You And Me (Part 16)


jongzybinzy

Tittle :  You And Me

Cast : Bae suzy|kim woo bin|lee jong suk

Support cast : Lee jieun, park jiyeon, xi luhan, and others

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad.

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS.

***********

flashback

“apa yang kau lakukan di sini?”tanya kim woo bin saat melihat jong suk di depan toko

“menjemput yeojaku”woo bin mencoba menahan amaranya.

“menjauhlah dari istriku”tegas woo bin dengan tajam, jong suk tertawa sinis

“menjauh?? benar..aku akan menjauh selama kurang dari 6 bulan kan?? ah kontrak kalian yang menikah selama dua tahun akan segera berakhir, itu berarti yang seo yeon akan kembali padaku”ucap jong suk, tangan woo bin yang terkepal perlahan-lahan melentur

“bagaimana ??”

“tentu saja bae suzy mengatakan semua itu padaku…dia pasti sudah sangat muak tinggal bersama pria yang tak ia cintai, ia pasti bosan setengah mati karena harus berpura-pura tersenyum padamu…. tapi kau tak peduli padanya, kau terlalu egois sampai tak melihat air matanya…kim woo bin kau tak juga berubah”

“di..dia mengatakan semua itu padamu??”tanya woo bin

“eoh..dia mengatakan bahwa ia ingin rumah tangga kalian yang penuh kepalsuan itu berakhir”

“suzy…tak mungkin mengatakan hal itu”woo bin mencoba meyakinkan dirinya, ia menggeleng kepalanya, tatapannya berubah kosong. jong suk tertawa sinis.

“kau melepaskan dia sekarang atau nanti…itu tak akan mengubah apapun kim woo bin, dia wanitaku, di saat kau mencoba mempertahankannya aku hanya perlu menghitung sisa hari yang kalian miliki…satu…dua…tiga…empat….”

“mw..mwo??”jong suk kembali tertawa atas kemenangannya

“dia akan kembali padaku karena dari awal dia adalah milikku..setelah kisah kalian berakhir, aku mungkin akan membawanya keluar dari negara ini..pergi ke tempat di mana tak seorang pun bisa menemukan kami bahkan dirimu….percayalah, setelah bercerai denganmu maka namamu hanya akan berlalu seperti hembusan angin..”woo bin melangkah mundur.

“lepaskan dia…maka aku akan percaya bahwa kau mencintainya, kembalikan dia padaku maka aku akan percaya bahwa kau sudah berubah..kau tak akan mengambil milik oraang lain lagi…”woo bin tampak seperti orang bodoh yang tak bisa menangapi ucapan jong suk seperti sebelumnya. woo bin lalu menjauh dari sana.senyum di wajah jong suk perlahan-lahan menghilang.”maafkan aku kim woo bin”

flashback end

Jong suk bolak-balik di depan pintu ruang operasi dengan cemas sudah 2 jam berlalu namun operasinya belum juga selesai. Shinhye juga berdiri di sana  dan hanya menatap dua namja itu. “hanya…tolong selamatkan dia….tolong selamatkan dia…jebbalyo”entah sudah berapa kali jong suk menggumankan kalimat itu, bahkan sejak dalam mobil ambulance ia tak berhenti mengatakan kata-kata itu berulang”aku..aku baru saja bertemu dengannya…bagaimana bisa kau mengambilnya dariku..ba..bagaimana bisa kau sekejam ini padaku”oceh jong suk, dengan air mata yang terus terjatuh. Shinhye diam tak bisa melakukan apapun dan duduk dengan cemas. Sedangkan kim woo bin duduk di lantai tak berdaya, ia bahkan menolak untuk di periksa. Ia menatap tangannya yang penuh akan darah suzy yang mulai mengering.

“pabo…’’

Woo Bin Pov

Aku mengingat kembali saat ia mengatakan kalimat tersebut, yeooja menyebalkan itu mengapa ia masih bisa tersenyum di saat-saat seperti ini. aku tak tau apa dosanya hingga harus mengalami hal-hal seperti ini.”tuhan…apa ini caramu menghukumku?? Jika kau ingin menghukumku tak seharusnya kau melakukan ini padanya,jika kau bersikap kejam padaku lalu apa aku harus lebih kejam darimu. Tiba-tiba pintu ruang operasi terbuka dan beberapa dokter dengan wajah lelah mereka keluar.

“bagaimana keadaannya?? Dia baik-baik saja kan?”ku dengar jong suk langsung bertanya.

“sepertinya dia pernah mengalami kecelakaan besar sebelelum ini…ia mengalami benturan yang cukup keras membuatnya kehilangan banyak darah jadi…”air mataku semakin terjatuh, ku kuatkan diriku dan mencoba berdiri di atas kakiku yang bahkan tak mampu menopang berat badannya. Aku berjalan dan menjauh dari sana.

Woo Bin Pov End

************

“seo yeon-ah….”yeoja kecil itu menoleh pada seorang namja yang lebih tua dua tahun darinya yang membawa ice cream coklat di tangannya.

“oppa….”teriak yeoja yang di panggil seo yeona itu senang dan berlari memeluk namja itu. “aigoo……kau senang melihatku atau senang karena aku membawakanmu ice cream??”seo yeon melepaskan pelukannya.

“dua-duanya…”lalu dengan cepat ia mengambil ice cream itu dan memakannya “uuwwa…oppa jjang”seo yeon  memberikan jempolnya. Jong suk lalu memegang tangan suzy dan membawanya duduk di sebuah rindang yang ada di panti sana.

“ya…ya…makanmu…”omel jong suk dan menyeka sisa ice cream coklat di bibir milik seo yeon. tak lama mereka melihat seorang namja kecil yang sepertinya seumuran dengan mereka, ia bahkan datang bersama beberapa pengawal dan perawat serta seorang wanita tua. “aku berharap kau akan jatuh cinta dengan pria dari keluarga seperti itu”ucap jong suk tiba-tiba.

“anniya..aku akan menikahimu oppa…aku akan memilih menikah denganmu”jong suk berdehem saat seo yeon mengatakan itu.

“ya..ya..mana boleh kau berkata seperti itu??”

“wae??”tanya seo yeon polos

“apa kau menyukaiku eoh?”tanya jong suk salah tingkah

“eoh….”senyum di wajah jong suk langsung mengembang mendengar kemudian mencoba mengontrol raut wajahnya sedangkan  seo yeon tetap fokus dengan .

“ehem…ehem…tetap saja kau tak boleh mengatakan hal seperti itu”seo yeon tertawa saat melihat wajah jong suk yang memerah.

“oppa…wajahmu mengapa merah seperti itu??”

“wa..wajahku me..merah? ka..kapan eoh?”ucap jong suk dengan suara terbata-bata dan nada suaranya di naikan

“sekarang..wajahmu benar-benar merah”seo yeon masih saja mencoba menggoda jong suk.

“lee jong suk..kau di sini?? Orang tuamu sedang mencarimu?”ucap salah seorang anak panti datang menghampiri. Jong suk memang datang bersama orang tuanya, biasanya mereka akan mengantarnya namun kali ini mereka bahkan berbincang-bincang sangat lama.

“arrasso…”yeoja itu lalu bermain dengan teman-teman yang lainnya. jong suk menatap seo yeon

“besok aku akan ke sini lagi…”

“bukankah kau memang sering ke sini..oppa kau tak sadar bahwa panti sudah seperti rumahmu eoh??”jong suk tertawa dan mengacak-acak rambut seo yeon dengan tawanya “jangan terlalu banyak makan ice cream…musim dingin akan segera datang”

“arrasso….’’balas seo yeon

*********

“seo yeon-ah…”ucap kepala panti tak tega melihat yeoja kecil itu duduk menunggu di ayunan dekat pohon dengan menggunakan pakaian tebal. Yeoja kecil itu tak terlihat menangis, ia hanya duduk diam dan menatap kosong. “jong suk…”

“dia berjanji padaku ajhumma…oppa…berjanji akan kembali…”potong seo yeon. Air mata yeoja itu terjatuh, dengan tangan memegang ice cream pisang di tangannya.

“ice cream pisang itu untuk siapa”

“jong suk oppa..ini untuknya…tapi jika dia tak datang maka aku akan memakannya”

“seo yeon-ah…tak bisakah kau menangis dan mengakhiri semua ini??”tanya kepala panti, seo yeon mengeleng kepalanya tak bisa bagai sebuah de va ju membawanya pada kenangan-kenangan itu.

*************

BRUGH,,,,,,yeoja berumur 12 tahun itu terpelantang dan banyak darah yang mengalir dari tubuhnya, “seo yeon-ah..yang seo yeon”terdengar suara wanita dan pria dewasa yang kini menjadi eommanya. Badannya semakin lemas dan hendak terpejam namun suara seorang pria terdengar di telinganya. Bukan suara ibu atau ayahnya. Bukan suara jong suk pula.

“bae suzy….”suzy perlahan-lahan membuka matanya dan dengan sisa kekuatannya ia mencari. Seolah waktu berjalan dengan cepat saat ia kecelakaan saat ia berumur 12 tahun. “aku tak pernah meminta apapun padamu tuhan…karena kau sudah memberikanku segalanya, kau memberikanku keegoisan, kau memberikanku pria penuh keangkuhan. Kau membuatku begitu menyedihkan dan kesepian, sekarang kau bahkan menggoreskan luka padaku lebih dan lebih dalam lagi…aku tau kau kejam padaku…. tapi hari ini aku akan berlutut untukmu …hari ini aku berlutut di depanmu memohon untuk pertama dan terakhir tolong selamatkan istriku…ambil semua kebahagiaanku tapi selamatkan istriku”

Jong suk kaget melihat air mata yeoja dengan mata terpejam itu mengalir, jong suk menyeka air matanya dan memegang tangan suzy “ada aku di sini…ada aku di sini seo yeon-ah, jangan khawatir.. aku tau kau benci rumah sakit tapi tenang ada aku di sini”ia mencium tangan suzy.

*************

Shinhye menjatuhkan air matanya melihat pria yang benar-benar ia cintai begitu terluka, bahkan untuk pertama kali ia melihat kim woo bin  berlutut dan memohon seperti orang bodoh. Shinhye yang duduk di kursi dalam gereja rumah sakit  itu lalu menatap salip, ia memejamkan matanya sebentar. “tolong kabulkan keinginanya…hanya tolong kabulkan keinginannya… aku akan hidup dengan bahagia, aku tak akan mengeluh..ini mungkin hukuman untukku yang meninggalkannya, kau sudah mengurung dirinya di istana yang kau bangun…ia baru saja menemukan kebahagiaannya bagaimana bisa kau mengambilnya dengan begitu cepat..tolong selamatkan bae suzy agar senyumnya bisa kembali”mohon shinhye, ia membuka matanya dan melihat ke depan namun woo bin sudah tak berada  di sana. dengan segera shinhye berdiri dan keluar mengikuti woo bin yang berjalan ke ruangan suzy.  ia berdiri sebentar hendak masuk namun di saat yang bertepatan jong suk keluar.

“apa yang kau lakukan?? semua ini salahmu, ia terluka karena mencoba menyelamatkanmu?? Mengapa?? Mengapa harus dia yang mengalami semua ini?? sudah aku katakan lepaskan dia..jika tidak dia akan terluka”ucap jon suk tajam.

“aku hanya akan melihatnya sebentar…aku mohon lee jong suk”

“aku tak akan mengizinkannya….”

“aku suaminya”

“tapi dia mencintaiku”potong jong suk singkat jelas dan padat “jauh sebelum dia menikah denganmu, ia adalah wanitaku, dia mencintaiku  sama seperti sebelumnya aku akan membuatnya kembali bersamaku..ada atau tidaknya ingatan itu…dia tetap harus bersamaku”tak lama terdengar suara langkah kaki yang sedikit berlari.

“bae..bae suzy eoddi??..hiks…hiks…suzy baik-baik saja kan….hiks..hiks…dia tak terluka bukan??”tanya jiyeon dan jieun, mata mereka bengkak karena menangis  sedari tadi mobil, membuat luhan harus menutup telingnya. Luhan menatap jong suk yang berdiri di depan pintu kamar inap suzy dan woo  bin yang tampak berantakan dengan darah masih menempel di pakaian dan tangannya. Bahkan di wajahnya masih tedapat darah yang mulai mengering.

“hanya 5 menit…aku mohon”ucap woo bin dengan kepala menunduk dengan menangis dan memohon pada jong suk agar membiarkannya melihat suzy.  jieun dan jiyeon menghentikan tangis mereka melihat woo bin saat ini. shinhye menahan air matanya, ia mencoba menghembuskan nafas panjangnya.

“tid…..”

“dia hanya meminta 5 menit”potong luhan ke arah jong suk “biarkan dia masuk, jika ia tak menepati janjinya maka kau boleh mengusirnya dari sana….hanya 5 menit”lanjut luhan. Jong suk menatap woo bin lalu sedikit bergeser dari arah pintu membiarkan woo bin masuk.

**************

Woo bin berjalan dan duduk di samping suzy, ia menatap yeoja yang matanya terpejam itu, tangannya mengarah dan menggemnggam tangan suzy. “yeoja menyebalkan…kau tak akan bangun eoh?? jika kau tidur seperti ini lalu siapa yang akan mengangguku lagi, jika kau memejamkan matamu seperti ini lalu siapa yang akan memasakanku ramen, siapa yang akan menemaniku nonton, siapa yang akan memanggilu menyebalkan dan meledekku?? Siapa yang akan merengek padaku untuk membelikan ice cream??”oceh woo bin, ia menghapus air matanya.

“yeoja menyebalkan seharusnya kau bangun dan melihatku sekarang…lihatlah bahkan aku menangis dan memohon pada DIA yang tak pernah mendengarkanku namun aku berharap hanya hari ini ia mendengarkan permohonanku??  Aku tak akan membuatmu menangis lagi, aku janji tapi bangun dan kembali pada kami,  kau tak mau bangun dan menertawakanku?? Ya yeoja menyebalkan sampai kapan kau akan tidur??”ucap woo bin lagi dan melepaskan genggamannya woo bin sedikit berdiri mendekat mencium kening suzy dengan lembut setelah beberapa saat ia memegang kepala suzy dan mengusap rambut suzy. namun mata indah yang terpejam itu tak juga membuka matanya.

“jika kau tak bangun aku akan marah padamu bae suzy..jika kau tak bangun aku akan benar-benar marah padamu…sebegitunya kau membenciku eoh?? sebegitunya kau tak menyukaiku hingga kau tak mendengarkan kata-kataku?? Jika kau seperti itu maka aku juga akan membencimu”ucap woo bin  langsung berdiri dan hendak pergi namun sebelum ia pergi ia kembali menatap suzy.”kau harus bangun yeoja menyebalkan…ini permintaan keduaku”woo bin langsung langsung keluar sedangkan  tangan suzy perlahan-lahan bergerak seolah respon untuk ucapan namja itu sedari tadi.

**************

Suzy membuka matanya perlahan-lahan “suzy-ah…”teriak jieun dan jiyeon melihat sahabtnya itu membuka mata. Jong suk langsung berjalan ke arahnya dan memegang tangan suzy.

“gwencana??”tanya jong suk, mata suzy mencari kiri-kanan  ia hanya melihat luhan, jieun, jiyeon eomma dan jong suk. Sepertinya seseorang yang ia cari tak ada. seperti tersadar sesuatu ia langsung melihat jong suk.

“namja menyebalkan itu baik-baik saja kan?”tanya suzy dengan air mata yang mengalir “dia tak terluka kan?? Oppa..oppa…dia baik-baik saja kan?? Dia di mana?”tanya suzy langsung dengan menangis. Jong suk terdiam tak mengatakan apapun saat melihat suzy yang langsung mencari woo bin  “luhan-ah…..eommma….suamiku…suamiku apa yang terjadi dengannya?? Dia tak apa-apa kan?”tanya suzy  ke arah luhan saat ia tak mendapatkan jawaban dari jong suk. Luhan mencoba tersenyum, ia mendekat ke arah suzy dan memegang tangan suzy yang satunya.

“ya…mengapa kau mengkhawatirkan pria egois itu?? dia baik-baik saja, mungkin saat ini dia sedang makan steak di suatu tempat yang bagus…ah atau dia sedang bermain bersama teman-temannya”

“dia tak memiliki teman…”ucap suzy saat tau luhan bercanda, luhan tersenyum dan menyeka air mata suzy.

“ah..aku lupa bahwa kim woo bin tak memiliki teman…jadi kau cepat saja sembuh”luhan mengacak-acak rambut suzy. jieun dan jiyeon langsung mendekat dan membuat jong suk dan luhan sedikit menyingkir mereka langsung memeluk suzy.

“hiks..hiks..bae suzy..kau membuat kami takut..aku fikir kau terluka”omel jieun dengan sesegukan

“hayss…aku akan membunuhmu jika au kenapa-kanapa..arra??…hiks..hiks…”tambah jiyeon, suzy hanya tersenyum lalu menatap jong suk yang berdiri dengan diam.

‘’yang seo yeon….ice cream…”

“yang seo yeon….neo yeppoda…”

“seo yeon-ah…aku datang”

“seo yeon-ah….aku akan datang”

“yagsog”

Suzy menatap jong suk tanpa mengatakan sepatah katapun.  Luhan yang melihat itu meminta beberapa orang keluar membiarkan suzy bersama dengan jong suk. Yang lain pun menyetujuinya. Jong suk mendekatt ke arah suzy. “mengapa??…mengapa??”tanya  jong suk

“maaf…maaf karena aku begitu mengkhawatirkannya”batin suzy

“kau bangun dan mencarinya seperti orang gila seakan keberadaanku tak berarti apa-apa….”

“karena aku tak bisa melawan rasa takutku kehilangan dia..maafkan aku”

“mengapa?? Apa kau sudah tak mencintaiku lagi??”

“aku mencintainya…pria itu, aku jatuh cinta padanya dan melanggar perjanjian kami…aku jatuh cinta padanya…maafkan aku”mata suzy berkaca-kaca dan tak bisa melakukan apapun.

“mengapa diam?? Kau tak ingin mengatakan sepata katapun?? Aku berharap ingatanmu cepat kembali agar bisa bersamaku..yang seo yeon selalu memilihku apapun yang terjadi”

“jika ingatanku kembali, jika semua kenangan kita kembali dan aku tetap tak memilihmu….apa kau akan melepaskanku?”tanya suzy dalam hatinya.

“bae suzy jangan membuatku marah sekarang dengan sikapmu..jangan menatapku dengan tatapan seperti itu..karena aku tak akan mengabulkan permintaanmu”marah jong suk.

“memang apa yang akan aku minta??”tanya suzy dengan suara memelan

“haruskah kau bertanya hal seperti itu untukku…kau beristrahatlah, aku akan keluar sebentar”jong suk hendak pergi, suzy menahan tangannya dengan air mata terjatuh.

“oppa…”

“geumanhe…”ucap jong suk

“jebbal…”

“geumanhe..”ulang jong suk yang masih mencoba menahan emosinya.

“tak bisa kau melepaskanku?”

“GEUMANHE”bentak jong suk dengan kasar lalu menatap suzy “bukankah sudah aku bilang berhenti…. sekali saja kau berkata seperti itu dan memohon padaku agar bisa bersamanya, akan aku pastikan kau tak bisa bersamanya bahkan di sisa hidupmu…kau tak bisa bersamanya, yang seo yeon kau milikku..mana bisa kau menjadi miliknya?? ”ucap jong suk dan langsung keluar.

*************

Kim woo bin meminum segelas wine di tangannya di temani tae hyun sepupunya, kakeknya sedang berada di luar negeri karena urusan bisnis. Sekarang ia berada di istana keluarga kim bersama sepupunya dan beberapa pelayan. “wajahmu mengapa?? Kau tak ke rumah sakit?? Ya..kim woo bin?? Kau bertengkar?? Siapa yang memukuli wajahmu eoh??”woo bin tak menjawab dan hanya meminum wine di depannya.

“ya..berhenti minumnya, kim woo bin”

“hyung…. yeoja menyebalkan itu berada di rumah sakit”

“mwo??..Ya..lalu apa yang kau lakukan di sini…ayoo kita pergi ke rumah sakit”ucap tae hyun dan segera mengeluarkan handphonenya “aku akan menghubungi harabheoji…”woo bin langsung berdiri dan merebut ponsel  tae hyun dan meletakan di mejanya  dan kembali duduk meminum minumannya lagi.”woo bin-ah…”

“hanya berdiam diri di sini hyung”

“kalian bertengkar”woo bin menggeleng kepalanya “apa kau terluka karenanya??”woo bin menggeleng kepalanya lagi. ‘’Lalu apa yang sedang terjadi??”tanya tae hyun.

“dia terluka karena menyelamatkanku…lukaku ini tak sebanding dengan lukanya…”

“mw..mwo??”

“untuk pertama kalinya ada seseorang yang mengorbankan dirinya untukku….untuk pertama kalinya ada seseorang yang menangis untukku, mengkhawatirkanku dan tersenyum bodoh untukku…. dia menjadi orang pertama atas segala sesuatu yang terjadi untukku saat ini..tapi mengapa aku hanya menjadi duri untuknya?”tanya woo bin, tae hyun menghembuskan nafas panjangnya.

“dia mencintai pria lain..namun karena keegoisanku ia masih tetap bersamaku…. hyung, apa yang harus aku lakukan?? aku mencintainya namun dia tak mencintaiku…apa yang harus aku lakukan jika dia menangis nanti?? Jika dia memohon padaku aku harus bersikap seperti apa?? Aku fikir aku akan mati jika melihatnya menangis hyung..aku….aku”ucap woo bin yang mulai sedikit mabuk

“woo bin-ah…. lalu bisakah kau tetap hidup bersamanya dan terus melihatnya menangis??”woo bin menggeleng kepalanya”lalu bisakah kau melepaskannya??’woo bin menggeleng kepalanya lagi “jika seperti itu..fikirlah hal apa yang paling menyakitimu jika melakukan salah satu….bertahan atau melepaskannya hanya kau yang  tau jawabannya…dan juga aku fikir bae suzy tak seburuk itu”lanjut tae hyun.

**************

Suzy menatap pintu ruang inapnya, sepertinya ini hanya akan menjadi penantian kosong yang tak berarti apa-apa. Pria yang ia tunggu tak datang juga setelah 3 hari berlalu. Suzy mengambil handphonenya dan menghubungi nomor woo bin

 Nomor yang anda tuju

“sampai kapan kau akan menjadi seseorang yang menyebalkan eoh??”dumel suzy, “dia tak mengjengukku atau sekedar menghubungiku….cih dasar menyebalkan”dumel suzy lagi lalu melihat rubik di meja sana. tangannya pun mengarah mengambil benda persegi kotak itu.

“ya..mengapa kau begitu bodoh..kau bahkan tak bisa memainkan hal ini”dumel seo yeon pada seorang pria kecil yang yang ia lihat bersama jong suk beberapa saat lalu. Seo yeon melihat dari atas sampai bawah pakaiannya. “uwwah… kau benar-benar seorang pangeran yang bodoh. Kau hanya sekolah di tempat yang bagus tapi tak bisa memainkan ini”

“mwo??pabo??ya…kau?? memangnya siapa kau sampai berani mengataiku bodoh… aku peringkat pertama di sekolahku bahkan aku bisa memainkan  semua alat musik dan menguasai 5 bahasa”omel namja yang menurut seo yeon seumuran dengan jong suk.

“daebbak?? Jinca??”tanya seo yeon

“geurom…”balasnya sedikit menyombongkan diri

“apa gunanya itu jika kau tak bisa memainkan rubik ini?? kau tetap saja bodoh”

“mwo?? Memangnya kau bisa?? kau bisa eoh??? “omel namja yang tak di ketahui namanya oleh seo yeon.

“jika aku melakukannya dalam waktu 1 menit..apa yang akan kau lakukan?”tantang seo yeon

“lakukan saja…kau tak mungkin bisa”

“berikan rubik ini untukku?? Otte??”

“arrasso….”balas pria kecil berumur 12 tahun itu, matanya membulat saat melihat yeoja di depannya melakukannya bahkan dengan sangat cepat. Dan berhasil.”maldo andwe..”gumannya

“otte??”tanya seo yeon dengan penuh kemenangan. “rubik ini jadi milikku”lanjut seo yeon

“hayyss…menyebalkan…baiklah”ucap pria kecil itu dengan terpaksa.

“seo yeon-ah…”seo yeon menoleh pada namja yang sedang berjalan ke arahnya dengan membawakan ice cream di tangannya.

“oppa…”ucap seo yeon dengan mata berbinar-binar “aku fikir oppa sudah pergi…”

“aku memang sudah mau pergi tapi aku aku kembali untuk memberikan ini”

“gomawo….”ucap seo yeon senang.  Jong suk senang lalu menatap pria yang lainnya di depan mereka. jong suk melihat ke arah seo yeon seolah bertanya siapa “hanya pria bodoh ia bahkan tak bisa memainkan rubik…”

“ya..kau mengataiku bodoh dari tadi?? Jika kau tau siapa aku kau tak akan mengatakan padaku bodoh dengan menatap mataku”omel pria itu lagi

‘memang kau bodoh…pria macam apa yang tak bisa bermain permainan seperti ini”ledek suzy lagi.

“karena aku tak pernah memainkannya….”balasnya. jong suk tertawa

“jangan seperti itu..kau hanya bertemu dengan ratunya rubik…hahahah seo yeon sangat menyukai permainan rubik itulah mengapa ia kesal bahwa kau tak bisa memainkan benda persegi itu”jelas jong suk.

“yeoja menyebalkan”desis pria itu lagi.

“kau yang menyebalkan karena tak bisa memainkan hal ini….pastikan kau tak akan bertemu denganku jika tidak kau akan berakhir di tanganku’’omel seo yeon

“sudahlah kita pergi…’’jong suk menariik tangan seo yeon,  seolah menyeretnya seo yeon menoleh pada pria itu.

“kau tn.muda…. siapa namamu?”teriak seo yeon lagi. Pria itu  tersenyum saat melihat yeoja yang seolah di seret itu masih sempat bertanya padanya

“k…”

“tn.muda….”pria kecil itu menoleh setelah seseorang memanggilnya. “Ny.kim mencari anda…”

“nde…”pria kecil itu pun  berlalu.

“pangeran menyebalkan itu, apa dia sudah bisa memainkan rubik ini?? aku penasaran bagaimana dia sekarang” Suzy tertawa mengingat itu, lalu tangannya perlahan-lahan memainkan rubik itu dan benar, selesai ia menyelesaikannya kurang dari 1 menit.

“uwwah..kau masih saja  jago memainkan rubik itu”ucapan jong suk membuat aktivitas suzy terhenti. Jong suk masuk dan duduk di samping suzy. “besok kau sudah bisa keluar …..”lanjut jong suk. Suzy hanya tersenyum kecil sebagai balasannya. “kau mau makan??..kau mau memakan apa??”

yeoja menyebalkan..ramen…”

“istri palsu masakan aku ramen…”

“calon istrinya yoo seunghoo…ramen”

“ramen…”balas suzy, jong suk menaikan satu alisnya mendengar itu. ia mengenal seseorang yang begitu menyukai ramen, ia tahu seorang pria yang sangat mencintai ramen. “aku ingin makan ramen”lanjut suzy

“kau ingin makan ramen atau merindukan seseorang yang begitu menyukai ramen??”senyum di wajah suzy menghilang. Ia sudah menentukan pilihannya semenjak  kim woo bin menyuruhnya pergi bersama lee jong suk. Ia sudah memilih saat air matanya terjatuh ketika kim woo bin yang begitu menyedihkan karena mencintai seseorang sepertinya, ia sudah tau hatinya berlari ke arah siapa namun ia hanya takut mengakuinya dan melukai semua orang. Ia melukai dirinya sendri, kim woo bin dan juga lee jong suk. Ia melukai mereka semua dengan sikapnya yang plin-plan. Ia memang sedikit terlambat namun ia akan mengakuinya. “kau…”

“aku merindukan dia yang begitu menyukai ramen”batin suzy  membalas pertanyaan jong suk.

“suzy-ah..hanya tolong kembali sebagai seo yeon…ingatanmu, bisakah kau mencoba mengingatnya kembali?? Hanya kembali sebagai seo yeonku…”

“seo yeon adalah milikmu oppa…tapi bae suzy adalah istri kim woo bin”balas suzy lagi.

haruskah aku kembali sebagai yang seo yeon?? …haruskah??”tanya suzy balik. Jong suk mendekat dan memeluk suzy, ia memeluk.

“eoh..kau harus kembali sabagai dirinya…aku masih menunggumu kembali karena saat aku bersama bae suzy entah mengapa aku masih merindukan yang seo yeon”ucap jong suk. Sedangkan seseorang yang melihat mereka dari pintu hanya menghembuskan nafas berat dan mencoba tersenyum kecil.matanya berkaca-kaca namun ia tak bisa menangis sekarang.

“aku merindukanmu yeoja menyebalkan… aku merindukanmu”guman woo bin yang menatap mereka dari luar. “terimakasih karena sudah mengabulkan permintaan keduaku bae suzy…terimakasih karena sudah kembali…. tak apa jika kau tak akan membuatkan ramen untukku lagi, tak apa jika aku tak bisa menemuimu secara langsung tetap saja terimakasih karena sudah berjuang antara hidup dan mati untuk kembali ke sisi ini….”

“aku akan mengembalikan kebahagian milikkmu…akan aku kembalikan segalanya jangan khawatir bae suzy, kau akan tersenyum dengan begitu banyak…ah dan juga maafkan aku karena mungkin aku melanggar perjanjianku kita lagi…tapi aku tak bisa menunggu sampai waktu yang tersisa ini selesai…..bukankah lebih baik kita akhiri semua ini??”mata woo bin langsung berkaca-kaca mengatakan kalimat itu. “bukankah kita harus mengakhiri pernikahan palsu ini..pernikahan yang merebut semua kebahagiaanmu….benar kita memang harus mengakhirinya…”woo bin mengangkat satu tangannya dan mencoba meraih suzy dari kejauhan sana.

“kau memang sangat jauh bae suzy…kau terlalu jauh untuk bisa ku rangkul, kau terlalu jauh sehingga tanganku tak mampu mendekapmu…tanganku tak bisa menyeka air matamu, tapi kali ini percayalah pada suami palsumu ini sekali lagi..aku akan membuatmu terbebas dan bahagia…anneyong istri palsuku….aku akan sangat merindukanmu, aku akan merindukanmu sampai aku gila, aku akan mencintaimu sampai aku lupa untuk jatuh cinta pada wanita lain… anggap saja itu hukuman untukku karena membuatmu terluka”kim woo bin masih saja berbicara pada dirinya sendiri. luhan, jieun dan jiyeon yang sedari tadi memperhatikannya langsung bersembunyi saat tau woo bin akan segera pergi. Mereka tak bergerak dari persembunyian mereka seolah membeku di sanaa.

“hayss…cinta macam apa itu, mengapa begitu menyebalkan”jieun menghapus air matanya yang tiba-tiba menetes. “hiks…hiks……. “jieun langsung menangis saat ia tak bisa mengontrol perasannya. Ini jauh lebih sedih di banding menonton drama’’ biarkan drama saja yang tak berakhir dengan happy ending jangan mereka… mengapa mempertemukan mereka dalam pernikahan jika harus berakhir seperti ini, mereka bukan hanya berkencan namun terikat karenamu tuhan, tapi kau terlalu kejam…kau terlau kejam pada kim woo bin..hiks..hik”luhan menggeleng-geleng kepalanya melihat jieun yang menangis sambil mengoceh.

“jieun-ah…”

“ethokke luhan-ah…hayss……ethokke??”luhan menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Bukankah seharusnya yang bersikap seperti ini adalah bae suzy, mengapa jadi lee jieun??

“dia tulus dan juga menyedihkan”guman jiyeon mengingat ucapan luhan.

********

Sedangkan di tempat lain tepatnya di basement,ia masuk ke dalam mobilnya, ia mengeluarkan handphoennya untuk menghubungi seseorng.

“sekertaris kang…apa kau sudah menyelesaikan apa yang aku minta??”tanya woo bin

“saya sudah menghubungi pengacara seo untuk mengurus berkas perceraian”woo bin menghela nafas panjangnya.

“baiklah..pastikan harabheoji tak mengetahui hal ini..aku yang akan memberitahu harabheoji secara pribadi”setelah mendengar jawabannya sekertaris kang, woo bin menutup sambungan telfonnya. Air matanya langsung terjatuh. ini mungkin pilihan terbaik yang pernah ia buat dalam hidupnya. Bohong jika ia mengatakan ia tak akan menyesal, karena ia pasti akan sangat menyesalinya.

“kita akan menjadi orang asing yeoja menyebalkan..secepatnya, segera…”

TBC

sorry for typo

Advertisements

13 Comments (+add yours?)

  1. annisa
    Feb 17, 2017 @ 14:36:48

    aaaaa sumpah ya thor dari awal sampe akhir aku nangis bacanya bisakah jongsuk tidak egois begitu kasian kim woobin huhu, please thor biarin woobin sm suzy huhu :””””””

    Reply

  2. Kuchiki
    Feb 17, 2017 @ 14:52:12

    Tuan muda itu woobin kan?gmn klo setlh bercerai,suzy meningglkn jongsuk jg?selalu sukses buat nangis..

    Reply

  3. I'am
    Feb 17, 2017 @ 15:50:06

    Memang benar cinta mereka begitu menyebalkan dan menyedihkan..
    Jongsuk yang awalnya aku begitu simpati dengan ketulusan x tapi sekarang di buat kesal dengan k’egoisan x…
    Woobin sungguh aku begitu kasihan sama dia, walaupun di awal dia kasar dan dingin tapi hati x rapuh, dia hanya orang yng kesepian dan hanya minta ada orang yng memperhatikan x, sungguh paling kasian sama woobin…
    Oh Tuhan suzy dirimu sudah tau jawban x , kenapa tidak langsung jujur aja pada jongsuk, walau jongsuk tdak bkalan nerima stidaknya beri dia ketegasan kalau kamu mencintai suamimu, jangan plin plan lagi..
    Sungguh dari awal bca part ini sampai akhir di buat nangis aja , kasian bnget dengan woobin..

    Reply

  4. deshwull
    Feb 17, 2017 @ 17:09:08

    Hhhuhuhuh part ini bikin mewek…woobin kasian dia bner tulus n menyedihkan….andaikan woobin tau kalau yg dipilih suzy dia,apa dia akan memperjuangkan cintanya lagi?berharap jongsuk nglepasin suzy

    Reply

  5. dezee
    Feb 17, 2017 @ 18:46:18

    Hmm membuat hti qu meeweeek jg. Terhru ma woobin. Etssss jongsuk egois, sampai2 suzy gk bisa mengsmbil keputusan

    Reply

  6. Serty
    Feb 17, 2017 @ 19:00:13

    ”kita akan menjadi orang asing yeoja menyebalkan” aigoo…. Kenapa terasa menyakitkan.

    Cinta mereka Sungguh menyebalkan dan terlihat keren secara bersamaan…

    Next…… Rana semangat! 🙂

    Reply

  7. Alifah
    Feb 17, 2017 @ 22:41:04

    Pas awal cerita aku paling sebel ma woobin gara2 dia egois tapi kenapa sekarang malah kasian ngeliat woobinnya menderita dia harus ngelepasin suzy karena rasa bersalah dia kakeknya woobin cpt plng dan tw semuanya biar woobin gag jadi cerai

    Reply

  8. asha listari
    Feb 18, 2017 @ 15:33:08

    Aku terlalu terbawa emosi jadi gak tahu2 mo coment apa…yang pasti ini sangat menyedihkan bagi wo bin

    Reply

  9. Elistya_Kim99
    Feb 18, 2017 @ 23:34:50

    omoo kenapa jadi begini makin rumit aja giliran woobin yg mau ngelepasin suzy justru suzy sudah mncintainya dan joongsuk ia berpura-pura tidak tahu perasaan suzy sekarang dgn bersikap egois untuk mempertahankannya. sepertinya suzy pernah bertemu dgn woobin wktu kecil dulu

    Reply

  10. rina
    Feb 19, 2017 @ 01:50:49

    hikkks, ini baper banget !!!

    Reply

  11. Amrina
    Feb 19, 2017 @ 14:59:57

    Nggak rela aku kim woobin suzy end…gk rela eomma bapernya minta ampun next ditunggu kak ren

    Reply

  12. Fatir Oh
    Feb 20, 2017 @ 04:09:01

    Ahh kak rana aq ikhlas suzy sm woobin…lagian woobin juga kasihan banget…tapi tolong jgn buat jongsuk seakan akan jahat banget…Aq aja jd agak sebel krn jongsuk egois tp semua ini kan awalnya karena suzy…ditunggu next chapnya..fighting

    Reply

  13. maria
    Feb 22, 2017 @ 12:55:00

    Dr awal pengen JongZy tp makin kesini sikapnya Jong suk terlalu egois 😥 kasian Woo Bin nya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: