You And Me (part 18 End)


jongzybinzy

  Tittle :  You And Me

Cast : Bae suzy|kim woo bin|lee jong suk

Support cast : Lee jieun, park jiyeon, xi luhan, and others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad.

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

“ya bae suzy…neo michiesso?”omel jieun dan jiyeon mendengar cerita suzy,  ia kembali melakukan hal GILA di seoul university bukan pertama kali namun untuk yang ketiga kalinya. Pertama karena menyatakan perasaannya pada woo bin pria yang benar-benar tak ia kenal dan membuat heboh satu kampus seoul university, kedua karena mencium lee jong suk yang terkenal dengan jomblo abadinya dan yang ketiga memohon pada woo bin untuk kembali padanya seperti wanita yang tak punya harga diri. Mereka tak tau apa sahabat mereka itu masih memiliki muka untuk di tujukan ke depan publik. “ya wajahmu kau sembunyikan di mana eoh?? bae suzy..coba aku lihat”jieun memeriksa wajah suzy, namun segera di tepis olehnya. Suzy menyenderkan kepalanya di dinding seraya menghembuskan nafas beratnya.

“coba aku cek…apa sekarang sedang heboh tentangmu…”

“kau tak akan menemukan berita apapun tentangku….namja menyebalkan itu..tidak suamiku yang bodoh itu akan menarik semua berita bahkan jika dia harus menjual negara ini”jelas suzy

“mwo?? Kim woo bin??’suzy menganggukan kepalanya “selama ini aku fikir kelakuanmu di seoul university tidak tersebar karena ayah lee jong suk yang begitu berpengaruh’’guman jieun

“uwwah…mengapa dia begitu manis”guman jiyeon tersenyum sambil menopang wajahnya. Sedangkan suzy menghembuskan nafas beratnya lagi. Memikir bagaimana caranya agar bisa mengubah fikiran namja menyebalkan itu. tak lama handphonenya berdering dan tertera nama eommanya.

“eomma..wae??”tanya suzy langsung dengan nada malas.

“…………….”

“gwencana….”

“…………………”

“kami?? jangan khawatirkan aku eomma..aku akan melakukan apapun agar namja menyebalkan itu tak meninggalkanku”

“……………………….”

“tidak, eomma dan  juga appa jangan melakukan apapun, ini rumah tanggaku, dan ini pertempuranku, aku akan berjuang, jika memang tak bisa di pertahankan maka memang kami tak di takdirkan bersama….anggap saja tak terjadi apapun dan fikirkan semuanya akan baik-baik saja… juga ulijima eomma..nae gwencana”suzy menyeka air matanya

“……………………”

“tidak..aku tak menangis…”

“………………………….”

“anniya…aku tak berbohong…”

‘”………………….”suzy tertawa mendengar nada bercanda ibunya yang tak percaya

“aku menangis karena bersyukur memiliki kalian aku bersyukur kalian selalu melakukan apapun yang ku inginkan, itulah mengapa aku menangis saat ini….gomawo eomma”jelas suzy

“…………………”suzy mengakhiri sambungan telfonnya, seolah memikirkan sesuatu ia langsung berdiri

“wae??”tanya lluhan yang baru saja datang

“aku harus pergi…”ucap suzy langsung berlari

“ya..tapi aku baru datang”teriak luhan sedikit kesal, kemudian duduk dan langsung meminum airnya. Jieun dan jiyeon menatapnya dengan menggoda “mwo?? Mwo?? Mwo??”tanya luhan yang juga kesal.

“anniya…”balas jieun

“YA!!”kesal luhan lagi

“yeppo?”tanya jiyeon.

”aku bersumpah setelah lulus aku tak tinggal dengan mereka…ini hidupku mengapa mereka yang memilih siapa wanita yang pantas untukku..memangnya aku hidup di zaman apa”omel luhan yang kesal, ia di kirimkan foto seorang wanita yang entah siapa dan malam ini harus bertemu dengannya jika tidak ia tak tinggal di apartemen namun di rumah bersama orang tuanya, bisakah kalian bayangkan itu.  luhan memberikan foto itu pada dua sahabatnya yang tersisa“hayss..mereka benar-benar merebut kebebasanku”

“bwahahhaa….ya, kau yakin yeoja ini yang di jodohkan denganmu??”luhan menganggukan kepalanya  lemas mendengar pertanyaan jiyeon

“bahkan suzy jauh lebih cantik darinya”ucap jieun

“majayo…bahkan bae suzy , bebek jelek itu lebih cantik darinya”kesal luhan“tak bisakah kalian membantuku”seketika jiyeon dan jieun menggeleng kepala mereka “jebbal…”

“itu adalah pekerjaan suzy selama ini…namja kami sedikit gila, kau tau itukan??”ucap jiyeon menolak bahkan mereka tak akan luluh dengan wajah kasihan xi luhan. Ayolah mereka bukan bae suzy, yang akan luluh melihat wajah kasihan seorang xi luhan.

“kali ini kau yang harus mengatasinya..suzy sedang berjuang untuk rumah tangganya”nasehat jieun, wajah luhan semakin di tekuk.

“ethhokaji?? Hayyss…selama ini aku hanya bersama kalian dan tak pernah benar-benar berkencan….hayyss…god help me”jieun dan jiyeon saling menatap dan tertawa. Luhan sebenarnya bukan bermasalah dengan berkencan, ia hanya sedikit malas melakukan hal-hal bodoh seperti itu karena ia lebih percaya bahwa jika memang sudah takdirkan maka wanita yang ia cintai tak akan tersesat ke hati yang lainnya. tak lama handphonenya bergetar

“kau dapat pesan”ucap jiyeon

“nuguya??”tanya luhan malas

“lee jong suk”ucap jiyeon dengan tatapan bertaanya, dengan segera luhan mengambil handphonenya kembali dan membaca pesannya. Ia langsung berdiri ‘’eoddiya??”tanya jiyeon

“aku ada urusan”luhan langsung berlari dari sana dan pergi meninggalkan jiyeon dan jieun yang kebingungan.

******************

Suzy masuk kedalam rumah keluarga kim yang besar bak istana, ketika sampai di ruang tamu ia melihat harabheoji dengan beberapa orang yang sepertinya salah satu rekan bisnis  keluarga kim di lihat dari perawakan mereka yang tinggi, memiliki mata yang biru dan rambut pirang. suzy lalu mendekat dan menyapa”harabheoji… annyeonghaseo”sapa suzy sopan

“ah suzy-ah…..kau datang??’suzy tersenyum canggung dan mengangguk

“siapa ??”tanya salah satu orang dengan bahasa korea yang masih sedikit terdengar aneh

“dia adalah….”

“aku cucu menantu rumah ini, aku istri kim woo bin…namaku bae suzy”ia memperkenalkan diri memotong ucapan namja paruh bayah itu. Tn.kim menatap suzy dengan tersenyum, bukankah masih ada harapan?? Suzy mengedipkan matanya pada harabheoji.

“hahaha..benar dia adalah menantu kami….. dia merupakan istri cucu termuda keluarga kim”lanjut harabheoji menjelaskan

“oooh..I see…you’re so beuatiful”puji pria itu, suzy tersenyum sebagai balasannya.

“thank you sir”balas suzy, lalu menatap tn.kim dan sedikit mendekat kemudian berbisik “aku ingin kekamar woo bin”

“ah..masuklah, sepertinya dia msih tidur”ucap harabheoji tak kalah pelan

“arraso….”suzy melangkahkan kakinya dengan pelan agar tak membangunkan pria yang sedang tertidur itu. suzy menggeleng-geleng kepalanya saat mencium bau minuman, suzy berdiri seraya melipat tangannya dan menatap wajah polos suaminya.

“wajahmu terlihat begitu menyebalkan…. bahkan tampak seperti dinosaurus, jika aku tak mencintaimu aku mungkin sudah memukul wajahmu yang menyebalkan ini”dumel suzy. lalu matanya tak sengaja melihat sebuah foto, suzy menaikan satu alisnya lalu mendekat pada foto seorang pria kecil berumur 12 tahun dengan orang tuanya. Suzy menyipitkan matanya memastikan bahwa ia tak salah liat, mata suzy kembali pada pria yang sedang tertidur itu.”ige mwoya??”gumannya masih tak percaya. ia memang pernah melihat foto woo bin ketika kecil namun tidak saat ingatannya kembali, perlahan-lahan senyum di wajah mengembang, ia tak percaya dengan takdir yang di tuliskan tuhan untuknya, ia mengingat pria kecil itu, ia tau siapa pria itu

“pangeran bodoh kita bertemu lagi”ucap suzy, lalu mencoba membangunkan woo bin. “namja menyebalkan…bangunlah…”namun woo bin malah menutup telinganya dengan bantal. Ssuzy mendesis tangannya mengarah pada segelas air lalu menyiramnya ke wajah woo bin membuat pria itu langsung terbangun.

“YA!!”pekik woo bin, suzy melipat kedua tangannya dan menatapnya tajam. “kau..apa yang kau lakukan di sini?”tanya woo bin

“membangunkanmu….”balas suzy singkat

“mengapa??”tanya woo bin lagi.

“hanya ingin menganggangu dirimu…aku hanya ingin menganggamu”

“pergilah..sebelum aku mengusirmu”

“mengusirku?? Sepertinya kau lupa bahwa aku masih menantu dari keluarga ini..harabheoji bahkan membiarkanku masuk kekamarmu…dan satu lagi, ingat tunjangan yang kau janjikan padaku, kau harus memberikan tunjangan padaku seumur hidup…ah bukankah itu berarti kita akan tetap bertemu?? Baguslah…dan juga berikan kartu kreditmu aku ingin membelikan sebuah pulau pribadi untukku…dan juga rumah mewah..aku butuh…sepertinya aku tak begitu di rugikan jika menukarmu dengan semua itu kan?? Kau tak berarti apapun dengan uang-uang, uwwa…aku tak sabar menjadi milyader muda..”

“kau…”

“diamlah aku belum selesai bicara….setelah aku menjadi milyader kaya aku akan berkencan dengan siapapun yang ku mau, pria manapun yang ku suka…dan aku mungkin akan meniduri setiap pria berbeda setiap malamnya sebelum mencampakan mereka…”potong suzy

“neo michosseo?? Aku akan….”

“sst…diamlah aku belum selesai..jadi dengarkan saja, aku sudah memiliki beberapa daftar nama untuk berkencan dengan mereka…kau bilang aku gila?? Mengapa gila?? Aku sudah pernah menikah sekali dalam usia muda dan juga akan bercerai dalam usia muda..tentu saja semua orang sudah berfikir hal-hal buruk tentangku..lalu apa yang harus aku pusingkan?? Persetan dengan semua pendapat orang lain…ini hidupku dan aku akan melakukan apapun….ketika orang lain bertanya mengapa suamiku menceraikanku maka aku hanya akan menjawab bahwa aku tak begitu sempurna untuknya, aku mencintai pria lain dan mengabaikan perasaanya, dan juga aku bodoh, jelek dan tak bisa berdiri di sampingnya juga karena ketika perceraian dia menjanjikan banyak hal yang akan membuat hidupku bak seorang putri..”potong suzy panjang kali lebar dengan ocehannya

“bae suzy…”

“aku belum selesai jadi jangan katakan apapun kim woo bin-ssi… karena kata-katamu  bagiku hanya akan menjadi angin lalu..percayalah setelah peceraian kita berakhir maka aku akan melakukan semua yang ku katakan ..”

“ya…aku akan membunuh jika kau melakukan hal itu?? kau tak tau apa yang akan aku lakukan jika melihatmu menatap pria lain…. jangan mencoba untuk mengujiku bae suzy, karena aku tak bisa seperti lee jong suk, yang berpura-pura baik-baik saja saat wanitanya tinggal bersama pria lain”suzy mencoba menahan senyumnya, ia tau bahwa woo bin masih peduli padanya pria itu masih mencintainya. Sadar apa yang di katakan lalu woo bin berdehem. “maksudku.lakukan apapun yang kau mau aku tak perduli…setelah berceraipun  kau bukan tanggung jawabku tapi lee jong suk”suzy mendesis.

“baiklah jika seperti itu…hari ini terakhir aku datang untuk berbicara panjang lebar dengan berharap bahwa aku bisa mendapatkan suamiku kembali…aku ingin melihat apa aku memliki sedikit peluang namun sepertinya tidak…. baiklah, kim woo bin-ssi, kita akan bertemu di pengadilan”suzy lalu membalik badannya hendak keluar namun langkahnya terhenti mendengar suara lirih woo bin.

“gunakanlah sepatu yang nyaman….jangan menggunakan heels yeoja menyebalkan”suzy langsung tersenyum namun di sembunyikan senyumnya  mencoba mengatur ekspresi wajahnya lalu membalik badannya dan menatap woo bin.

“menggunakan heels atau tidak itu adalah urusanku..kau bukan siapa-siapaku lagi”

“ya…setidaknya dengarkan aku”kesal woo bin

“mengapa aku harus mendengarkanmu??”

“tentu saja karena aku suamimu”suzy menaikan satu alisnya seolah meminta penjelasan “setidaknya sampai beberapa hari kedepan”

“ccih…. namja menyebalkan, bodoh, egois, berwajah dinosaurus berhati iblis….aku tak akan peduli padamu lagi..tidak akan perna”kesal suzy, mengapa begitu sulit untuk nemja menyebalkan itu mengatakan bahwa ia khawatir?? suzy kemudian berlalu

“yeoja menyebalkan itu…. ini karena aku mengkhawatirkanmu paboya…”dumel woo bin lalu menendang-nendang selimutnya dengan berteriak. “ARGHHHH….”harabheoji dan juga tae hyun yang melihat itu hanya menggeleng-geleng kepala mereka dengan tertawa.

“anak muda zaman sekarang”ucap harabheojinya

“bukankah sudah aku katakan harabheoji, biarkan saja mereka, dan jangan melakukan apapun… karena mereka sendiri yang akan menemukan jalan agar kembali bersama… mereka saling mencintai namun tak ingin mengakuinya…itulah permasalahan anak muda zaman sekarang…hehhee..”jelas tae hyun, sebenarnya bodoh bagi kim woo bin jika berfikir  harabheoji tak tau menau tentang hubungan mereka bertiga, kim woo bin, lee jong suk dan juga bae suzy. semua yang bekerja untuk kim wo bin adalah orang-orang kepercayaanya, seketaris kang yang selama ini mendampingi woo bin juga bawahannya, lalu bagaimana mungkin ia tak tau?? Itulah tak sedikitpun berita itu tersebar dengan mudah. “harabheoji…kau ternyata bisa melakukan hal ini juga…. mencoba berpura-pura tak tau..eyyss..harabheoji kau sudah berubah”

“jika aku tak berubah maka adikmu itu tak akan berubah… dan hanya istrinya yang bisa melakukan hal itu untuknya…sepertinya sudah sangat tepat memilih bae suzy sebagai istrinya”

“hahahhaa….uwwah..harabheoji jjang”tae hyun mencoba menggoda kakeknya.

“kau diamlah…”tau hyun hanya cengengesan  menggoda kakeknya “ayyoa kita pergi dari sini”

*************

“lee jong suk”teriak luhan, yang berari dengan sedikit ngos-ngosan setelah mendapatkan pesan dari jong suk bahwa ia akan kembali ke luar negeri. Jong suk melambaikan tangan dengan tersenyum melihat pria imut itu berlari kearahnya.

“kau datang??”tanya jong suk

“eoddi kka?”tanya luhan

“kembali ke tempatku yang seharusnya”balas jong suk dengan tersenyum.

“kau sudah berpamitan padanya?”tanya luhan masih berusaha mengatur nafasnya, jong suk menggeleng kepalanya menandakan ia tak akan berpamitan pada suzy. “wae?”tanya luhan

“karena aku tak bisa berpura-pura di depannya bahwa semuanya akan baik-baik saja…aku tak bisa mengatakan padanya bahwa aku akan melupakannya, aku tak bisa bilang padanya meski dia sudah menyakitiku dia tetap menjadi alasan untuk hidupku saat ini…”mata jong suk tiba-tiba berkaca-kaca, ia lalu menghembuskan nafas panjang berusaha agar air matanya tak terjatuh lalu tersenyum “aku tak bisa seperti kim woo bin yang mampu berpura-pura tentang perasaannya, aku tak sehebat itu”

“tapi kau akan meninggalkannya seperti terakhir kali… kau akan meninggalkannya lagi…  dia mungkin akan terluka lagi”ucap luhan

“terluka?? Uwwah..baguslah, katakan padanya bahwa itu hukuman dariku”jong suk mencoba bercanda namun luhan menatapnya dengan serius seolah mengatakan dengan tatapannya bahwa ia membutuhkan jawaban yang serius. Jong suk tersenyum “arrasso..arrasso.. aku hanya tak ingin menciptakan momen di mana kami berpisah…aku hanya akan berfikir bahwa aku yang mencampakan dirinya, aku yang pergi tanpa berpamitan padanya….. saat pesawatku lepas landas bae suzy berlari ke bandara menangis dan memohon agar aku tetap bersamanya, namun aku yang tak sedikit lebih lama menunggunya, hingga kesempatan itu menghilang…aku akan berfikir seperti itu, aku hanya perlu berfikir seperti itu”

“mengapa sampai akhir kau tetap menyebalkan?”tanya luhan yang mencoba menahan air matanya, katakan saja bahwa ia cengeng namun ini semuanya berubah menyebalkan sekali. Awalnya ia hanya melihat kim woo bin yang terluka namun saat kim woo bin akan menemukan kebahagiannya, ia kembali melihat luka yang lain. harusnya dari awal ia diam dan tak ikut campur urusan suzy. ia merasa begitu jahat pada pria di depannya.”maafkan aku….”ucap luhan akhirnya, jong suk menaikan satu alisnya dengan wajah bertanya “karena lebih memilih kim woo bin untuk bae suzy”jong suk mendesis/

“sebenarnya aku tak peduli siapapun yang kau sukai di antara kami berdua…tapi kemana hatinya memilih”

“aku tau akan menjawab itu”balas luhan, membuat jong suk tertawa dan menatapnya “wae?? Mengapa menatapku seperti itu??”

“bolehkah aku memelukmu??”luhan melangkah mundur dengan tertawa aneh “ya…aku masih normal”omel jong suk, luhan tersenyum dan mendekat pada jong suk lalu memeluknya. “katakan padanya bahwa aku pergi bukan karena membencinya, bukan karena dia melukaiku dan juga bukan karena aku ingin melupakannya sehingga aku tak berpamitan…namun karena masih ingin menjaga kenangan yang tercipta katika yang seoo yeon berumur 21 tahun dan lee jong suk berumur 23 tahun…aku masih ingin menjaganya, jika aku berpamitan maka itu akan menjadi perpisahan yang menyakitkan untukku….dan juga katakan padanya bahwa terimakasih karena lebih memilih kim woo bin yang menerima dia apa adanya tanpa memintanya berubah dan bukan aku yang selalu menginginkan yang seo yeon kembali dalam dirinya…karena sudah berkata jujur dan tak berpura-pura bertahan karena kenangan kita terimakasih, kau masih saja menganggumkan sama seperti kau berumur 10 tahun”luhan menghapus air matanya mendengar itu.

“uwwah..sepertinya akan menjadi pesan yang panjang harusnya aku merekam…”jong suk tersenyum lalu melepaskan pelukannya.

“terimakasih karena sudah datang”jong suk mengulurkan tangannya sebagai perpisahan terakhir mereka. luhan tersenyum dan menyambut uluran tangan itu.

“tentu…kau adalah temanku..tak peduli appaun yang terjadi”

“teman?”tanya jong suk ulang, luhan mengangguk.

“jadi kapanpun kau ingin kembali katakan saja…jika bukan bae suzy menunggu, maka percayalah aku akan menunggumu…aku akan memperlakukanmu dengan baik”

“ccih…tak perlu”mereka kemudian tertawa.

*************

Suzy menghembuskan nafas panjangnya berada di depan kantor pengadilan, hari ini mereka terjadwal akan melakukan mediasi di dampingi pengacara masing-masing. Suzy memejamkan matanya mencoba menenangkan dirinya bahwa semua akan baik-baik saja “gwencana…gwencana bae suzy”suzy mencoba meyakinkan dirinya sendiri. sebenarnya ia takut bagaimana jika ini tak berjalan sesuai dengan rencananya. Suzy kemudian kedalam sebuah ruangan di mana woo bin sudah berada di sana bersama pengacarnya, suzy berhenti dan menatapnya, sudah seminggu ia tak bertemu dengan pria itu. ia merindukannya. Suzy dan woo bin kemudian duduk di temani pengacar mereka masing-masing. Di depan mereka ada salah satu wanita yang berumur sekitar 45 tahun yang sudah bekerja di bidangnya selama 15 tahun. Ia memang selalu di tunjuk oleh hakim sebagai mediator karena kim woo bin dan bae suzy tidak memiliki mediator sehingga majelis hakim sendiri yang memilih mediatornya.

“baiklah tn. Kim dan Ny.kim”

“aku bukanlah lagi Ny.kim”ralat suzy

“benar dia bukan lagi bagian dari keluarga kim”tambah woo bin

“okay baiklah….aku akan langsung saja pada pertanyaan pertama, apa alasan kalian memutuskan untuk berpisah??”tanya wanita paruh baya itu.

“dia wanita yang menyebalkan egois… dia bahkan tak bisa memasak dengan benar dan selalu pulang pada tengah malam…dia benar-benar bukan tipeku”ucap woo bin, suzy mendesis ke arahnya wanita paruh baya itu menatap suzy.

“dia juga menyebalkan,  egois, berwajah dinosaurus, berhati iblis dan selalu memaksakan ke hendaknya….dia bahkan hanya bisa memerintah”ucap suzy

“mwo?? ya…kau tak tau bahwa kau yang begitu menyebalkan??? Kau hanya bisa memasak ramen untukku”

“tapi kau selalu meminta ramen”

“harusnya kau menawarkanku hal yang lain…dasar yeoja menyebalkan, jelek, pabo, cengeng”kim woo bin menghina suzy.

“ya…kau fikir aku mau menikah denganmu, jika bukan karena kebodohanku aku tak menikah denganmu…bahkan sekarang yang meminta bercerai..harusnya aku yang melakukan itu”wanita paruh  baya di depan mereka itu hanya membiarkan mereka beradu mulut tanpa mencegahnya.

“itu karena ulahmu…kau fikir aku mau menikah denganmu…. ini mungkin akan menjadi penyesalan terbesar dalam hidupku”kesal woo bin lagi, membuat suzy terdiam. Benar ini mungkin akan menjadi penyesalan baginya.

“ehmm…baiklah, sepertinya mediasi ini tak akan berhasil…. aku akan melakukannya masing-masing dari kalian…suzy-ssi..kau bisa tunggu di luar bersama pengacaramu”suzy kemudian keluar. Sedangkan woo bin di dalam bersama wanita paruh baya itu, hanya berdua bahkan pengacaraynya keluar. “aku akan mengulangi pertanyaanku…mengapa kau ingin berpisah dengannya?”tanyanya, raut wajah woo bin langsung berubah “kim woo bin-ssi’’

“karena dia akan menangis jika bersamaku”ucap woo bin mencoba tersenyum, wanita paruh baya di depannya itu mencoba mendengarkan dengan saksama “aku jatuh cinta padanya namun dia mencintai pria lain..pria dari masa lalunya yang mampu membuatnya tersenyum… aku tak bisa membuatnya tersenyum seperti itu…anda tahu?? 3 minggu yang lalu dia mengalami kecelakaan hebat karenaku, karena seorang pria sepertiku ia harus berbaring di rumah sakit berjuang antara hidup dan matinya…. mana bisa aku membuatnya dalam keeadaan yang sama??…. jika dia bisa tersenyum dengan pria yang ia cintai maka aku akan melepaskannya… aku hanya takut, takut tak bisa melihatnya lagi, aku takut bahwa setelah berpisah ia segera melupakanku dan tersenyum bersama pria lain, bahkan jika hanya sedikit aku berharap ia juga terluka sama sepertiku karena perpisahan, aku harap ia tidak dengan cepat berkencan dengan pria lain”

“kau mencintainya??”woo bin menghapusnya air matanya

“cintaku tidaklah penting,  karena meskipun aku mencintainya bukan berarti bisa bersikap sesukaku…… bagiku kebahagiaannya, impiannya dan juga kebebasnnya adalah hal terpenting untukku karena sekarang dia adalah alasanku untuk hidup dengan lebih baik..dia adalah dunia kecilku, jika aku tak bisa melindungi duniaku maka aku harusnya juga tak menghancurkannya kan?? Bae suzy, akan baik-baik saja tanpa aku…. dia akan baik-baik saja geutci??”

“lalu bagaimana denganmu?”tanyanya

“aku?? Aku juga akan mencari cara agar aku baik-baik saja”

“hmm…baiklah aku mengerti…sekarang saatnya istri anda”woo bIn mengangguk dan keluar. Wanita paruh baya itu menggeleng-geleng kepalanya. “kalian saling mencintai tak ingin mengakuinya dengan lebih lantang…mungkin ini akan menjadi cerita yang hebat jika aku menyatukan mereka”tak lama suzy masuk dan duduk di hadapan mediator tersebut. “aku akan langsung saja menanyakan pertanyaan yang sama seperti suamimu…mengapa kau setuju untuk berpisah?”tanya mediator, suzy memegang ujung bajunya dengan cemas, lalu mengigit bibir bawahnya “suzy-ssi…”

“nde??”wanita di depannya itu tersenyum padanya”karena dia menyebalkan…..”wanita itu menaikan satu alisnya dengan raut wajah seolah menunggu penjelasan seterusnya. “dia selalu memikirkan perasaan orang lain di banding dirinya sendiri, ia terluka namun tak pernah menunjukannya, ia akan selalu berpura-pura bahagia… karena itulah dia menyebalkan”mata suzy berkaca-kaca, ia mencoba menahan air matanya. “dan dia juga egois…. dia lebih memilih sahabatnya di banding cintanya sendiri, dia berfikir bahwa aku selalu menangis saat bersamanya, dia tak pernah melihat kekhawatiranku untuknya, dia tak pernah melihat kerinduanku padanya… karena itulah ia egois….juga…”suzy menarik nafas panjangna masih menahan air matanya.

“juga??”

“ketika dia merindukanku dia akan menggunakan alasan lain untuk bertemu denganku”lanjut suzy lalu tersenyum dan menyeka air matanya. “hal yang paling takutkan ketika berpisah dengannya adalah dia akan kembali menjadi seseorang yang egois, siapa yang akan mengangganggunya, siapa yang akan memasakan ramen untuknya dan siapa yang akan menjadi tempat ceritanya dan satu hal yang paling aku sesalkan saat ini adalah karena aku tak sempat berbagi penderitaannya denganku..aku hanya takut jika senyumannya menghilang…bahkan jika nanti aku hanya memperhatikannya  dari jauh aku berharap senyumnya akan tetap seperti sekarang, jika ia menemukan seseorang maka aku berharap orang itu akan mencintainya lebih dari cintaku”

“kau mencintainya??”

“di banding mengatakan bahwa aku mencintainya aku akan mengatakan bahwa dia adalah dunia kecilku yang baru aku temukan… jika aku arus mengalah dan mengingkari janjiku agar bisa bersamanya maka aku akan kalah dan terus mengingkari janji”yeoja paruh baya di depannya itu tersenyum lalu berdiri berjalan ke arah suzy dan memegang kedua bahunya seolah menguatkan dirinya.

“hari ini mungkin akan menjadi hari terakhir kita bertemu….”suzy menaikan satu alisnya, yeoja paruh baya itu tersenyum pada suzy”entahlah..aku hanya merasa ini akan menjadi terakhir kalinya”lanjut  yeoja paruh baya itu lagi dengan senyum misterius.”aku rasa mediasi kita hanya akan sampai sini.” Suzy kemudian keluar setelah proses mediasi selesai, masih ada beberapa tahap hingga nanti mereka berpisah. Suzy menghentikan langkah kakinya sejenak lalu menghembuskan nafas beratnya matanya berkata-kata tampak dari jauh kim woo bin menatapnya dengan diam. Lalu  sang mediator mendekat pada woo bin dan berdiri di sampingnya.”sepertinya sedang hujan di luar sana”

“dia pasti mengatakan betapa buruknya aku bukan??”

“mengapa kau berfikir begitu??”

“karena alasan dari air matanya adalah aku”mediator itu tersenyum dan mengangguk.

“benar…dia mengatakan betapa buruknya dirimu, dan kau juga benar alasan di balik kesedihan mata indahnya itu adalah dirimu”woo bin menghembuskan nafas panjangnya dan menganggukan kepalanya”tapi kau menjadi begitu buruk karena tak memberikannya kesempatan kedua… saat ia mulai mencintaimu mengapa tak memberikannya kesempatan?? Bahkan jika dia hanya berbohong dengan mengatakan bahwa dia mencintaimu tak bisakah kau berpura-pura mempercayainya??’’woo bin menatap mediator itu bingung.

“di banding hari-hari sebelumnya hari kau ini kau membuatnya menangis lebih banyak… begitu banyak hal yang begitu ia takutkan ketika kalian berpisah, ia takut tak bisa menatapmu, ia khawatir jika kau kembali menjadi sosok yang sebelumnya, ia takut bahwa kau mungkin akan melupakan dirinya… ia datang ke sini dengan berpura-pura kuat namun sebenarnya ia ingin menunjukan padamu “aku tak baik-baik saja” “aku merindukanmu” ….. ia menangis begitu banyak karena mencintaimu”

“maldo andwe….”guman woo bin yang langsung air matanya terjatuh.

“dalam drama seorang wanita yang berpura-pura menabrak mobil kekasihnya karena mencoba meninggalkanya…kau tau apa yang di katakan wanita itu?? ‘kali ini kelihatannya 100% kesalahanmu, bagaimana bisa kau mengemudi tanpa melihat di belakangmu??, tidak peduli seberapa keras aku mencoba untuk menjaga jarak darimu, aku tak bisa berjauhan darimu’_Introverted boss tak bisakah kau yang terlebih dahulu melakukannya?? Kau pernah menghitamkan pelanginya, memaksakannya untuk mengerti bahwa kau tak menginginkannya, kali ini tak bisakah kau kembalikan warna pelangi dalam hidupnya??”

*****************

Suzy yang berdiri di depan kantor pengadilan menghembuskan nafas beratnya saat melihat rintikan air hujan yang begitu deras “tak ada gunanya aku beteduh di sini menunggu kau berhenti…karena saat ini langit tengah menangis meluapkan kesedihannya jadi bagaimana aku memintamu untuk berhenti? Menangislah sepuasmu…tapi berjanjilah setelah itu biarkan mentari kembali bersinar”guman suzy lalu melangkah kakinya menuruni anak tangga namun ia terkejut saat ada sebuah payung yang memayungi dirinya, woo bin memberikan payungnya pada suzy. Suzy menoleh pada pria yang berdiri dengan pakaian serba hitam dengan rambut yang sudah basah. “kau…..”

“ayoo pulang…bukankah kita searah?”tanya woo bin

“pulang?? Kemana?? Rumah mana yang kau maksud?”tanya suzy dengan mata berkaca-kaca

“ka apartemen kecil di daerah gangnam yang terdapat tiga kamar…..salah satu kamarnya di penuhi dengan warna pink dengan gambar yoo seunghoo terpampang di dinding..ah anniya, bukankah poster sudah sobek??, dan yang satunya lagi kamar dengan warna biru  Dan juga di dapurnya tepat dalam lemari ada begitu banyak bungkusan ramen… ketika siang hari apartemen itu akan terasa kosong karena pemiliknya sedang di luar namun pada malam hari apartemen itu seolah memiliki banyak penghuni karena pemiliknya selalu beradu mulut”jelas woo bin dengan mata berkaca-kaca

“bukankah pemiliknya akan segera berpisah dengan jaminan bahwa sang wanita akan menerima begitu banyak tunjangan?”tanya suzy lagi yang masih menahan agar air matanya tak terjatuh namun  tak bisa ia sembunyikan kebahagiannya

“sepertinya itu akan sulit…bukankah terlalu berlebihan memberikan semua itu?? bahkan brad pitt dan angelina jolly saja yang berpisah tak akan mendapatkan tujangan sebanyak itu, karena pria itu akan bangkrut jika memberikan semuanya langsung, jadi dia berfikir untuk menyicilnya pelan-pelan”air mata suzy langsung terjatuh, benar ini adalah cara mereka berkomunikasi menyampaikan semuanya, angaplah ia bodoh karena langsung menerima suaminya tanpa berfikir panjang, tapi apa gunanya berfikir jika apa yang ia inginkan akan kembali padanya, bukankah ia hanya harus menyambutnya dengan nyaman??

‘’jika kau ingin menyicilnya maka cicillah seumur hidupmu”air mata woo bin langsung mengalir namun di samarkan air hujan, ia kemudian menunduk dan mengikat tali sepatu suzy yang sedikit longgar “aku tak baik-baik saja”ucap suzy

“aku tau”

“aku menangis setiap malam memikirkan bahwa aku hanya akan melihatmu lewat foto”ujar suzy lagi

“hal itu tak akan pernah terjadi”balas woo bin

“aku mungkin bodoh karena begitu menggilaimu”

“kalau begitu aku idiot karena mencintaimu seperti orang gila”woo bin berdiri dan menatap mata indah istrinya yang begitu ia  rindukan

 “kau tau faktanya 88% wanita kabur dari pria yang berusaha membuat mereka  bahagia namun berjuang mati-matian untuk seseorang yang membuat mereka menangis…. bahkan jika harus ribuan kali aku harus menangis…maka tak apa-apa…aku akan baik-baik saja…. aku benar-benar akan baik saja jika kau tetap di sisiku…juga….”woo bin meletakan jemarinya di bibir suzy meminta berhenti “hiks…hiks…..wae?”lanjut suzy dengan segukan

“bisakah aku menciummu?”

“mwo?? aku  akan membunuhmu”ancam suzy

“maka bunuh aku setelah melakukannya”woo bin mendekat, tangannya mengambil payung dari tangan suzy dan membuangnya kemudian menghapus jarak di antara mereka, ia melumat dengan lembut bibir istrinya meluapkan semua kerinduan yang punya. Suzy memejamkan matanya dan membalas ciuman suaminya, di bawah guyuran air hujan yang menjadi saksi cinta mereka. setelah beberapa saat woo bin melepaskan tautan bibir mereka, suzy membuka matanya perlahan-lahan dan menatap suaminya itu, woo bin tersenyum dan memegang pipi yeojanya dengan lembut.

“kau masih punya satu permintaan yang belum aku kabulkan…bolehkah aku mengabulkannya??”woo bin tersenyum dan mengangguk.

“aku juga akan mencintaimu seumur hidupku…. itu adalah permintaan terakhirmu yang sudah aku kabulkan”woo bin mendesis mendengar hal itu dan kembali mendaratkan ciuman di bibir istrinya. Biarkan hari yang bergairah ini menjadi milik mereka. hujan tolong bisikan pada dia yang di sana, terimakasih karena sudah menciptakan pelangi.

Woo bin Pov

Hanya hari ini anggaplah hanya ada kau dan aku yang tersisa dunia, Rasanya tak ingin tidur ataupun sekedar menutup mata, hanya sangat takut jika saat terbangun nanti semua tak sama lagi. Tetaplah disitu, dihatiku dan mencintaiku. Jangan pernah bosan mengingatkan aku bahwa aku memilikimu

Bae suzy apa yang ingin aku katakan sekarang adalah….. kita sudah Berhenti sejenak, jika kita terus seperti ini, kita tak akan pernah bertemu lagi setelah semua berlalu, aku akan baik-baik saja, kau juga akan baik-baik saja, jika kau berkata seperti itu dan pergi, kau pikir  benar-benar aku akan baik-baik saja? Berhenti berpura-pura bersikap tenang, ada air mata di balik kata-kata kasarku, ada  kesedihan seperti aku telah kehilangan dunia tetap di sini satu hari lagi. hapus kecemasanku, mari kita pergi menonton film, berkencan, dan menikmati setiap moment yang telah kita lewatkan untuk kesedihan yang sia-sia ini, aku menangis sekarang, tolong.  Aku berpura-pura kuat dengan sungguh-sungguh pada janji kita. Aku sudah melakukan segalanya untuk membuatmu tetap di sini Jadi aku tak akan hidup dalam penyesalan.  Hiduplah denganku sebagaimana hanya ada kau dan aku di dunia ini, jangan dengarkan siapapun dan pedulikan siapapun. Aku mencintaimu yeoja menyebalkan… aku mencintaimu

Woo bin Pov End

Suzy Pov

Suatu hari ada orang asing yang datang dan mengetuk pintu yang sudah memiliki pemiliknya, ia hanya orang asing, bukan kenalan, teman ataupun keluarga hanya orang asing. Dia datang dengan semua kebrengsekan yang ia punya dan meluluh lantahkan seisi rumah. awalnya ia hanya bertamu dan berjanji akan pergi, hari berlalu ia hanya akan mengangganggu pemilik rumah, membuat pemilik rumah itu menangis namun setelah itu ia akan menyeka air mata dan menghiburnya, memerintahkannya melakukan apapun yang ia mau dengan sikap bossynya, mengkhawatirkannya dan melindungi pemilik rumah itu diam-diam lalu ia membuat pemilik rumah itu terbiasa dengan kehadirannya. Namun suatu hari ini berkata akan pergi…ia akan pergi dan tak akan kembali?? Seolah ia memanggil petir di siang yang cerah, seolah ia hanya berhenti sejenak sebelum ke persinggahan terakhirnya. Tapi bagaimana pemilik rumah itu tak bisa mengizinkannya pergi, ia tak bisa dan tak akan mau bahkan jika pria itu hanya orang asing… ia tak bisa mengizinkannya…. bahkan ketika orang asing itu menawarkannya segunung berlian ia tak bisa dan tetap menginginkan orang asing itu. mengapa ?? bukankah bodoh menolak segudang harta hanya demi orang asing itu?? tidak, orang asing mana yang kalian maksud?? Dia sudah jadi pemilik hati pemilik rumah. Ia sudah mengetuk pintu itu, ah tidak, orang asing itu sudah membuka pintu yang tertutup maka selamanya pintu itu tak akan terbuka buat yang lainnya.

‘’namja menyebalkan…. kau dan aku seperti itu…aku adalah pemilik rumah dan kau orang asing… orang asing yang tak  bisa ku izinkan pergi…jadi biarkan aku menghukummu yang sudah lancang mengetuk pintu itu…tetaplah berada di sisiku seumur hidupmu itu adalah hukumanmu”

Suzy Pov End

Mereka melepaskan ciuman mereka dan kembali saling menatap, woo bin menyematkan jari jemarinya ke tangan istrinya “maaf karena membuatmu menangis…harusnya kau tetap meninggalkanku”suzy tertawa kecil lalu menatap suaminya.

“aku ingin melakukannya…aku benar-benar ingin melakukannya Di hari Lalu Kau adalah alasan langkah menuju, dihari ini kau menemani diri Dari masa lalu,tak Apa Semuanya Tetap baik2 saja…aku akan baik-baik saja jika meninggalkanku aku terus meyakinkan diriku”woo bin menaikan satu alisnya”tapi aku tak bisa…karena aku tau cinta sepertimu bukan hal yang bisa ku dapatkan dari siapa saja”woo bin tertawa lalu merangkul bahu yeojanya.

“benar..tidak semua pria yang bisa mencintai wanita sepertimu”suzy menghentikan langkahnya

“apa maksudmu yeoja sepertiku….”tanya suzy dengan kesal

“kau pasti mengerti maksudku…itu..itu…”woo bin menatap suzy dari atas sampai bahwa berulang kali “heyyss…. tak bisa di ajak bercanda”

‘YA!!”pekik suzy dengan lebih keras dan melepaskan rangkulan woo bin di bahunya

“sepertinya aku benar-benar rugi banyak….uwwah, aku benar-benar pihak yang di rugikan”

“ya..namja menyebalkan neo miciesso??’suzy melepaskan sepatunya ingin melempar suaminya, namun dengan cepat woo bin berlari menuruni anak tangga dan meledek istrinya. Suzy mengejarnya. Woo bin berhenti

“ya..yeoja menyebalkan pelan-pelan..kau akan jatuh”teriak woo bin dari bawah melihat suzy yang berlari menuruni anak tangga “YA….PELAN-PELAN…..”omel woo bin khawatir namun bukannya pelan suzy semakin berlari dan kencan “hays….yeoja itu,aku akan membunuhnya jika dia terluka…YA”teriak woo bin lagi, namun suzy berlari menuruni anak tangga dengan mata hanya fokus pada suaminya, ia terus berlari dan langsung memeluk woo bin. “ya jika kau terluka aku akan…’’

“aku mendapatkanmu,,,,”potong suzy dengan nafa terengah-engah

“mwo??”

“jika aku harus terluka untuk mendapatkanmu…. tak apa-apa…aku akan baik-baik saja”

“aigoo…”guman woo bin gemas dan tetap memeluk istrinya, bahkan guyuran air hujan  tak membuat mereka kedinginan. “apa yang harus aku lakukan dengan istriku ini…aku terlalu mencintainya sampai aku tak bisa membiarkan pria lain menatapnya….”suzy tertawa dan melepaskan pelukannya.

“maka biarkan aku menempel padamu seperti lem super”woo bin kembali mengenggam tangan istrinya.

“anniya..jangan menempel padaku, biarkan aku yang menempel padamu, aku ingin orang-orang tau bahwa aku lebih mencintai dirimu di banding kau mencintaiku…”

“arrasso….”

“kau hanya harus bersabar melihatku sampai sisa hidup”

“arrasso…”

“khajja kita pulang….. dan membuat kim junior”suzy mengangguk dan mereka berlalu dari sana dengan terus bercanda, genggaman itu tak akan terlepas lagi. Mereka sudah kembali menyatuhkan kepingan-kepingan hati mereka yang pernah terluka itu, memang tak akan kembali seperti semula namun  luka itu akan membuat mereka lebih dewasa dan menghargai betapa berharga proses pendewasaan diri itu. jika mencintai itu kesalahan, maka biarkan mereka di hukum dengan saling mencintai dalam kurung waktu seumur hidup.

END

AKHIRNYA PEMBALASAN AKU BUAT UF TERBALAS DENGAN HAPPY ENDING DI FF INI…UWWAH #senengnya

ini mungkin bisa saja FF terakhir untuk hiatus dalam waktu yang belum di tentukan

aku pernah bilang bakal berhenti kalo jenuh, sebenarnya saat ini bukan jenuh

tapi tuntutan aku sebagai anak, mahasiswa dan pendidikan aku sendiri

aku harus benar-benar fokus ke real life aku…. (tapi masih update di FB tentang suzy kok)

aku udah semester akhir, dan lagi magang  sekaligus skripsi bukan waktunya main2 lagi…

jadi aku fokus  ke pendidikan aku dulu…

annyeong…smpai ketemu entah kapan….

ah sebenarnya ku udah berhenti nulis ff ini tapi anggaplah sebagai perpisahan jdi di bikin endingnya #LEBAY

hahhahaa…. happy reading guys…

makasih buat kalian yang udah setia bgt nongkrong di blog ini #sedih_jadinya..hahha

Doain semoga lancar semua ya biar bisa cpatan COMEBACK

dan jangan lupa tetap dukung project-project suzy terutama sama cowo2 KECE…hahaha

Advertisements

12 Comments (+add yours?)

  1. Serty
    Mar 21, 2017 @ 22:15:05

    Happy ending yang mengharukan.

    Rana semangat untuk pendidikannya,.

    Semoga apa yang Rana cita2kan tercapai dan berjalan dengan baik. Amin ya Allah.

    Rana semangat!!!

    Suzy semangat!!!

    Reply

  2. I'am
    Mar 22, 2017 @ 01:29:10

    Bahkan ending x pun buat aku menangis..
    Dulu karna terbawa suasana jadi kesel dengan sikap suzy, woobin, dan jongsuk,, tapi sekarang aku sadar begitulah cara mereka mencintai..
    Dalam diri mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan masing2 dalam mencintai suzy, tapi cinta mereka itu begitu dalam terhadap suzy…
    Semangat ya kak buat pendidikanya..
    Semoga lancar terus dalam menjalankan’ya…
    Oh iya, kalau boleh tau nama fb kakak apa ya?

    Reply

  3. Syhdtlmunaynti
    Mar 22, 2017 @ 01:51:47

    Ini nih tor yg aku takutkan ff nya akhrnya ending juga
    Aku takut gak ff yg asik lagi aku baca

    Reply

  4. Kuchiki
    Mar 22, 2017 @ 02:15:24

    Akhirny binzy? Bersatu,kkk,goodluck..d tunggu comebackny..

    Reply

  5. Navya
    Mar 22, 2017 @ 02:54:00

    Semangat untuk pendidikan unni.
    Terimakasih telah update of ni,
    Suka banget sama ffny,. 😁😁

    Reply

  6. Navya
    Mar 22, 2017 @ 02:55:28

    Suka banget sama WooZy couple tp lebih suka MinZy couple 😄

    Reply

  7. rina
    Mar 22, 2017 @ 07:45:18

    Finally , tapi mau kim junior.
    iih ngelunjak bgd
    bisa mungkin request sequelnya tentang kehidupan after , mau ngebayangin suzy yag hamil tapi masih kuliah !! berantemnya pasti so sweet .

    Reply

  8. Elistya_Kim99
    Mar 22, 2017 @ 08:36:29

    Happy ending yeyyy,,,,,,
    Memang benar jika Luka rasa sakit dan juga sesal mampu membuatku bersikap lebih dewasa

    Reply

  9. Amrina
    Mar 22, 2017 @ 14:19:22

    Semangat kak kutunggu comebackmu hhe

    Reply

  10. Dewi wulandati
    Mar 25, 2017 @ 10:50:42

    Happy ending thor…
    Woah ternyata binzy besatu #sebeng banget thor. .

    Semangat thor buat skripsi akhirnya.. semoga sukses ya..

    Reply

  11. Maria
    Mar 27, 2017 @ 11:48:27

    semangat buat skripsinya kak,
    moga cepet comeback lagi ya kak rana 🙂

    Reply

  12. Fatir Oh
    May 08, 2017 @ 06:44:07

    Ahh akhirnya berakhir dengan happy ending…sumpah binzy itu so sweet banget…dan jongsuk semoga dy dpt yang terbaik kekeke….suka banget sm shpa ending nya kak… ditunggu cerita2 baru nya kak…fighting…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: