You And Me (part 17)


jongzybinzy

  Tittle :  You And Me

Cast : Bae suzy|kim woo bin|lee jong suk

Support cast : Lee jieun, park jiyeon, xi luhan, and others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad.

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

Suzy langsung masuk ke dalam apartemennya dan langsung menuju ke pintu kamar woo bin. “namja menyebalkan…”teriak suzy sambil mengetuk pintu kamarnya. “namja menyebalkan”teriak suzy sekali lagi namun tak ada jawaban. Suzy menghembuskan nafas panjangnya lalu mencoba memutar gagang pintunya dan benar saja pintu kamar itu terbuka. Ia masuk ke dalam kamar, suzy mengerutkan keningnya bingung saat melihat kamar dalam keadaan kosong. Bahkan tempat tidurnya terlihat rapi.

“kemana namja menyebalkan itu”guman suzy dengan wajah bertanya.ia kemudian mengeluarkan handphonenya mencoba menghubungi woo bin.
Nomor yang ada tuju sedang tidak aktif….

“hayyss…geu namja jinca, dia fikir dia siapa, dasar menyebalkan, beraninya dia melakukan ini padaku, dia tak menjengukku atau sekedar mengirim pesan untukk…heol, hays…namja menyebalkan itu”guman suzy, namun matanya langsung berkaca-kaca “aku merindukannya…”lanjut suzy dengan air mata yang langsung mengalir. “aku..aku merindukannya….”ulang suzy lalu duduk dan menangis. “hiks..hiks..hiks…dasar menyebalkan, aku benar-benar membencimu, aku membencimu tapi ..tapi aku juga merindukanmu”ucap suzy. ia kemudian menyeka air matanya dan hendak masuk ke kamarnya. Ia menyalakan lampu dan kaget melihat semua tulisan “Welcome My fake wife’’suzy langsung tersenyum dan mendesis lalu mendekat ke arah lampu-lampu yang membentuk tulisan dan beberapa foto di saat pernikahan mereka.

“kau tak pernah tersenyum dan hanya menangis ketika menikah denganku..maafkan aku”
“kau salah karena sekarang aku benar-benar tersenyum”ucap suzy, melihat fotonya saat menikah dan tampak menangis dan memeluk ibunya. Sepertinya foto itu hasil screen shoot. Lalu melihat salah satunya yang merupakan foto sobekan-sobekan poster yoo seunghoo yang entah di dapatkan dari mana.

karena aku merobek poster namjamu maafkan aku”

Suzy kembali tertawa “karena hal itulah aku tau bahwa kau bukan pria egois… kau menempelnnya kembali tanpa tidur, karena itulah di pagi harinya aku masih bisa tersenyum” lalu melihat satunya lagi di mana foto itu menunjukan ia tersenyum dan memeluk lee jong suk. Senyum di wajah suzy langsung menghilang melihat foto itu.

‘’ah aku janji senyummu akan kembali, dan kau tak akan menangis lagi, kau tak akan merasa terbebani lagi, kau akan bahagia dan mendapatkan kebebasanmu kembali… ah aku memiliki hadiah untukmu, bukalah di laci mejamu”

Perlahan-lahan suzy berjalan mendekat ke meja dan membuka laci, terdapat sebuah amplop coklat dan sebuah note di sana. “istri palsuku…ini permintaan terakhirku”

Suzy lalu membuka amplop itu dengan tangan yang sedikit gemetar, ia tak akan tau apa yang ada di dalam amplop itu. setelah melihat amplop itu. air matanya langsung mengalir melihat tanda tangan woo bin yang sudah tertera di kertas yang tak lain merupakan berkas perceraiannya.

*****************

Suara musik yang terdengar begitu keras dengan lampu yang kerlap-kerlip membuat semua orang yang ada di sana menikmati musik dengan menggoyangkan tubuh mereka“uwwah…kim woo bin..ada angin apa eoh”tanya beberapa temannya yang tak sengaja bertemu di sebuah club malam. Woo bin hanya tertawa sedikit sinis dan meminum minumannya.

“ya..bukannya kau sudah menikah??”tanya orang itu dengan sedikit berteriak, woo bin tertawa.

“menikah?? Aku?? Mustahil…hahhaa”woo bin menggoyang-goyangkan kepalanya dengan terus meminum minumannya

“mwo?? Hahhaa..ya baru kemarin kau mengumumkan pernikahanmu…dan sekarang kau menyangkallnya…hahahaa..kau tetaplah kim woo bin, aku fikir kau sudah berubah”

“tentu saja aku hanya kim woo bin”balas woo bin dan terus meneguk alcohol di depannya. Tak lama shinhye datang menghampiri woo bin.

“ya…kim woo bin…weigure??”tanya shinhye

“uwwah…park shinhye…ya..semua ini gara-gara dirimu…semua gara-gara kau meninggalkanku ke paris dan mengejar impianmu”omel woo bin yang sudah mulai mabuk. Shinhye menggeleng-geleng kepalanya “jika kau tak meninggalkanku, jika kau tak menolak menikah denganku…aku..aku tak akan bertemu dengan yeoja menyebalkan itu…aku tak menikah dan menjadi gila karena dirinya…semua ini karena diirimu”lanjut woo bin air mata yang mengalir.

“maafkan aku…”ucap shinhye akhirnya

“mwo??? Maaf??..kau bilang maaf?? Kau fikir dengan maafmu bisa menghapus lukaku…. apa dengan maafmu bisa membuatku tak jatuh cinta padanya?? Apa dengan maafmu bisa membuatku menghapus kenanganku bersamanya..jika bisa maka aku akan memaafkanmu arra??”woo bin mengambil sebotol minuman lagi dan langsung meminumnya tanpa menuangkan ke gelas. “aku…aku tak begitu berharga untukmu di banding impianmu…apa yang harus aku lakukan sekarang?? Shinhye-ah…bisakah kau menolongku?? Apa yang harus aku lakukan??”shinhye mencoba menahan air matanya, terluka melihat pria yang pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupnya begitu terluka.

“harusnya aku terus membencinya, harusnya aku tak peduli padanya…. kau tau?? Semua ini karenamu, ini salahmu mengapa aku begitu menggilainya, ini salahmu karena membuatku begitu mencintainya…hasyys…”

“woo bin-ah..ayoo kita pulang”shinhye hendak menarik tangan woo bin namun dengan segera di tepis.

“aku tak akan pulang denganmu…. kau wanita yang jahat”woo bin masih saja mengoceh dengan keadaan setengah sadar. Tak lama jong suk datang, jong suk memang datang bersama shinhye namun ia ke toilet terlebih dahulu

“kim woo bin…”woo bin melihat ke arah jong suk dengan tertawa

“hahaha….uwwah lee jong suk, kau tampan..tinggi dan juga ramah dan yang paling penting yeoja menyebalkan itu mencintaimu….bahkan saat aku mengatakan bahwa dia milikku dia tetap mencintaimu”

“dia mencintaiku?? Lalu apa arti kerinduan dan kekhawatirannya padamu?? Dia berbaring di rumah sakit karena takut kehilangan dirimu…Apa artinya semua itu??”

“dia..dia tak akan menangis lagi, dia tak terluka…karena aku kim woo bin akan membebaskannya” ucap woo bin yang memang mabuk

“kim woo bin..kau sudah mabuk”jong suk hendak memegang tangannya namun dengan segra di tepis woo bin.

“aku tak mabuk…mengapa harus mabuk…hahhaha”jong suk menatap shinhye memintanya melakukan sesuatu namun shinhye mengangkat bahunya tak tahu, kim woo bin kembali duduk dan memesan minuman lagi. jong suk menghembuskan nafas panjangnya dan mengeluarkan handphonenya.

************

Byurrr…..woo bin terkaget ketika wajahnya di siram menggunakan segelas air, ia hendak marah namun di urungkan niatnya saat melihat suzy yang berdiri sambil melipat kedua tangannya dan menatapnya kesal. Dengan malas dan acuh woo bin kembali menarik selimutnya namun dengan segera di tarik oleh suzy dan membuangnya ke lantai “Ya…”

“wae??”tanya suzy dengan kesal

“keluarlah…aku ingin tidur”usir woo bin

“mwo?? Aku tak akan membiarkanmu tidur sampai kau menjelaskan semua ini…..”suzy melemparkan amplop ke wajah woo bin.

“apa kau tak bisa baca?? Itu surat perceraian kita…jangan lupa tanda tangan di sana..jika sudah selesai keluarlah”

“woah..kau siapa, beraninya kau”

“mengapa kau marah?? bukankah kita memiliki perjanjian jika pernikahan ini hanya akan bertahan 2 tahun sebelum bercerai?? Ah aku hanya sedikit mempercepatnya….ah dan juga jangan khawatir apartemen dan mobil akan menjadi milikmu dan akan aku pastikan memberikanmu tunjangan juga kartu kreditku bisa menjadi milikmu jangan khawatir saldo yang ku punya lebih dari cukup untukmu membelikanmu sebuah pulau pribadi, rumah, resort atau apapun yang kau inginka…kau bisa keliling dunia juga hari ini adalah hari terakhirku di sini”balas woo bin. Suzy mencoba menahan air matanya mendengar woo bin yang mengatakan hal itu dengan santai. Seakan kehadirannya hanya karena beberapa digit angka.

“bangunlah…aku membelikan sup untuk meredakan mabukmu….setelah itu mandilah”ucap suzy akhirnya, woo bin menatap yeoja yang berjalan keluar itu. dan menghembuskan nafas beratnya lalu membaringkan tubuhnya kembali dengan air mata yang mulai menetes.

*************

Luhan dan jong suk duduk sembari meminum kopi hangat di tangan mereka “mengapa mengajakku bertemu??”tanya luhan langsung. Jong suk tersenyum kecil mendengar nada tak suka sahabat bae suzy itu. namja berwajah imut itu belum juga berubah

“kau begitu baik pada kim woo bin namun padaku tidak”

“karena park jiyeon dan lee jieun menyukaimu dan tak menyukai kim woo bin”jong suk mengangguk-angguk kepalanya mendengar jawaban luhan.

“mengapa harus kim woo bin?”tanya jong suk

“lalu mengapa harus kau??”jong suk kembali tertawa mengingat ia dan luhan beradu mulut dalam lift sama seperti sekarang.

“kau tak juga berubah”

“memangnya kau berubah”tanya luhan balik, jong suk mendesis mendengarnya, luhan juga tersenyum dan meneguk kopinya. “aku tak membencimu namun aku hanya menyukai kim woo bin…aku hanya menyukainya”jelas luhan

“hanya itu??”tanya jong suk

“eoh hanya itu…apa memerlukan alasan lain??”jong suk menganggukan kepalanya, luhan tersenyum “aku hanya menyukai kim woo bin sama seperti kim woo bin menyukai bae suzy….egois namun tulus”

“aku tak tau di mana letak ketulusan dari seorang kim woo bin”guman jong suk

“keegoisannya adalah ketulusan yang ia tunjukan dengan jelas…”

“kau berbicara seolah kau mengenalnya dengan baik”

“kau berbicara padaku seolah kau mengenalku dengan baik”balas luhan.

“terimakasih karena sudah meluangkan waktumu xi luhan…”jong suk berdiri hendak pergi namun langkahnya terhenti saat luhan mengatakan sesuatu,

“siapa yang sebenarnya kau cintai?? Bae suzy?? yang seo yeon?? Kenanganmu??”jong suk membalik badannya menatap luhan. “perasaan dalam kenangan itu tak akan pernah kembali meski kalian berdua adalah orang yang sama..percayalah bae suzy tak akan pernah bahagia terjebak di antara kalian berdua…kim woo bin sudah melakukan yang ia bisa agar suzy bahagia dan aku berharap ia memang akan bahagia”luhan berdiri dan menatap jong suk.

“ini bukan salah siapapun…yang salah adalah waktu yang sedikit terlambat mempertemukan kalian berdua, yang salah adalah mengapa yang seo yeon dan bae suzy adalah orang yang sama, yang salah adalah kalian bertiga terikat dalam takdir yang sama….jadi jangan terlalu menyalahkan kim woo bin, bae suzy ataupun dirimu sendiri lee jong suk..siapapun yang suzy pilih aku berharap dia akan bahagia”

********

“ada apa ?? mengapa kau mengajakku bertemu?”tanya jong suk, suzy hanya tersenyum menatap namja di depannya. Jong mencoba tersenyum dan melihat ice cream pisang kesukaannya dan ice cream coklat miliki suzy sudah berada di meja “aku memiliki firasat buruk tentang ini…ada apa eoh??”suzy mengeluarkan sebuah rubik dari tasnya, yang sudah tersusun rapi.

“aku hanya ingin menepati janjiku….”jong suk menatap rubik di depannya yang sepertinya sudah di selesaikan oleh suzy “kau belum bisa memainkan ini eoh?? sudah aku selesaikan untukkmu”lanjut suzy, jong suk hanya diam dan menatap suzy intens, ia mengerti hal ini, ia tau maksud semua ini. “ice cream kita akan meleleh jika hanya diam seperti ini….kita tak akan mencuri di kedai ice cream lagi kan?? Hanya karena menginginkan ice cream ini”lanjut suzy dan memakan ice creamnya.

“sejak kapan??”tanya jong suk seolah menyadarinya

“maafkan aku….”

“sejak kapan ??”ulang jong suk lagi.

“kecelakaan itu…”

“kau sudah mengingat semuanya namun berpura-pura tak ingat, kau mengingatku namun tetap mencarinya??’’suzy menganggukan kepalanya“mengapa dia??”ucap jong suk setelah beberapa saat terdiam. Mata suzy berkaca-kaca “mengapa harus dia??”ulang jong suk

“karena dia suamiku”

“tapi aku lelakimu..aku seseorang yang kau cintai”

“aku tau… tapi aku tetap ingin bersamanya, aku tak ingin kehilangan suamiku…aku benar-benar tak bisa kehilangannya”

“uwwah..pada akhirnya, ia mengambil semuanya dariku”suzy menjatuhkan air mataku.

“oppa…. tak bisakah kau melepaskan aku?? Hingga aku bisa menyelematkan rumah tanggaku?? kau boleh membenci dan mencaci maki aku saat ini, aku akan menerima sebuah kebencianmu tapi tolong selamatkan aku kali ini saja, aku tak bisa bersamanya jika aku masih menggenggam tanganmu, aku tak bisa meraihnya jika masih ada dirimu dan aku tak bisa menyelamatkan rumah tanggaku jika masih terikat denganmu”jong suk menatap suzy dengan marah, yeoja di depannya itu memohon di depannya sekarang. Yeoja di depannya itu memohon dan menangis saat ini.

“aku tak bisa melakukannya….”tegas jong suk

“lalu apa kau akan membiarkanku menjadi seorang janda?? Apa kau akan membiarkan menjadi seorang perawan tua walau aku sudah menikah??”ucap suzy, jong suk menatap suzy, tatapan penuh amarahnya perlahan-lahan berubah.

“lalu apa kau akan membiarkanku sendiri?? kau akan membiarkanku di panti sendiri??”

Jong suk melihat bayangan yeoja kecil yang tampak memohon padanya dengan menangis. Jong suk mencoba menahan air matanya lalu berdiri dan berjalan berjongkok di depan suzy. ia memegang tangan suzy dan menyeka air matanya. dan mengingat kata-kata luhan.

“uwwah…aku tak tau bahwa kau akan sekejam ini padaku yang seo yeon..aku menunggumu dan berharap agar yang seo yeon kembali padaku…namun seo yeon melangkah terlalu jauh, ia pergi terlalu jauh hingga ia tersesat di perjalanan dan tak bisa kembali padaku..dia pergi terlalu jauh”

“ini salahku…”

“tidak…ini salah kim woo bin karena berada di antara kita”

“oppa…”

“aku tau kau akan membelanya..tapi dengarlah yang seo yeon…. aku berharap suatu saat ketika kita terlahir kembali aku tak akan melewatkanmu begitu saja..tidak akan dan aku akan menghindari bersahabat dengan kim woo bin..karena jika itu terjadi kisah yang sama akan terulang kembali”jong suk berdiri, ia mencoba menahan air matanya dan membelakangi bae suzy.

“pergilah..”suzy hendak memegang tangan jong suk namun segera di tepis oleh pria berkulit putih itu. “jangan menyentuhku…jika tidak, aku akan melakukan apapun agar kau tetap bersamaku”suzy menjatuhkan air matanya karena merasa bersalah namun ia juga tak ingin menyesal. “pergilah… jangan memintaku menjadi temanmu atau oppa untukmu karena aku tak sebaik itu untuk berpura-pura”jong suk berjalan dan keluar meninggalkan suzy.

*************

“apa kau gila melakukan ini ??”woo bin menatap beberapa fotonya dengan beberapa wanita yang tak begitu ia kenal dalam sebuah club. “apa yang akan media tulis tentang ini…”

“aku dan suzy akan bercerai”potong woo bin membuat pria tua di depannya melototkan matanya sampai tak bisa berkata-kata “aku tak datang untuk meminta persetujuan atau pendapat harabheoji..aku ke sini hanya memberitahukan hal ini…”

PLAK….bunyi itu terdengar, namun woo bin tak bergeming “dasar anak tak berguna..kau tau apa yang kau lakukan sekarang?? Apa kau tau dampak keputusanmu”

“aku akan baik-baik saja”ucap woo bin

“benar kau akan baik-baik saja…lalu bagaimana dengan menantuku?? bagaimana dengan kehidupan selanjutnya dari hal ini?? apa tak sedikitpun kau memikirkan bagaimana dia setelah pernikahan ini??…kau tak juga berubah, kau masih sama yang tak perduli dengan orang lain, kau mementingkan dirimu sendiri dengan keangkuhan serta keegoisanmu, kau tak perduli jika orang lain terluka, selama kau tetap baik-baik saja maka luka orang lain tak berarti apa-apa untukmu”marah harabheojinya

“akan ada seseorang yang menerimanya dengan tulus tanpa mempermasalahkan statusnya”

“kim woo bin’’

“hanya biarkan aku melakukan hal ini…jika harabheoji memaksaku untuk tetap bersamanya maka aku tak akan memaafkan diriku sendiri dan juga harbaheoji…aku tak akan memaafkan siapapun yang membuat setetes air matanya terjatuh bahkan jika itu diriku sendiri…”air mata woo bin terjatuh, ia menyeka air matanya “melepaskannya adalah hal terbaik yang pernah aku lakukan selama hidupku…aku akan baik-baik saja…aku tak apa-apa dengan semua ini…aku akan baik-baik saja”pria tua tak bisa lagi melakukan apapun, ia mungkin hidup sudah terlalu lama hingga ia tak memperhatikan cucunya itu telah tumbuh menjadi pria dewasa.

“kau mencintai istrimu??”tn.kim bertanya dengan nada lembut kemudian duduk di sofa. “kau mencintainya bukan ??”ulang harabheojinya.

“rumah tangga tak bisa berjalan hanya karena satu pihak yang jatuh cinta…istriku tak mencintaiku maka itu berakhir, aku tak bisa memaksanya mencintaiku karena itu bukan lagi cinta namun obsesi”harabheojinya mengangguk-angguk. Ini berat namun sekarang ia tau bahwa cucunya sudah dewasa, ia lebih mementingkan perasaan orang lain di banding lukanya sendiri. ia bisa melihat kebahagiaan orang lain di balik lukanya maka itu sudah cukup. Harabheoji kemudian berdiri

“meski egois…harabheoji masih berharap, bae suzy tetap menjadi menantu keluarga ini namun sayangnya hukuman untukku yang sudah tua ini”setelah mengatakan semua itu harabheoji pun keluar

**************

Suzy duduk di sofa dengan snack di tangannya dengan mata terus melihat berkas perceraian yang tergeletak di meja itu. ia menghembuskan nafas panjangnya dengan berat melihat sekelilingnya yang sepi tak ada orang. Biasanya akan terdengar suara pria itu. namun sekarang lebih mirip kuburan. Suzy menatap TV Yang bertuliskan game over itu, ia memang mencoba melakukan kebiasaan woo bin karena begitu membosankan saat ia sadar pria yang senang mengangganggunya itu tak ada.

“yeoja menyebalkan masakan aku ramen”

Suzy melihat ke arah meja di mana ia melihat bayangan woo bin yang memegang dua bungkus ramen di tangannya “aku tak akan memasak untukmu”balas suzy seraya tersenyum, bayangan itu tiba-tiba menghilang.

ya…yeoja menyebalkan kau belum siap?? Kita akan terlambat ke rumah harabheoji”

Suzy melihat lagi bayangan woo bin yang sedang menggunakan jam tangan dan merapikan dasinya itu. “aku tak akan pergi bersamamu lagi….”bayangan woo bin juga tiba-tiba menghilang. Air mata suzy terjatuh.”aku tidak merindukanmu kim woo bin..aku sangat sangat membencimu…”ujarnya

************

Woo bin berdiri di depan kamppus suzy, sudah hampir seminggu ia tak melihat gadis itu. dan sekarang ia merindukannya seperti orang gila. Woo bin masuk dan berjalan kearah gedung fakultas kesenian, ia tau bahwa hari ini yeoja itu ada kelas melukis. Setelah sampai di sana ia berhenti dan menatap yeoja itu dari balik kaca. Yeoja itu tampak tersenyum dan terlihat senang saat melukis. “senyummu tak akan pernah menjadi milikku…. namun tetap saja aku bersyukur..karena kau adalah wanita yang menikah denganku….karena itu kau bae suzy…. jika bukan dirimu maka aku bukanlah apa-apa…karena jika aku hanya kata maka bersamamu menjadi kalimat”ucap woo bin.

Lalu mata woo bin mengarah pada kaki suzy yang tampaknya menggunakan heels. .Ia tau bahwa bae suzy tak begitu nyaman menggunakan heels. “yeoja menyebalkan itu mengapa ia menggunakan heels… ia akan terluka jika seperti itu”dumel woo bin khawatir, lalu segera bersembunyi saat melihat suzy menoleh ke arahnya. Ia langsung pergi dari sana. sedangkan di dalam ruangan mata suzy langsung berkaca-kaca, kapanpun, di manapun ia seolah melihat suaminya. ia merindukannya sampai gila namun tak ada yang bisa ia lakukan selain menatap fotonya. Suzy kembali menatap coretan di atas kanvasnya yang memperlihatkan sepasang sepatu pria yang terpasang di kaki seorang wanita, ramen, sepatu wanita yang talinya terlepas dan sebuah tangan yang mencoba mengikatnya, serta stick game. Yah bae suzy tak melukis sesuai dengan arahan dosennya namun melukis segala sesuatu yang berhubungan dengan kim woo bin dengan berfikir bahwa kerinduannya semakin berkurang.
“sepatumu…makanan kesukaanmu, tanganmu dan stick gamemu….”lalu suzy melihat kakinya yang seikit terluka dan sakit.

************

Jieun, jiyeon dan luhan yang melihat suzy berjalan menghampiri mereka di kantin dengan heels, mereka menatapnya dengan aneh ada apa dengan sahabat mereka yang satu itu. “aku ingin ramen”ucap suzy langsung duduk dan memegang kakinya.

“lagi??”tanya jieun dan jiyeon, suzy menganggukan kepalanya.”ya apa kepalanya terbentur?? Mengapa seminggu ini setiap makan siang dia hanya memesan ramen”bisik jieun, namun jiyeon tak begitu mendengarkan omongan jieun dan malah memperhatikan kaki suzy.

“mengapa menggunakan heels yang sempit itu?? kakimu terluka dan juga sakit…lepaskan dan gunakan sandalnya saja”saran jiyeon

“aku yang berbicara namun di abaikan”dumel jieun meminum minumannya. Luhan datang dengan nasi serta lauk yang lainnya ia tak memesan ramen untuk suzy.

“xi luhan aku tak memesan ini..aku ingin ramen”omel suzy

“tak ada ramen”

“mwo??”

“entah siapa orang gila yang sudah memborong semua ramen di kantin ini…tapi percayalah tak ada satupun yang tersisa”ucap luhan

“gotjimal…”omel suzy dengan mata berkaca-kaca.

“jika tak percaya tanyakan saja”balas luhan acuh dan memakan makanannya. Luhan lalu meletakan sepatu di depan suzy. “gunakan itu..kakimu akan sakit”air matannya semakin mengalir saat sadar bahwa itu seperti milik suaminya. “ayoo gunakan itu”perintah luhan, suzy menggeleng kepala dan menyeka air matanya. “suzy-ah….”

“jika aku menggunakan heels maka kakiku akan sakit dan terluka….ini akan sedikit membantuku tak memikirkannya karena sakit di kakiku”jelas suzy lalu memakan makanannya. Jiyeon menatap sahabatanya sendu. Cintanya kini terlihat lebih matang bukan berarti ketika bersama jong suk suzy tak mencintainya namun bersama woo bin, ia hanya merasa lengkap. Mereka memang sering bertengkar, saling menggoda atau kadang tampak tak peduli satu sama lain tapi percayalah hubungan mereka lebih baik di banding hubungan siapapun di dunia ini.

“kau yakin akan berpisah?? “tanya luhan pelan. Jieun dan jiyeon melototkan mata mereka
“berpisah?? Siapa?? Aku dan namja menyebalkan itu??”luhan mengangguk

“wait…wait…apa maksudmu berpisah?”tanya jiyeon.

“kim woo bin menggugat cerai dirinya”

“WHAT??”pekik jieun dan jiyeon “suzy-ah…apa yang akan kau lakukan ??”tanya jieun
“kalian benar-benar akan berpisah??”

“berpisah?? Hanya tuhan yang mampu melakukan itu pada kami”balas suzy

“apa maksudmu?”tanya luhan, suzy hanya mencoba tersneyum dan memakan makanannya.

************

Jong suk duduk dan menatap ice cream pisang di depannya yang sudah meleleh lalu menopang wajah tampan dengan kedua dagunya lalu meliihat beberapa orang yang berlalu lalang. Beberapa pasangan yang tampak sangat bahagia bisa berkumpul di akhir pekan. Mereka berjalan dengan sangat bahagia karena memiliki satu sama lainnya. lalu mata jong suk mengarah pada sepasang orang tua muda yang tampak jalan-jalan di sekitar sana dengan putra mereka yang kira-kira berumur 2 tahun. “uwwah..apa dunia sedang meledekku karena aku sendirian sekarang”ucap jong suk saat sadar semua yang ada di cafe berpasangan serta beberapa orang berlalu lalang dari tadi. “aku benar-benar sedang di tertawakan..harusnya aku tak keluar di akhir pekan”guman jong suk lagi.

“apa yang sedang kau ocehkan eoh?? ice creammu meleleh”shinhye langsung duduk tanpa permisi di depan jong suk. “aku akan duduk di sini agar kau tak tampak menyedihkan”lanjut shinhye, jong suk mencoba tertawa “tapi apa yang kau lakukan di sini??”tanya shinhye

“merindukan yang seo yeon”balas jong suk, shinhye mendesis mendengar jawaban jong suk, lalu menatap ke arah yang sama di mana bae suzy yang tengah berjalan sendiri, ia tampak acak-acakan ah bukan ia berdandan layaknya anak rumahan. Tentu saja karena cafe ini berada di sekitaran apartemennya

“lupakan dia yang sudah mencampakanmu”balas shinhye yang menatap seorang namja tinggi yang berjarak beberapa meter dari yeojanya, pria tampan itu tampak mengikuti wanitanya secara diam-diam. Ketika wanitanya menghentikan langkah ia juga berhenti kemudian melangkah bersama, ia melakukannya sambil tersenyum, pandangannya juga lurus menatap yeojanya seolah siap siaga jika sesuatu hal yang buruk terjadi padanya.

“bae suzy yang mencampakanku bukan yang seo yeon”ralat jong suk, shinhye mendesis lagi mendengar jawaban dari jong suk.

“lalu apa yang kau lakukan di sini??”

“merindukan mantan kekasihku”balas shinhye dengan tawanya yang membuat jong suk mendesis kearahnya. “duduk di sini secara diam-diam dan melihat mereka tampak akan menjadi pekerjaan yang menyenangkan”lanjut shinhye yang di angguki jong suk.

************

“apa yang kau lakukan di sini?”tanya woo bin kaget saat melihat suzy yang menunggu di depan kampusnya. “pergilah…..”usir woo bin karena semua orang melihat mereka dan berbisik-bisik tentang suzy yang menjadi istri kim woo bin padahal ia berkencan dengan lee jong suk, dan juga tentang issue perceraian mereka.

“aku merindukanmu”ucap suzy. namun bahkan tak ada wajah bahagia dari namja tampan di depannya, ia tampak seperti bongkahan es

“neo michiesso?”tanya woo bin

“iya…aku gila…”balas suzy

“pergilah…kita akan bertemu di pengadilan minggu depan”usir woo bin lagi, namun suzy tetap kekeh menghalangi jalannya.

“YA..”

“WAE??”balas suzy tak kalah keras membuat woo bin tak bisa berkata-kata. “dengarlah aku datang bukan karena aku merindukanmu..jangan bodoh, kau fikir aku akan menggila karena kau meninggalkanku?? Tidak…aku akan menjadi sangat bahagia, kau hanya pria bodoh yang tak sengaja aku nikahi arra??…dasar menyebalkan?? Lihat saja sampai kita kembali bersama nanti, kau akan ku jadikan permbantuku”ingin sekali suzy mengomel seperti itu untuk melampiaskan kemarahannya, namun ia lebih merindukan pria di depannya di banding mengomelinya.

“apa yang kau lakukan di sini?”tanya woo bin akhirnya, karena melihat suzy yang sudah berkaca-kaca.

“kau benar-benar ingin kita berakhir?? Tak bisakah kau memberiku kesempatan kedua?? Tolong bantu aku selamatkan hubungan ini…. aku tau kau mencintaiku”

“aku tak mencintaimu”potong woo bin dan hendak pergi namun langkahnya terhenti saat mendengar suara suzy yang sedikit berteriak

“jika kau tak mencintaiku…jika kau benar-benar tak mencintaiku, tak bisakah kau berpura-pura??”semua orang yang di sana menonton pertengkaran sepasang suami istri itu melotot. Suzy mencoba menahan air matanya, ia memejamkan matanya lalu berteriak saat melihat woo bin yang sepertinya tak perduli dan ingin pergi lagi. “BERPURA-PURALAH SAMPAI KAU LUPA BAHWA KAU SEDANG BERPURA-PURA MENCINTAIKU “

TBC

maaf bgt ini sudah lebih dri 2 minggu baru update…

lagi sibuk…..

maaf buat typo yg bertebaran di mana-mana kayak upil

Advertisements

14 Comments (+add yours?)

  1. Kuchiki
    Mar 05, 2017 @ 11:50:23

    Luhan bertemu dgn woobin d kampus y?Jongsuk dgn shinhye saja,kkk

    Reply

  2. Serty
    Mar 05, 2017 @ 12:55:57

    Wah… Apa ini?… Kisah cinta seperti apa yang mereka jalani… Mereka sama-sama mencintai dan juga terluka dengan begitu apiknya…

    Tak sabar untuk menunggu… Next… Rana semangat!!!

    Reply

  3. Puji Lestari
    Mar 05, 2017 @ 14:51:54

    wah suzy fighting yaaaaa……. nggak jadi cerai kok ya kan ya?

    Reply

  4. rina
    Mar 06, 2017 @ 02:09:25

    huwaaahh amazing kata-katanya “BERPURA-PURALAH SAMPAI KAU LUPA BAHWA KAU SEDANG BERPURA-PURA MENCINTAIKU “

    Reply

  5. Fatir Oh
    Mar 06, 2017 @ 03:14:24

    Ahh akhirnya jongsuk ngelepasin suzy….ahh semoga suzy sm woobin segera bersatu…toh jongsuk dan shinhye sudah menerima itu…ditunggu next chapnya kak..fighting

    Reply

  6. Syhdtlmunaynti
    Mar 06, 2017 @ 05:47:01

    Tor fighting nahh
    Kapan yaa ff nya bisa dijadikan drama betulan

    Reply

  7. I'am
    Mar 06, 2017 @ 07:12:33

    Hiks hiks, nangis lagi euy…
    Jangan cerai dong..
    Jongsuk juga udah ngelepasin..
    Mending jongsuk dengan shinhye aja.

    Reply

  8. maria
    Mar 06, 2017 @ 11:30:12

    Aku harap part berikutnya end ajaa, gak kuat mewek terus 😥

    Reply

  9. Elistya_Kim99
    Mar 06, 2017 @ 16:47:01

    Si woobin sekarang jdi dingin banget ke suzy, suzy bhkan lebih memilih woobin daripada LJS tpi woobin sekarang jdi sok sokan gak mau kmbali sama suzy , cepetlah kalian sadar sebelum penyesalan yg lain datang

    Reply

  10. deshwull
    Mar 06, 2017 @ 23:41:25

    Jongsuk udah nglepasin suzy….kurang nunggu woobinnya ja ni

    Reply

  11. Syhdtlmunaynti
    Mar 15, 2017 @ 02:51:39

    Tor mana ni eps 18 nya penasaran banget sumpahhh

    Reply

  12. dezee
    Mar 16, 2017 @ 12:00:58

    Benerkah woobin mo mlepas suzy. Gmn yea woobin ma suzy bs bersatu lg

    Reply

  13. navya
    Mar 17, 2017 @ 09:10:08

    Aku lagi belajar comment, kira2 comment ku masuk ngg ya,???

    Reply

  14. navya
    Mar 17, 2017 @ 09:14:29

    waahhhh, comment ku masuk, 😂😂😂😂
    eon, aku reader lama tp baru comment. maaf eon, ngg maksud jd silent reader kok. kemarin2 tiap comment ngg pernah masuk tp sekarang udah masuk 😅.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: