Tomorrow With You (Part 2)


18011317_213359365825840_6507003963156463616_n

Tittle :  Tomorrow With You

Cast :  Bae Suzy | Oh Sehun | Kim Jong In

Support cast : park jiyeon | Park Chanyeol | others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

Suzy meminum minumannya dengan tenang lalu menghembuskan nafas panjangnya tak mengerti apa maksud pria paruh baya itu. “mengapa aku harus melakukannya ajhussi??”tanya suzy kesal.

“kau memiiki banyak hutang yang harus kau bayar, adik yang harus kau biayai dan hidup sendiri”

“uwwah… aku tak tau bagaimana bisa kalian mengetahui semua itu??”

“karena kau berada di sekitarnya, dan kau memiliki semacam ikatan dengan dengan pria yang akan kau nikahi, lihat saja bahkan kau memiliki banyak hutang yang mungkin akan di bayar pria yang akan kau nikahi itu…adikmu akan baik-baik saja… hutangmu akan lunas dan kau tak perlu memikirkan tentang hutang-hutangmu”

“ajhussi….”

“kau tak perlu khawatir…jika kau sudah menikahinya dan bertemu dengan pria yang kau cintai kau bisa meniinggalkannya…percayalah kau tak akan kehilangan apapun”

“mw..mwo??”tanya suzy dengan nanar “apa aku terlihat seputus asa itu, hingga menjual diriku sendiri ke konglongmerat seperti kalian…”

“kau bukan menjual dirimu…hanya sedang melakukan negosiasi dengan hidup”air mata suzy mengalir, kemudian ia menyeka air matanya, apa ia semenyedihkan itu hingga harus melakukan semua itu?? suzy kemudian berdiri dan menatap pria berjas mahal yang duduk depan dengan ke angkuhannya.

“tuan yang terhormat anda bisa mencari orang lain untui di nikahkan dengan putramu itu”tn.kim tersenyum dan meminum minumannya dengan tenang lalu membuka suaranya.

“setelah kau keluar dari sini… maka bisa ku pastikan adikmu akan kembali ke korea dan melihat keadaanmu yang sekarang, melihat betapa menderita noona yang ia banggakan dengan semua hutang milik keluarganya sedangkan dia tetap menikmati sekolahnya di luar sana… aku juga bisa memastikan rentenir itu mencarimu malam ini….kuliahmu bisa saja berantakan”air mata suzy mengalir, ia menghembuskan nafas panjangnya dan menatap pria paruh bayah itu. suzy lalu menjauh dari sana.

*************

Sehun tersenyum layaknya orang bodoh mengingat yeoja yang ia temui di depan mini market itu, itu adalah pertemuan kedua mereka di depan mini market tersebut, seandainya….jika seandainya mereka bertemu di tempat yang sama untuk yang ke tiga kalinya. Percayalah sehun akan menganggap itu sebagai takdir, karena menurutnya kata lain dari takdir itu adalah kesempatan. Jika ia dan wanita itu bertemu di tempat yang sama dalam kesempatan yang berbeda bukankah itu takdir??. Jong in yang berdiri sedari tadi di depan pintu kamar sehun kemudian berjalan menghampiri pria yang menatap keluar jendela dan tertawa layaknya orang bodoh. Memang dia bodoh bukan??.

“ya..jika kau tersenyum seperti itu, maka gigimu mungkin saja rontok”

“hyung….”sehun tersenyum dengan memperlihatkan giginya yang rata.

“sepertinya ada hal baik yang terjadi?? “sehun menganggukan kepala mengiyakan “mwoga??”

“sehun…sehun akan menikah dengan dia…”jong in menaikan satu alisnya, apa sehun sudah bertemu dengan calon pengantin wanita yang di maksudkan ayahnya?? Bahkan ia sendiri belum bertemu dengan calon sehun

“nu..nugu??”tanya jong in dengan ragu, sehun kembali tersenyum bodoh.”yeppo??”tanya jong in

“eoh..yepposoyo…jeongmal yepposoyo”ulang sehun.

“geure??…neo jhoa??”tanya jong in

“eoh….nomu…nomu”jong in mengangguk-anggukan kepalanya mendengar hal itu, entah siapa yang di maksud, mungkin saja ia bertemu anak SD yang memiliki mental yang sama dengannya

“benarkah?? Kalau begitu selamat untukmu……”

“gomawo hyung….”ucap sehun.

***************

Suzy menghembuskan nafasya untuk beberapa kali dengan tangan terus mencatat beberapa catatan kuliahnya. “hufftt….”ia kembali menghembuskan nafas panjang untuk kesekian kalinya “apa yang harus aku lakukan?? apa aku terima saja pernikahan itu?? pernikahan itu bahkan tak akan merugikan aku..aku bisa bercerai jika aku mau bukan??”ocehnya dalam hati.

“hufft…..”kembali ia hembuskan nafas beratnya “tapi bagaimana jika pria itu sudah memiliki istri yang lain dan sudah tua serta jelek?? Bukankah wajah cantikku terlalu di sayangkan??”guman suzy lagi. “huftt….”

“kau akan meruntuhkan gedung ini jika kau seperti itu”suzy mengacuhkan suara yang sebenarnya sudah cukup familiar di telingnya akhir-akhir ini.  lalu memasang headshet ke telinganya mengabaikan jong in, entah kenapa ia memiliki kesan tak baik tentang namja yang menjadi dosennya itu. jong in melihat itu tersenyum dan mendekat kemudian melepaskan headshetnya dan duduk di depannya.

“mengapa kau menatapku seperti itu??”

“karena aku tak memiliki kesan yang baik tentangmu”balas suzy

“kesan seperti apa yang kau dapatkan tentangku??”tanya jong in dengan nada sedikit penasaran.

“egois dan juga berambisi…..”jelas suzy dengan singkat dan padat, jong in tertawa mendengarnya lalu berdiri dan mendekatkan wajahnya ke arah suzy.

“kalau begitu kau harusnya tau mengapa aku penasaran denganmu bukan???”tanya jong in suzy hanya tersenyum sinis pada jong in.

“karena aku satu-satunya orang yang mengabaikanmu”balas suzy tersenyum dan langsung berdiri “kim jong in-ssi….aku bahkan tak perduli kau adalah dosen di kampus ini…. karena yang perlu aku lakukan hanya mengabaikanmu bukan??”ucap suzy hendak pergi namun dengan segera jong in menahan lengannya. “kau tak akan melepaskan tanganku eoh??” jong in mendekat dan membisik ke telinga suzy, bahkan suzy bisa merasakan hembusan nafas jong in di telinganya.

“akan jadi apa kita nanti?? Aku penasaran…. tak ada mahasiswa di kampus ini yang mengabaikanku, lalu mengapa kau begitu tak tertarik denganku saat aku begitu penasaran gadis seperti apa dirimu?? Bae suzy……kau tak akan bisa selamanya mengabaikanku…”jong in mundur sedikit dan melepaskan tangannya dan tersenyum.

**************

Suzy berdiri dan memakan ramennya dengan kesal sembari mengingat dosen yang menurutny begitu menyebalkan, ia bahkan ingin menelannya hidup-hidup. Ia berada di mini marekat tempat di mana ia bertemu dengan oh sehun. “hayyss…. bagaimana bisa dia begitu pede?? Bagaimana aku tak mengabaikannya…dia menyelidiki latar belakangku pada teman-temanku…dia bahkan menganggangguku di kelas dan membuatku duduk di depannya….dia benar-benar”oceh suzy sambil menyeruput ramennya.

“ya berhentilah mengomel….”

“park jiyeon, jangan berbicara denganku…aku benar-benar  membencinya”

“wae?? dia begitu tampan”

“ya..ya..ya…berhentilah, kau menceritakan semua hal tentangku padanya…. aku bahkan tak mempercayaimu”omel suzy masih menunduk  memakan ramennya.

“OMO….’pekik jiyeon kaget, melihat pria yang berdiri di depan suzy di balik kaca dengan senyum bodohnya, suzy mengangkat wajahnya dan kaget melihat sehun berada di sana, tiba-tiba hembusan angin dingin itu kembali menerpa wajahnya. “nu..nuguya?? mengapa dia berdiri di situ”sehun hanya melambaikan tangan pada suzy dengan lebarnya. Suzy mendesis dan tersenyum ke arah pria yang berdiri di balik kaca itu. “ya..ya…suzy-ah, kau mengenal pria itu eoh???”suzy menganggukan kepalanya”mwo?? ya mengapa kau bergaul dengan pria aneh seperti…”

PLAK…suzy memukul kepala jiyeon “YA!!”

“siapa yang kau katakan aneh….dia tak aneh”omel suzy lalu membeli minuman untuk pria di luar sana, suzy kemudian keluar menghampiri sehun.”apa yang kau lakukan di sini?”tanya suzy

“sehun…menunggumu”

“mengapa menungguku??”

“sehun ingin memberikan ini padamu….”sehun mengeluarkan kotak obat yang ia bawa, suzy menaikan satu alisnya “unttukku?? Wae??”sehun memegang tangan suzy dan melihat beberapa bekas luka di tangan suzy entah terluka ketika ia memasak atau karena terbentur karena ada sedikit memar.

“sehun melihatmu terluka….”ucap sehun membuka kotak obat dan mengoleskan salep di memar suzy “jangan terluka……”hembusan angin itu kembali menerpa wajahnya cantiknya“sehun sudah berjanji akan menjagamu…. jadi percayalah padaku”suzy menatap lekat wajah pria yang awalnya ia fikir kekanakan itu, namun sebenarnya ia adalah anak dengan hati yang begitu hangat. Setidaknya dia pria pertama yang meminta suzy untuk bergantung padanya di  tengah kejamnya dunia ini “bukankah ini sakit??”tangan suzy kembali mengusap rambutnya lembut.

“aigoo…anak baik”suzy lalu memberikannya minuman pada sehun “gomapta….tapi sehun-ah… pulanglah, orang tuamu akan mencarimu”wajah sehun berubah murung “sehun-ah…”

“eomma dan appa pergi meninggalkan sehun dan tak pernah kembali…kata ajhumma, mereka sudah berada bersama tuhan dan menjaga sehun dari sana”jelas sehun dengan wajah sedih, suzy terdiam mendengar itu. “sehun tinggal dengan orang-orang jahat…mereka mengusir semua keluarga sehun dari rumah….”kesal sehun yang tak bisa melakukan apapun.

“aigoo..gwencana, orang tuamu akan menjagamu…dan aku akan bersamamu”hibur suzy

“Jinca??”tanya sehun, suzy menganggukan kepalanya mengiyakan. Sehun tersenyum lalu mengangkat tangannya dan menunjukan jari kelingkingnya “yagsog??”

“hehhehe…yagsog”suzy menautkan jarinya ke arah pria itu. jiyeon yang dari tadi melihat mereka dari dalam mini market menggeleng-gelengkan kepalanya, untuk pertama kalinya ia melihat suzy tersenyum seperti itu.

“aigo…aigooo….. apa mereka sedang syuting drama romantis….menyebalkan”guman jiyeon menggeleng-geleng kepalanya.

**************

 Suzy duduk bersilang kaki di sebuah kursi di sebuah taman kanak-kanak dekat kontrakan lamanya seraya membaca beberapa berkas yang di kirimkan oleh ajhussi yang tak ia kenal itu, seolah itu adalah sebuah kontrak pernikahan untuknya. pernikahan itu tak akan merugikan siapapun namun tetap saja, dia saja bahkan belum pernah berkencan dan sekarang ada ajhussi yang sudah bau tanah datang menyuruhnya menikah dengan pria yang tak ia kenal. “eomma…appa…ethokke?? haruskah aku menikah dengan pria itu dan melupakan semuanya?? Haruskah aku menutup mata untuk masa depanku yang masih meraba-raba itu??….eomma…appa…dari semua moment dalam hidupku, hari ini… hari ini adalah hari di mana aku membutuhkan kalian….”suzy menyeka air matanya. lalu mata suzy mengarah pada cincin yang di berikan sehun padanya yang ia dalam tasnya. Suzy menatapnya dan tersenyum kecil.

“menikahlah denganku….”

“haruskah aku menikah saja dengan pria kekanakan itu?? setidaknya aku tau bahwa dia pria yang baik, yang tak akan meninggalkanku…sekali saja, aku juga ingin mempercayai orang lain”guman suzy, kemudian hembusan angin dingin itu menerpa wajah cantiknya. Tak lama handphone suzy berdering dan tertera nama seo woo di sana, suzy menghembuskan nafas panjangnya, mencoba menormalkan deruh nafasnya agar sebisa mungkin terdengar normal.

“ah…aku mencintaimu pelanggan….ada yang bisa aku bantu??”

“…………………………”

“mwo?? apa yang kau katakan?? Kata siapa noona di usir dari kontrakan eoh?? noona bahkan sekarang sedang berbaring”bohong suzy

‘’…………………………….”

“YA!!..siapa yang mengarang cerita bodoh seperti itu padamu eoh?? dengarkan noona…kau hanya harus bersekolah dengan benar…jangan fikirkan biaya atau apapun…noona akan mengirimkan padamu…”

“…………….”

“Ya!! Jika noona mengirimkan uangnya kau akan percaya bahwa noona tak berbohong kan???”

“………….”

“arrasso…noona akan mengirimkanya besok”suzy mengakhiri sambungan telfonnya, ia menghembuskan nafas panjangnya “eommma…appa….kali ini maafkan putrimu ini”guman suzy lalu mencari kartu nama ajhussi yang tak ia kenal itu, lalu menghubungi nomor yang ada di sana.

“yobseo ajhuss…..”

*****************

“suzy-ah…weigure??” tanya jiyeon pada sahabatnya yang menghembuskan nafas beratnya beberapa kali. “ceritalah padaku jika kau punya masalah…….’lanjut jiyeon

“aku akan menikah park jiyeon”

Uhuk…uhuk…jiyeon terbatuk saat suzy mengatakan kalimat tersebut, seketika tawanya pecah berfikir bahwa semua itu hanya gurauan semata yang biasa di lakukan oleh suzy. “bwahahhahaa….. kapan eoh?? siapa prianya?? Lee min ho?? Kim woo bin?? Atau kim soo hyun…. undang aku juga”balas jiyeon, suzy menghembuskan nafas panjangnya lagi.

“benarkan aku sudah gila….park jiyeon, aku benar-benar sudah tak waras”suzy mengacak-acak rambutnya, lalu duduk dengan tegak “aku harap seo woo akan memaafkanku….”

“bwahahhaa…ini adalah candaan pertamamu yang paling lucu..kau tahu?? hahhahaa….air mataku…air mataku bahkan mengalir”jiyeon masih saja tertawa. Tak lama jong in bergabung dengan mereka, ia menaikan satu alisnya bingung melihat situasi berbeda yang tampak jelas di depannya.

“park jiyeon kau kenapa?? Dan bae suzy kau kenapa??”tanya jong in

“hahahhaa…saem, kau di sini?? “

“ya park jiyeon…hajima”omel suzy

“suzy mengatakan bahwa dia akan menikah”jong in menatap suzy dengan tatapan bertanya, tak mengerti.

“YA!!….kau temanku apa temannya eoh??’omel suzy

“hehehee…tentu saja…aku temanmu”

“benarkah??kau benar-benar akan menikah??”tanya jong in

“eyyss…saem, kau percaya dengan kebohongannya eoh?? bagaimana bisa menikah jika pacaran saja tak pernah, aku tak tau mengapa ia menjaga keperawananya itu….dia benar-benar tak menikmati masa mudanya”

“YA!!”

“arrasso aku akan diam….”jiyeon menutup mulutnya saat nada kesal suzy semakin terdengar.

“hahahaa…jadi ini hanya candaan?? Aku fikir benar”jong in tertawa canggung

“aku benar-benar akan menikah”ulang suzy dengan nada serius/

“benar…kau akan menikah cingguya, aku yang akan menangkap buket bunga darimu”lanjut jiyeon

“aku juga sedang mengurus pernikahan seseorang”ucap jong in, suzy menatap tak peduli

“nuguya??”tanya jiyeon antusias

“hanya pria bodoh dan kekanakan…ah mentalnya sedikit terganganggu,…ia harusnya beruntung bahwa ia bisa menikah”suzy kembali menatap tak suka pada jong in. “wae??”tanya jong sin saat sadar tatapan suzy itu.

“saem…tak bisakah kau menjaga jarak dari kami?? kau dosen dan bergabunglah dengan dosen yang lain..jika tidak dekati saja yang lain…jangan sahabatku yang bodoh dan naif ini berfikir kau menyukainya dan mungkin saja orang-orang akan berfikir kau menyukai salah satu di antara kami”jiyeon menunjuk dirinya, jong in tertawa

“mengapa tidak jika yang mereka bicarakan  itu fakta?”tanya jong in

‘’mwo??”ulang suzy kesal

“ya mengapa kau begitu kesal denganku hanya karena aku mencari tau tentangmu eoh?? aku hanya menunjukan ketertarikanku padamu….jika kau merasa terganganggu maka mungkin saja menyukaiku??”

“heol..suka pantatku….aku bahkan lebih menyukai pria di minimarket itu”

“YA!!..pria bodoh itu?? bae suzy neo michisseo?? Aku tau kau belum pernah berkencan tapi setidaknya jangan pria bodoh seperti itu…. dia hanya tampan namun terlihat seperti pengemis”

“ya..berbicaralah yang benar tentangnya…setidaknya dia pria yang baik”kesal suzy

“mwo?? kau membelanya eoh??”omel jiyeon

“eoh…. setidaknya dia tak akan membocorkan masalah pribadiku ke orang yang tak ku sukai”jong in hanya tersenyum karena di sindir suzy. suzy kemudian berdiri dan mengambil tasnya. “aku pergi…”

“eddiya?”tanya jiyeon

“fitting gaun pengantinku…wae?? kau mau ikut??”tawar suzy., jiyeon menghembuskan nafas beratnya menyerah akan candaan suzy itu.

“anniya..kau pergi saja sendiri”suzy lalu menjauh, meninggalkan jong in dan juga jiyeon.

“ehem saem…karena kita berdua saja, ba….”

“siapa pria bodoh yang kau maksud?”potong jong in

“ah…itu ada pria yang di temui suzy kemarin di mini market….dia tampan jika hanya duduk diam, namun jika berbicara ia seperti anak SD … aku penasaran apa dia bisa baca atau tidak… bahkan kemarin ia membawakan suzy kotak P3K…entah untuk apa”cerita jiyeon

“ada seseorang yang aku kenal seperti itu juga….”guman jong in.

**************

Suzy melipat kedua tangannya dan tesrsenyum melihat pria yang sudah bolak-balik semenjak 15 menit lalu di depan mini market itu ia dengan celana joker dan kaos oblong warna hitam serta sendal jepitnya. Ia tampak seperti pria normal pada umumnya tak terlihat bahwa dia anak orang kaya, hanya seorang pria yang mungkin tinggal di sekitar sini. “tak bisakah aku hanya menikah dengan pria sepertinya??”guman suzy,  dan terus menatap sehun

Sehun bolak-balik di depan mini market bak tukang parkir, entah sudah berapa lama ia berada di sana dengan harapan akan bertemu dengan yeoja yang bahkan tak ia ketahui namanya. Ia tak tau apa wanita itu akan datang atau tidak, ia hanya akan menunggu di sini dengan berharap takdir yang akan mengatur semuanya. Ketika ia membaliknya dan kaget mendapati suzy di depannya yang sudah berdiri dan melipat kedua tangannya menatap dirinya dengan tersenyum. Sehun kaget namun beberapa saat kemudian ia tersenyum lebar.

“kau menungguku?”tanya suzy

“nde…sehun menunggumu”balas sehun polos

“wae??”

“hehhhee..geunyang”balas sehun dengan tawa khas miliknya. “hmm…kau..kau mau ice cream??”tanya sehun, suzy menikan satu alisnya “sehun yang akan menraktirmu”suzy lalu mengangguk, dengan kilaT sehun menarik tangan suzy masuk ke mini market, membuat jantung suzy berdetak di luar normal, ya mungkin karena kaget..ya benar kaget bukan?? hembusan angin dingin itu kembali menerpa wajah cantiknya. “pilihlah…..”ujar sehun

“jinca?? Aku bisa memilih apapun yang ku mau??”tanya suzy, sehun menganggukan kepalanya dengan wajah tersenyum lebar karena senang bertemu dengan suzy. suzy lalu mengambil ice cream vanilla, sehun lalu mengambil yang sama dan menuju kasir kemudian membayarnya. Mereka lalu berjalan keluar menuju taman yang tak jauh dari mini market dan bangku yang tersedia di sana mereka lalu menghambiskan ice cream dengan perlahan-lahan.

“mashitta…”guman sehun, suzy menatap pria yang duduk di sampingnya yang tampak begitu senang menghabiskan ice cream. Itu hanyalah ice cream mengapa ia terlihat begitu bahagia?? Itu bahkan bukan berlin atau mobil mewah, namun mengapa ia tampak begitu bahagia??? Apa bahagia sesedarhana itu?? fikir suzy.

“mengapa kau bahagia hanya karena memakan ice cream eoh??”tanya suzy dan menghapus sisa-sia ice cream di sudut bibir sehun.

“eoh..sehun senang karena bisa memakan ice cream…tapi sehun menjadi sangat senang karena bisa memakan ice cream kesukaanmu”suzy berdehem sebentar, ia fikir ia begitu terharu sekarang.

“ehem…ehem…sehun-ah, jangan berbohong”

“sehun tak berbohong….”potong sehun cepan

“hayyss…mengapa dia mengatakan sesuatu saat aku belum siap”omel suzy pelan. Seperti teringat sesuatu, suzy lalu menatap sehun dengan intens “sehun-ah…sepertinya aku tak bisa menemuimu lagi”ice cream sehun terjatuh dari tanganya

“wae?? apa sehun mengangganggumu??”mata sehun berkaca-kaca

“bukan seperti itu…”

“atau apa sehun bodoh??”tanya sehun lagi

“anniya….”

“lalu mengapa kau tak mau menemui sehun lagi??”tanya sehun

“karena aku akan menikah”ucap suzy dengan berat hati

“mwo?? bukankah kau bilang akan mempertimbangkan lamaran sehun??? Mengapa sekarang kau mengatakan akan menikah??…wanita jahat”omel sehun

“sehun-ah..bukan seperti itu??”

“karena sehun bodoh dan tak bisa melindungimu hingga kau akan menikahi pria lain bukan?? Itu alasan yang sebenarnya kan??…. jika seperti itu, baiklah..sehun..sehun tak akan menemuimu lagi…”sehun lalu berlari dari sana dengan kecewa. Sadar atau tidak tangan suzy mengarah dan menyeka air matanya yang entah kapan sudah mengalir.

“uwwah..bae suzy, mengapa kau menangis eoh?? sudah lama kau tak menangis…mengapa semenjak bertemu pria itu kau selalu menangis…”tangan suzy mengarah dan memegang dada kirinya “ya…. jangan terluka seperti itu… dia hanya menangis karena salahmu… jangan terluka dan menangis seperti orang bodoh…..kau sudah melakukan pilihan yang tepat”guman suzy mencoba meyakinkan dirinya sendiri namun tetap saja air matanya tak ingin berkompromi dan terus mengalir. Baru sebentar ia bisa tersenyum setlah sekian lama, baru sebentar ia seolah memiliki seseorang yang bisa ia andalkan sekarang tuhan mengambil semuanya  kembali.

**************

“sehun makanlah…”ucap jong in, sehun menarik selimut dan menutupi tubuhnya dan menangis “sehun tak lapar hyung…..”

“wae?? ini adalah makanan kesukaanmu”

“sehun tak lapar…..”

“ya…kau menangis eoh??”tanya jong in lalu menarik selimut sehun, ia kaget dan mendapati pria berumur 27 tahun itu dengan wajah sembab dan mata yang bengkak, ia hampir saja tertawa. Ada apa lagi dengan pria bododh ini. “kau di campakan oleh wanita itu eoh??”sehun langsung terbangun

“ethokke arrasso?”tanya sehun. Jong in tertawa

“itu hal yang mudah di tebak….”balas jong in, lalu kembali duduk “mana ada wanita yang mau dengan pria sepertimu..jadi kau jangan sakit sampai kau menikah dan semua harta keluarga sudah berpindah tangan ke ayahku…jadi sehatlah sampai hari itu”batin jong in

“ya..kau akan menikahi wanita itu eoh??”sehun menganggukan kepalanya. Jong in tertawa “sehun-ah…jangan khawatir, kami sudah memilih calon istri yang sangat cantik untukmu jadi jangan fikirkan tentang wanita itu lagi….”sehun mengerutkan wajahnya kesal dan kembali membaringkan tubuhnya dan menutupinya dengan selimut. Jong in mencoba manahan sedikit kesabarannya. “sehun-ah….”

“sehun tak akan makan hyung…pergilah”usir sehun

“apa yang membuat menyukai wanita itu??’sehun tersenyum di balik selimutnya lalu kembali mendudukan wajahnya perlahan-lahan ia menarik selimutnya memperlihat wajah tampannya.

“semuanya…”jong in menaikan satu alinya menunggu  kelanjutan ucapan sehun”sehun menyukai semua tentangnnya….senyumnnya, cara menatap…cara dia makan, cara dia berjalan, cara dia berbicara..semuanya….”ucap sehun dengan senyum bodohnya. Jong in mengangguk-angguk mencoba percaya ucapan sehun yang entah benar, entah tidak. “dia bahkan mengatakan bahwa akan mempertimbangkan untuk menikah…ccih, gotjimal…sekarang ia malah mengatakan akan menikahi pria lain…”kesal sehun tiba-tiba. Tanpa di tanya, sepertinya jong in mengerti wanita seperti apa itu, itu hanya khalayan pria bodoh ini.

“siapa namanya?? Hyung akan mencarikannya untukmu??”

“namanya??”jong in menganggukan kepala mengiyakan”eung…eung…eung……”sehun menggaruk-garuk kepalanya tak tau.

“kau tak tau namanya??’sehun menganggukan kepalanya tentu saja..bagaimana bisa kau mengetahui nama wanita yang ada di imajinasimulanjut jong in dalam hati. “jika seperti itu…. berarti dia wanita yang jahat..jangan menyukai wanita seperti itu….calon istrimu jauh lebih baik dari wanita itu??” sehun hendak menyelah namun jong in kembali memotong “10 hari lagi kau akan menikah…jadi lupakan wanita yang meninggalkanmu itu dan periapkan saja dirimu bertemu istrimu yang luar biasa”jong in meletakan makan sehun di tangan sehun “habiskan makananmu…”jong in kemudian keluar dan di depannya sudah menemui kedua orang tuanya.

**************

10 hari kemudian

Tibalah mereka di hari H, tepatnya di hari pernikahan oh sehun, dengan yeoja yang bahkan jong in tak tau siapa,dan ia tak mau  tau karena tak ada hubungan dengannya. semua undangan sudah datang, dekor yang sudah siap, pendeta yang akan menjadi saksi janji suci pernikahan itu dan juga tentu saja calon pengantinnya. di sebuah ruangan, tepat ruangan  sang calon pengantin pria yang sudah tak bisa mengontrol denyut jantungnya

“kau gugup…”sehun menoleh dan mendapati jong in, sehun menganggukan kepalanya, bibirnya gemetar dan pucat tak bisa berkata-kata. Jong in mendekat dan memegang kedua bahu sehun “ya..calon istrimu begitu cantik…kau pasti akan sangat senang saat melihatnya’hibur jong in. Meski pernikahan penerus king corp akan menikah dan tak tersorot media namun banyak orang penting yang hadir dalam pernikahan ini. semuanya adalah kolega-kolega ayahnya.

“hy..hyung…hyung apa sehun kabur saja?? se…sehun tak bisa menikah?? se..se hun takut”jong in tertawa kecil.

“benarkah?? lalu bagaimana calon pengantinmu yang begitu cantik?? haruskah hyung menikahinya?? dia benar-benar cantik….. mungkin lebih cantik dari wanita itu”sehun menatap jong in”dan tentu saja ia adalah wanita yang baik”lanjut jong in saat ia yakin belum bisa meyakinkan sehun.

“jincayo hyung??”

“hmm….”balas jong in, bahkan ia sendiri tak tau menahu siapa wanita yang akan hadir dalam pernikahan ini sebagai pengantin sehun. Karena ia ta perduli yang ia ingin hanya sehun menikah. Hanya itu yang ingin ia lakukan..

*************

Sehun berdiri di depan altar deg-degan menanti siapa yang akan menjadi calon pengantinya, ia menghembuskan nafasnya beberapakali dan menatap ke arah pintu yang belum juga terbuka itu. tak lama pintu itu pun terbuka seorang yeoja berparas cantik bak malaikat dengan gaun pengantin panjang menjuntai yang memperlihatkan bahu cantiknya,jari-jari lentiknya memegang sebuket mawar putih yang terlihat cantik. Sehun tertegun sebentar melihat siapa wanita berambut pendek yang tengah melangkah kearahnya dengan anggun. “dia….”guman sehun, seketika ia tersenyum lebar.

Sedangkan wanita itu melangkah mendekat, hingga tibanya di depan pria yang akan menjadi suaminya, ia menundukan wajahnya, air mata yeoja itu terjatuh. ini mungkin hal terbodoh yang pernah ia lakukan. seketika ia terkaget saat pria yang tak ia tahu memegang kedua bahunya. “ulijima….”seolah tak asing dengan suara itu, suzy mengangkat wajahnya. Dan benar saja, suara itu adalah suara pemilik pria yang tak ia temui sekitar 10 hari ini. ibu jari sehun mengarah dan menyeka air mata suzy “ulijima….se..sehun bersamamu”ulang sehun, mata suzy berkaca-kaca dan membuat air matanya semakin mengalir.

“melegahkan…”sehun menaikan satu alisnya “karena pria yang aku nikahi adalah dirimu…. ternyata tuhan tak begitu kejam…”sehun terkekeh kecil, ia tak lagi gugup. Sedangkan di kusri undangan jong in membeku tak bisa berkata-kata, matanya memerah menahan marah. ia tak tau wanita yang akan menikahi sehun adalah suzy. ia tak tau candaan suzy waktu itu adalah keseriusannya. Tapi bagaimana bisa?? dari semua orang bagaimana bisa ini terjadi.  Sedangkan suzy menghembuskan nafas leganya, mungkin orang tuanya sedang melindunginya dari sana. pernikahan ini tak begitu buruk karena ia akan menikahi pria yang sudah ia kenal.

“bae suzy…kau…kau tak bisa menikahinya…bae suzy”jong in mengepalkan kedua tangannya hendak melangkah kedepan namun dengan segera tuan kim menahannya

“appa…mengapa yeoja itu eoh?? mengapa yeoja itu??” Sedangkan di depan altar sana, mereka mulai mengikat janji pernikahan. Sehun menatap suzy

 “sehun akan melakukan sesuatu…”suzy menaikan satu alisnya?? “antara seseorang ke seseorang dan antara lelaki ke wanita…”suzy hendak mundur namun dengan cepat sehun menarik  suzy dan mencium suzy di keningnya spontan suzy langsung memejamkan matanya. setelah beberapa saat suzy membuka matanya perlahan-lahan dan menatap sehun “kau punyaku.”suzy mendesis, bagaimana bisa i marah jika ia bisa melihat senyum polos pria yang baru beberapa detik itu tersenyum.

Sedangkan jong in semakin kesal “beraninya anak bodoh itu menyentuhnya..Beraninya..

TBC

sorry for typo guyss

Advertisements

30 Comments (+add yours?)

  1. Fatir Oh
    May 31, 2017 @ 05:21:18

    entah kenapa feel nya dapet banget bagian kak rana nyeritain kehidupan suzy…keknya hidupnya bener2 susah sampe2 dy mau nikah sama orang yang dy ga kenal… tp syukurlah yang dinikahi itu sehun…. dan jongin… karakternya dy tuh ngena bgt, maksudnya ngena banget ngeselinnya apalagi pas dibagian dy suka menertawakan sehun diam2…sampe2 aku bersyukur saat dy tau kl yang dinikahi sehun itu suzy whakakak… ditunggu next chapnya kak…fighting…

    Reply

  2. deshwull
    May 31, 2017 @ 05:41:15

    Cie hunnie akhirnya menikah juga ma suzy hhheheheh….wah jongin kalah start,kira2 jongin pa masih deketin suzy

    Reply

  3. I'am
    May 31, 2017 @ 06:53:00

    Haha, sumpah disini puas bnget aku liat jongin..
    Itu lah akibatnya yng terlalu berambisi mengincar harta, , sampai gk tau wanita yng dia suka bicara jujur atau bohong tentang pernikahan…
    Dan karna sikapnya yng tdak peduli terhadap orng itu buat dia khilangan orng yng disayang..
    Porr jongin…haha

    sehun sehun diumur 27 tahun tp sikapmu begtu menggemaskan….
    Suzy yng hdupnya begtu berat di pasangkan dngan sehun yng ceria dan lucu…COCOK
    kyaknya part slanjutnya bkalan bnyak lg moment lucu hunzy..
    Ditunggu part selanjutnya eon.
    Semangat.

    Reply

  4. Noonakim
    May 31, 2017 @ 07:06:31

    Wow akhirnya ada lanjutannya jg. Duh jongin” kasian banget si nasib lo ,makanya jangan suka ngetawain sehun di blakang. Kira” gimananya kehidupan suzy sm sehun selanjutnya. Ok sampe ketemu di next part :).

    Reply

  5. widdy
    May 31, 2017 @ 13:33:28

    sehun pasti sangat bahagia, aku juga ikut bahagia. aku tau kak rana ga bakalan sejahat itu jadi siapin kebahagiaan suzy sama sehun di atas kesengsaraan suzy kkk
    ditunggu kelanjutannga ya kak

    Reply

  6. tika
    May 31, 2017 @ 13:35:06

    Ahhhh, moga2 suzy bisa nyelamatin sehun dr niat jahat keluarganya ya. Ahhhh jgn lama2 ya lanjutannya penasaran bngt entarnya gmn.

    Reply

  7. littlegarberra
    May 31, 2017 @ 16:56:58

    Akhirnya mereka nikah juga,semoga pernikahan ini akan berakhir dengan kebahagian untuk keduanya.semangat terus buat rana semoga banyak mendapat inspirasi buat story hunzy yg lebih kece lagi!

    Reply

  8. Kuchiki
    May 31, 2017 @ 18:03:04

    Mengurus pernikahn org yg d sukai,kkk,sehun belajar drmn itu?kkk

    Reply

  9. Athena Baezy
    Jun 01, 2017 @ 01:16:59

    Feelnya bener2 dapet aku bahkan bisa merasakan kelegaan suzy saat tau yang dia nikahin adalah sehun, nggak sabar nunggu moment lucu hunzy hihii
    fighting ne thor;)

    Reply

  10. markeu
    Jun 02, 2017 @ 07:59:39

    Pas suzy bilang ke sehun dia mau nikah mendadak pngen nangis apalagi sehun bilang apa karena aku bodoh? Hiks oenni aku sedihh loh inii.. jdi tolong chapter selanjutnya dibahagiain ya sma hunzy moment hehehe

    Reply

  11. Elistya_Kim99
    Jun 02, 2017 @ 09:42:25

    Huwa suka banget aku
    Jong in kebakaran jenggot itu 😃😃😃
    Tapi setelah sehun menikah itu berarti kekayaan sehun akam diambil oleh tn kim kan??

    Reply

  12. veda
    Jun 05, 2017 @ 15:06:07

    Woaaaa makin seru nih jinja aku suka bngt part ini
    NEXT PART 😁

    Reply

  13. whhyyy
    Jun 06, 2017 @ 12:13:19

    ciee akhirnya nikah juga……
    sehun lucu ya kalok lagi marah……
    semangat author untuk lanjutannya

    Reply

  14. rina
    Jun 10, 2017 @ 02:53:55

    hahaha ketawa nista deh! jongjong jahat sih

    Reply

  15. nur hidayati
    Jul 05, 2017 @ 15:05:02

    Kerenn ceritanya.suka sama hunzynya.uhh ngegemesin

    Reply

  16. Hyunji
    Aug 03, 2017 @ 18:35:59

    Jongin kecolongan tuh, masa kalah sama sehun

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: