk bukan??. apa gunanya menjadi raja tanpa sebuah mahkota???. Seorang pelayan lewat di depannya, jong in menghentikan pelayan itu dan mengambil minuman dengan kadar alkohol yang cukup tinggi, ia meneguknya dalam sekali tegukan dan melonggarkan sedikit dasinya dengan wajah marah. mengapa ia tak boleh marah?? wanita yang ia suka kini tersenyum dengan pria bodoh yang bahkan tak bisa melakukan apapun dalam hidupnya?? Dan sepupunya yang bodoh itu seolah sedang meledek dirinya, seolah mengatakan bahwa ‘aku bisa mendapatkan sesuatu yang tak bisa kau dapatkan hyung??’ entah kenapa ia begitu kesal, jong in lalu memanggil seorang pelayan lagi dan mengambil minuman yang sama.  tn.kim dan Ny.kim setelah dari tadi memperhatikan putranya itu dari jauh. “jong in-ah……”

“eomma..jangan mengatakan apapun, karena saat ini aku benar-benar marah, melihat pria bodoh itu memegang tangan wanita yang aku suka…. aku bahkan tak peduli ada banyak media di sini”potong jong in kesal dengan suara sedikit di tekankan bahkan sebelum eommanya mengatakan sesuatu.  lalu tak lama dari seketaris naeun memanggil alih, ia mengetuk gelas wine dengan sendoknya meminta perhatian para undangan.

“baiklah…. sebelum izinkan saya memperkenalkan nama saya, saya adalah son naeun sekertaris dari pria paling tampan di king Company…siapa lagi kalau bukan direktur kim”ucap naeun yang mengakhirinya dengan tepuk tangan. Jong in berdehem sebentar saat semua sorot mata itu mengarah ke arahnya lalu.

“aku kim jong in……”jong menghentikan ucapannya seolah terfikirkan sesuatu lalu melihat ke arah yeoja yang tampak sendiri dan mengobrol dengan beberapa orang, entah kemana pria bodoh yang selalu melengket padanya. Jong in tersenyum sinis lalu melanjutkan ucapannya. “sebelumnya aku ingin memperkenalkan seorang, wanita yang paling istimewa untukku….Bae suzy, tunanganku”suzy menoleh saat namanya di sebut, ia menatap jong in dengan diam tanpa mengatakan sepatah katapun. Semua mata kini tertuju kemana mata jong in mengarah, suzy masih diam tertegun tak tau  akan mengatakan apa. Sedangkan sehun yang berdiri tak jauh membeku dua gelas minuman ditangangannya terjatuh dan pecah, ia linglung tak tau akan bertindak seperti apa, ia lalu menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan mata berkaca-kaca lalu melihat ke arah suzy yang menatap jong in dengan diam. Istrinya itu tak mengatakan sepatah katapun.

“benar dia tunanganku……”Lanjut jong in dengan senyum menyebalkannya.

TBC

sorry for typo

daan maaf bgt lama update

pertama karena pulkam buat lebaran dan sinyal ngajak BERANTEM gk mau AKUR jadi gak bisa ngepost….

Advertisements

13 Comments (+add yours?)

  1. riva
    Jul 07, 2017 @ 14:21:02

    Whatt apa maksud jongin iniii?

    Reply

  2. Athena Baezy
    Jul 07, 2017 @ 23:40:33

    Makin kesini aku benar2 jatuh cinta dengan sehun, kalau aku diposisi suzy aku juga mau, sehun romantis dengan caranya yang unik, dan lagi feel hunzy benar2 ngena banget joah:D
    Wah jong in kebangetan, kira2 rencana licik apa lagi yang akan ia gunakan untuk memisahkan hunzy? Penasaran sama kelanjutannya, ff ini adalah cerita yang paling aku tunggu kelanjutan ceritanya so…
    Fighting, fighting, fighting ne thor;)

    Reply

  3. deshwull
    Jul 08, 2017 @ 02:50:13

    Aigoo makin sweet ja hunzy…q kira chanyeol akan menjadi seperti jongin ternyata dia sudah menyerah,bagus lah….astaga,pa yg dilakukan jongin?ngaku suzy sebagai tunangannya,pa lagi da media juga….hunnie cup cup yang sabar ya

    Reply

  4. whhyyy
    Jul 08, 2017 @ 04:35:00

    yaampun itu si jongin ngapain sih…………???
    tersu suzy kenapa diam aja…..????
    kan kasian sehunnya….

    author SEMANGAT

    Reply

  5. Fatir Oh
    Jul 08, 2017 @ 05:13:53

    Setiap baca cerita ini dr awal baca aja udah kerasa sedihnya…dan entah kenapa aq ngerasain apa yang dirasain suzy, setiap kata yang keluar dari bibir sehun itu selalu unexpected(tidak terduga) sukses bikin meleleh….karena menurutku semua perkataan sehun itu terkesan spontan dan tulus….
    Aduh baru kali ini aq baca ff yang bikin aku kesel banget sama jongin… jahatnya itu lho keterlaluan bikin geregetan…apalagi sekarang dy bilang suzy itu tunangannya… semoga aja suzy berani ngungkapin yang sebenernya kalo dy istri sehun… kasihan sehunnya…aq ga kebayang kl diposisi dy…
    p.s;kak aq seneng banget cerita ini di up, semenjak lebaran kemarin udah cek berkali-kali akhirnya ada lanjutannya… semangat kan ditunggu kelanjutannya….

    Reply

  6. Kuchiki
    Jul 08, 2017 @ 15:56:36

    Tata krama sehun bagus x,walau lg marah ttp berpamitan,wkwk,apa lg rencana jongin?eh,itu ada gelas pecah,knp tdk menarik perhatian org?

    Reply

  7. I'am
    Jul 09, 2017 @ 01:38:16

    Akhhh, kenapa harus TBC sih…
    Sumpah penasaran bnget dngan tindakan suzy nanti…
    Makin kesini aku juga makin jatuh cinta dengan sehun,, siapa sangka sehun yng kata org bodoh bisa mengalahkan park chanyeol….hehe

    Reply

  8. veda
    Jul 09, 2017 @ 02:43:10

    Eeyy jongin bnr” nyebelin ck
    Critanya mkin seru nih
    NEXT PART 😁

    Reply

  9. Noonakim
    Jul 09, 2017 @ 14:37:07

    Ciiiaaaah terbayar sudah penantian para readers setia ff ini. Uh kak aku kangen banget sm ini ff. Sebel bener sm klakuannya si kamjong item pake acara ngaku” tunangannya suzy lagi. Ayo mba suz km harus bisa ngadepin ini semua, kasian sehun uda mau mewek tu. Oh ya kak ditunggu lanjutannya, jangan lama” ya kak kalo bisa. Tp pecaya deh kita bakalan tetep setia nungguin lanjutannya smpe end. Smpe ketemu di next part.

    Reply

  10. rina
    Jul 10, 2017 @ 06:31:41

    errr, enggak banget kamu jong !! jangan memalukan diri sendiri , udah ngerebut harta malah mau ngerebut …..

    Reply

  11. Jess
    Jul 14, 2017 @ 11:40:31

    Waaaaaaaa, akhirnyaa
    Cant wait for the next story

    Reply

  12. Jess
    Jul 14, 2017 @ 11:42:10

    Semoga sehun bisa menjadi pria dewasa, dan suzy jongin dll g sadar kalo sehun udah dewasa tapi dia berusaha nutupin itu sampai waktu yg tepat.

    Reply

  13. Hyunji
    Aug 03, 2017 @ 19:16:38

    Jongin licik banget, semoga sehun sama suzy bisa melewati ini semua
    Next chap ditunggu thor jangan lama2 yach penassran bangrt sama kelanjutannya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: