Back To Normal (Part 8)


00070419

Tittle :  Back to Normal

Cast : lee min ho|bae suzy|kim woo bin

Support cast :park jiyeon,Lee jieun, lee dong gun and other

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

Min ho dan suzy berada di aatap mereka duduk terdiam, suasananya berubah canggung, mereka bingung akan memulai dari mana untuk menjelaskan ciuman tadi. Suzy menghembuskan nafas beratnya dan min ho mengacak rambutnya.

“min ho…”

“suzy”seolah kompak mereka menyebutkan nama-nama masing-masing tanpa saling menatap itu

“kau duluan…”kembali mereka mengatakan hal yang sama

“ciuma….” Karena tak ingin berlama-lama suzy langsung berdiri dan melihat ke arah min ho

“lupakan saja..”ucap suzy langsung. Min ho menatap ke aah suzy saat yeoja itu mengatakannya “ya aku melakukannya karena tak ingin orang-orang berfikir bahwa kau aneh..aku hanya bingung akan melakukan apa….arra”

“mw..mwo??”

“jadi bisakah kita lupakan saja…. ini benar-benar menyebalkan”ucap suzy, min ho berdiri dan melihat ke arah suzy.

“ya jika ingin menolongku mengapa harus dengan menciumku??…. mengapa membuat orang lain menjadi bingung?? Dan juga bukankah kau sedang marah denganku?? Mengapa menolongku??”omel min ho. Suzy berdiri dan menatap sengit ke arah  min ho.

“uwwah,,,, daebbbak..baiklah aku salah karena menolongmu dan juga aku salah karena menciummu…lalu mengapa kau membalas ciumanku eoh?? wae?? Mengapa melakukannya??’’kesal suzy pada min ho. Namja itu terdiam, benar, bukankah ia membalas ciuman yeoja di depannya itu?? tapi kenapa?? “ya…lee min ho mengapa kau berubah jadi menyebalkan?? Seharusnya kau menolakku bukan malah menikmati ciuman itu…. kau seharusnya yang jangan membuat orang lain bingung”lanjut suzy.

‘’itu..itu karena kau yang memulainya”ucap min ho. Suzy hendak menyela namun terdengar dari suara handphone min ho yang tertulis nama alex. Suzy membalik wajahnya dan melihat ke arah lain.

“pergilah…”ucap suzy tanpa menatap min ho. Min ho melihat ke arah suzy dan berjalan menjauh dari atap gedung itu. air mata suzy terjatuh tangannya mengarah pada dadanya yang terasa sesak.

“eyyss…bae suzy…neo michiesso..’’omel suzy pada dirinya sendiri. “ya mengapa menangis…kau sudah tau jawabannya….kau sudah tau akhirnya…neo jinca paboya”air mata suzy semakin terjatuh. ia duduk dan menundukan menyembunyikan wajahnya di balik kedua telapak tangannya dan menangis di sana. namja yang tadi memperhatikan mereka,  itu berniat mendekat padanya namun di urungkan niatnya saat mendengar suara isak tangis yang terdengar samar-samar itu. ia menghentikan langkah kakinya. Ia menatap yeoja yang duduk dan menangis.

“pabo…”guman woo bin, lalu melihat ke handphonenya itu, di mana ia juga menerima pesan yang sama “neo jinca paboya…bae suzy paboya”guman woo bin. Sekarang apa yang harus ia lakukan untuk yeoja di depannya itu. sekarang ia tau alasan dari pertanyaan suzy waktu itu “kau terus berada di dekatnya…kau terus menolongnya tanpa memperdulikan hatimu bukan?? Kau mencintainya kan?? Bae suzy…neo paboya..kau mencintai namja yang bahkan tak akan pernah menganggapmu seorang wanita”lanjut woo bin pelan dengan nada kesal. Ia hanya terlalu menyukai yeoja itu, itulah mengapa ia sangat marah dan kesal sekarang. Ia benar-benar kesal.

************

Min ho hendak masuk ke dalam apartemennya namun seseorang menghalanginya, namja denngan tinggi semampang di depannya itu tersenyum sinis ke arah min ho. ‘’neo?? Apa yang kau lakukan di sini??”tanya min ho kaget melihat woo bin sekitar apartemennya.

“menurutmu apa lagi?? Tentu saja aku mengantar suzyku pulang’’

“suzyku??”

“wae?? Kau tak suka mendengarnya….atau kau pura-pura tak suka, aku tau kau tak menyukainya”lanjut woo bin lagi dengan santai

“mwo?”tanya min ho kesal.

“hmm….kau fikir aku percaya dengan apa yang suzy lakukan tadi di kampus?? Ciuman?? Ccih itu hanya pertolongan yang selalu ia lakukan untukmu..aku baik-baik saja dengan itu…aku bahkan semakin menyukainya’’min ho mengepalkan ke dua tangannya, woo bin hanya terus tersenyum melihat hal itu “gojongma..aku sangat baik dalam menjaga rahasia”

“lalu apa yang akan kau lakukan eoh??..mencarikan bukti yang lain dan menyingikrkan dari kampus??”

“annigoden..aku tak kekanak-kanakan seperti itu”min ho menaikan satu alisnya bingung, woo bin tersenyum “aku akan diam…. karena aku tak ada saingan sekarang, ku fikir kau akan menjadi sainganku, sepertinya tidak. Kau bahkan tak melihatnya sebagai yeoja…lee min ho, gomawo”min ho menatap woo bin dengan kesal mendengar hal itu. entah kenapa ia sangat marah sekarang “awalnya aku khawatir ia hanya tinggal berdua bersamamu…tapi sekarang aku akan baik-baik saja…. aku akan menempel pada suzy seperti permen karet…ah dan jika kau masuk sampaikan padanya untuk beristrahatlah dengan cukup dan aku merindukannya…pastikan kau akan mengatakan itu”woo bin tertawa meledek lalu berjalan menjauh dari sana.

**************

“bae suzy”suzy terus berjalan tanpa menoleh pada namja yang mengejarnya itu. “ya… kau tak mendengarkanku eoh??”omel min ho dan berdiri di depan suzy menghalangi langkah yeoja itu.

“dengar”

“lalu mengapa tak berhenti??”tanya min ho, suzy menatap namja tampan itu dan menghela nafas panjangnya. “ya..kau tak ingin menjawabnya eoh??”

“bahkan jika aku tak berhenti dan menoleh padamu kau akan tetap mengejarku”min ho mendesis mendengar hal itu lalu tersenyum kecil.

“ya..jangan karena kau tau aku selalu mengejarmu lalu kau terus mengabaikanku sekali-kali,,,,,”

“selama ini aku selalu berjalan ke arahmu tanpa ragu…..”potong suzy. min ho mendesis,

“arra….” ia mengambil tasnya dan mengeluarkan kotak makanan dari sana. “bahkan jika dunia runtuh dan menjempitku….atau jika aku tenggelam di dasar samudra sana, kau akan selalu menemukanku…entah itu adalah ke ajaiban atau kita memang di takdirkan bersama seperti itu”suzy menatap min ho yang sibuk sambil mengoceh, senyum di wajah indahnya terukir, walau hanya senyum tipis namun ia benar-benar tersenyum. Namja di depannya itu adalah pemandangannya, pemandangan terindah yang ia punya. Itulah mengapa ia berubah pada semua orang namun tidak pada min ho. Ia akan menatapnya dan tersenyum tanpa alasan. Min ho mengangkat wajahnya dan memberikan kotak makan itu di tangan suzy.

“hari ini  jangan makan ramen, aku sudah buatkan bekal untukmu, jadi makanlah”lanjut min ho

“ccih…. keunde…”

“ya…kali ini dengarkan saja aku….. malam ini jangan menungguku, aku akan kembali ke rumah, hari abheoji berulang tahun”

“aku ….”

“ya apa aku anak kecil eoh?? gojongma…. aku akan baik-baik saja, kau tak perlu menemaniku, jika sudah mengantuk maka tidurlah terlebih dahulu”min ho tersenyum ia mengacak-acak rambut suzy dan melihat yeoja beparas cantik itu dengan lembut. “kali ini bisakah kau percaya padaku??”pinta min ho.

“arrasso….”

“ya…. jika kau seperti itu, kau membuatku tak bisa pergi menemui mereka…’’suzy tersenyum kecil.

“memangnya aku kenapa??”balas suzy

“nada bicaramu itu bahkan tak mempercaya….”min ho tak melanjutkan ucapannya saat suzy langsung memeluknya. Ia tersenyum dan hendak membalas pelukan itu namun tiba-tiba ia ragu. Tangannya perlahan-lahan ia turunkan.

“eoh…aku mengkhawatirkanmu, aku tak bisa percaya saat kau bilang kau akan baik-baik saja tapi aku akan memelukmu seperti ini jika nanti kau kembali dengan terluka”suzy melepaskan pelukannya dan menatap min ho yang berubah tegang itu. suzy tersenyum lagi entah yang sudah keberpa kalinya di depan umum. Ia sengaja melakukannya, anggap saja sebagai bentuk dukungan untuk namja itu. “ya mengapa wajahmu seperti itu…..”ledek suzy “ah..lee min ho gomapta untuk makanannya….hari ini aku tak akan memakan ramen jadi kau juga jangan khawatirkan aku tapi lakukanlah yang terbaik untuk malam ini…kau harus merapikan rambutmu itu dan gunakanlah jas yang rapi…ah jangan lupa hadiah untuk ayahmu”ingat suzy. namun min ho masih membeku.

“ya lee min ho kau mendengarkanku kan??”

“nde?? ah/eoh….”

“eyyss…kau tak mendengar apa yang aku katakan dasar menyebalkan…pokoknya lakukan yang terbaik untuk malam ini”

***********

Min ho turun dari mobilnya, ia menatap rumah bak istana di depannya itu, lalu menghembuskan nafas beratnya, sekarang ia sedikit takut untuk masuk ke sana. Namun jika ia tak meyakinkan suzy bahwa ia baik-baik saja, yeoja itu tak akan tidur sampai ia kembali ke apartemen dan menunggunya dengan cemas. Tak lama telefonenya berbunyi dan tertera nama suzy di sana. ia mengatur deruh nafasnya dengan benar dan mengangkat telfonnya itu. “suzy-ah..wae??”

“kau masih berdiri di depan depan rumahmu seperti orang bodoh  eoh??”

“anni…aku sudah masuk ke dalam”

“ya..siapa yang coba kau bohongi”omel suzy, min ho terkekeh kecil mendengarnya. Benar, bae suzy yeoja super dingin itu mengenalnya dengan baik bahkan saat ia berbohong seperti ini.“jika tak berniat masuk pulanglah..jika tidak aku akan menelfon dong gun oppa untuk menyeretmu masuk”ancam suzy

“arrasso aku akan masuk….bisakah kau berikan aku sedikit kekuatan dari sana?”min ho masih menatap rumah besar dengan ketat penjanggaan itu. yah ayahnya merupakan salah satu tokoh politik yang sangat terkenal. Pasti di dalam rumahnya banyak orang-orang penting. min ho menghembuskan nafas panjangnya.’’bae suzy….”

“itu adalah rumahmu, mereka adalah keluargamu dan hari ini adalah hari terpenting untuk lee ajhussi, percayalah dia tak akan mengusirmu setelah 5 tahun kau kembali lagi ke rumah itu…jika lee ajhussi membencimu ia tak akan mungkin setiap  bulannya mengirimkan uang ke rekeningmu arra??’’min ho tertawa kecil mendengar ocehan suzy itu.

“ya aku memintamu memberiku sedikit kekuatan mengapa membuatku tampak seperti putra yang buruk eoh??”omel min ho balik

“lee min ho, kau tak sendiri…kau memilikiku…jika kau terluka karena keluargamu maka aku yang akan memerangi mereka untuk membelamu”

“eyyyss…seperti yang di harapkan dari seorang bae suzy…gomapta, aku menyayangimu”min ho mengakhiri sambungan telfonnya lalu masuk ke dalam rumah bak istana itu. tak jauh darinya suzy yang sedari tadi mengawasinya itu menghela nafas panjangnya.

“naedo”batin suzy

“kau mencintainya kan?”tanya jiyeon akhirnya, ia memang di minta menemani yeoja dingin itu. suzy tak menjawabnya dan hanya berjalan  menjauh dari itu. “kau selalu mengkhawatirkannya, kau memperhatikannya tanpa ia tau dan juga kau mendukung kisah cintanya….kau baik-baik saja? maksudku hatimu baik-baik saja”suzy menghentikan langkah kakinya dan menoleh pada jiyeon. Matanya berkaca-kaca “kau tau kau akan terluka berkali-kali namun mengapa tetap bertahan di sisinya?”lanjut jiyeon. air mata suzy terjatuh namun ia tersenyum ke arah jiyeon.

“jiyeon-ah…kau tau hal yang paling romantis dari hujan??”tanya suzy

“hujan??”jiyeon menggeleng kepalanya tak tau.

“hujan ia selalu mau kembali meski tau rasanya jatuh berkali-kali”suzy lalu berjalan menjauh. Jiyeon menatap punggung suzy itu dan tersenyum kecil.

“eyyss… bagaimana bisa ada yeoja sedingin, setulus dan sebodoh dirimu di saat yang bersamaan??… bae suzy, neo jinca paboya…bahkan orang bodoh bisa menilai perasaan kalian berdua”guman jiyeon lalu berlari mengikuti suzy dan menyamakan langkah kaki mereka.

*************

“ya..tumben sekali kau datang saat aku memintamu keluar…biasanya aku harus merengek seperti anak kecil padamu dan juga aku harus….”

“lalu apa aku harus pulang??”potong suzy, woo bin tersenyum lalu menggeleng kepalanya. “kalau begitu diamlah..aku hanya sedang bosan di rumah”lanjut suzy.

“wae?”tanya woo bin.

“aku akan mati karena mengkhawatirkannya…”guman suzy pelan cukup untuk dirinya sendiri yang mendengarnya, lalu meminum minumannya. Woo bin memakan makanannya saat sadar suzy tak menjawab pertanyaannya.

“min ho tak berada di apartemen bukan??”tebak woo bin dengan bercanda, membuat yeoja di depannya itu langsung terdiam tak bisa berkata-kata. Woo bin tertawa sinis lalu melipat ke dua tangannya saat tau tebakannya benar“sepertinya benar…uwwah, ini melukai harga diriku arra??”suzy menatap woo bin datar lalu melipat ke dua tangannya tak mengerti. “aku seperti tempat pelarianmu saja, ya apa aku segampang itu untukmu, aku tak tau jika akan seperti ini..jika tau menyukaiku harusnya kau tak usah datang”lanjut woo bin agak kesal

“aku pulang…”suzy berdiri ia mengambil tasnya dan berlalu dari sana. woo bin mengacak rambutnya frustasi. Ayolah selama ini ia hanya bermain-main dengan para yeoja, mengapa saat ia sudah menemukan yeoja yang benar-benar menarik perhatiannya, yeoja itu malah mencintai  namja lain. woo bin menghembuskan nafas panjangnya lalu berdiri ia meninggalkan beberapa lembar won di atas meja dan keluar dari cafe mengejar suzy. ia melihat yeoja yang tengah berjalan itu lalu mengejarnya

“ya bae suzy…”teriak woo bin namun, suzy tak menoleh padanya dan terus berjalan, woo bin berlari dan berusaha mencegah yeoja itu. ia menahan lengan suzy mencegahnya. “ya….”

“lepaskan….”suzy melepaskan tangan woo bin dengan kasar namun namja itu mengeratkan pegangannya. Ia kemudian berjalan berdiri di depan suzy.

“mengapa tempramentmu buruk sekali eoh…… aku hanya mengatakan apa yang ada di otakku…. yang harusnya kesal adalah aku, mengapa dirimu…”omel woo bin

“kau bilang jika aku membutuhkan teman, aku bisa menganggapmu temanku…. aku tak akan datang jika kau tak mengatakan bahwa kau akan mati..kau bilang, kau kesepian dan mungkin akan mengakhiri hidupmu….”mata suzy langsung berkaca-kaca.

“ka..kau datang karena menganggapku temanmu…”suzy tak menjawabnya lagi dan hendak menyeka air mata mataya, namun dengan sigap woo bin menahan tangan suzy dan tersenyum kecil. Tanganya yang mengarah dan menyeka air mata itu “karena kau menangis untukku maka aku yang akan menghapusnya… bae suzy, gomapta karena menunjukan perasaanmu untukku…. kelak, aku akan menggantikan tangisanmu ini dengan tawa”suzy berdehem sedikit menunduk, ia tak berani menatap woo bin kali ini.

“lupakanlah….aku tak akan termakan candaanmu itu lagi”suzy hendak berjalan namun woo bin mencegahnya lagi.

“kau mengkhawatirkanku??”tanya woo bin, suzy tak menjawabnya dan hanya diam, membuat woo bin tersenyum senang “uwwah..kau harusnya mengatakan itu dari tadi…eyyss yeoja ini”woo bin mengacak-acak rambutnya suzy.

“YA!!”pekik suzy

“kau sudah tak marah denganku bukan??”suzy menatap kesal woo bin dan mendekat padanya lalu menendang kakinya “ya…appo…”omel woo bin

“jika kau bercanda seperti itu… maka aku sendiri yang akan mengakhiri hidupmu….”omel suzy dan langsung berjalan, woo bin tertawa kecil dan mengejar yeoja itu.

“aigoo..neo kyiwo”woo bin merangkul pundak suzy, namun anehnya kali ini suzy tak mengomelinya atau menghempaskan tangannya. Namun ia terus berjalan membuat woo bin tersenyum senang.

***********

Min ho bingung karena di sambut dengan begitu ramah oleh keluarganya, ia sedang duduk di salah satu sofa yang ada di sana dan memperhatikan banyak orang di sana. tak apa jika hari ini di perlakukan dengan buruk, atau di lukai dan di usir setidaknya ini hal pertama yang ia lakukan agar suzy juga melanjutkan hidupnya. Ini ia lakukan agar suzy tak begitu khawatir dengannya dan menganggapnya bocah. Ia ingin suzy melihatnya seperti yang lainnya…ah tidak yang tepat ia ingin suzy melihat seperti seseorang yang sudah dewasa sekarang.  tak lama ayah dan ibunya datang dan duduk di depan seraya tersenyum. Membuat min ho semakin bingung. “uwwah…bae suzy benar-benar yeoja yang hebat”puji appanya, min ho hanya tertawa canggung mengapa orang tuanya tiba-tiba memuji sahabatnya itu.

“dia benar-benar baik”tambah eommanya.

“ah..dong gun pernah meminta untuk menjodohkannya bersama suzy”min ho melototkan matanya  kaget, seketika appanya tertawa melihat ekpresi anak yang sudah hampir berapa tahun tak ia lihat itu. “dia benar-benar mengubahmu….jika seperti ini, appa tak harus mengurusi urusan dong gun…padahal hyungmu begitu menyukai sahabatmu itu’’eommanya mengeluarkan handphone dan menunjukan sebuah foto ini.

“eomma mendapatkan foto ini dari teman eomma yang menjadi professor di kampusmu?…kalian benar-benar  terlihat baik bersama…”min ho hendak menyela namun ia di urungkan niatnya saat melihat tawa dari wajah ayahnya pertama kali dalam hidupnya. Ia melihat ayahnya tersenyum sampai membuat mata ayahnya menyipit dan melihat senyuman ibunya hingga membuat air mata yeoja paruh baya itu terjatuh. ia tak ingin menghancurkan momen ini. ia tak memiliki hadiah untuk ayahnya di hari bahagia, ia rasa tak apa jika ia sedikit berbohong. “uwwah…kyeopta, menantuku begitu baik hati dan cantik”lanjut eommanya. Min ho tersenyum mendengar itu lalu melirik handponenya ia melihat foto suzy yang menjadi walpaper handphonenya itu.

Lee Min Ho Pov

Suzy-ah.aku tiba-tiba saja aku merindukanmu, aku tiba-tiba ingin mendengar suaramu dan tiba-tiba aku ingin pulang dan bertemu denganmu, lebih dari hari-hari sebelumnya saat ini aku  benar-benar ingin memelukmu, aku tak tau apa yang sudah aku lakukan di masa lalu untukmu sehingga tuhan mengirimkanmu kembali untukku sekarang… sekali lagi kau menolongku bahkan saat kau tak berada di sini, kau bukan hanya memberikan kebahagiaan untukku tapi juga untuk keluargaku, kau menolong bahkan di saat seperti ini. bae suzy, semua kebahagiaanku aku pertaruhkan sekarang, aku akan selalu di sisimu. Aku melihat kedua orang tuaku itu.

“jaga hatinya….dia yeoja yang hebat hingga bisa mencintaimu”aku menganggukanku kepalaku tanpa sadar saat eomma mengatakan kalimat itu, dan melirik handphoneku karena tertera sebuah pesan di sana.

From : alex

Aku akan ke apartemenmu malam ini…

 Ku hembuskan nafas beratku melihat pesan itu. saat ini aku hanya ingin bertemu dengan bae suzy.“jaga hatinya…ia pernah terluka”lanjut eomma. Aku kemudian berdiri membuat kedua orang tuaku menatapku seolah bertanya ‘ada apa?’

“abheoji…saengil chukkae, sampaikan pada hyung aku tak bisa menunggunya pulang…aku harus kembali, suzy mungkin menungguku”ku lihat mereka tersenyum dan menganggukan kepala, eomma berdiri dan memelukku. Pelukan ini, aku merindukanya, uwwah ternyata begitu hangat pelukan seorang  ibu, suzy-ah terimakasih karenamu aku bisa merasakan pelukan hangat ini lagi.

***********

“ya sunbae… woo bin dan suzy kompakan tak ikut eoh?? apa mereka janjian??’’tanya sehun, jieun mengabaikan pertanyaan  itu dan terus meminum sojunya, mereka sedang makan-makan bersama setelah latihan panjang hari ini. sedangkan jiyeon hanya diam, ia memang berpisah jalan dengan suzy.

“aku berharap suatu saat nanti aku akan berada di posisi bae suzy…. aku bisa memilih namja tampan di sekitarku dengan sesuka hati”guman hyeri seraya berkhayal

“aku tak tau apa yang mereka sukai darinya”ucap sehun

“cantik”ceplos luhan, membuat semua menoleh padanya, untuk pertama kali luhan seperti ini, ia memuji suzy, ayolah semua orang mengakui kecantikan yeoja itu termasuk luhan namun namja imut itu tak pernah mengatakan hal itu. sadar di tatap dengan oleh semua anggota club musik, luhan tersenyum bodoh dan melanjutkan ucapannya “senyumannya cantik”

“mwo??”pekik mereka semua,membuat luhan menutup telinganya “kau sudah melihatnya tersenyum?? Benarkah?? Kapan?? Di mana?? Mengapa ia tersenyum??”mereka memborbardir luhan dengan banyak pertanyaan.

“aku melihatnya tersenyum, di kampus, saat ia menunggu min ho, ah kalian tau dia benar-benar cantik, dia seperti permata yang tak menunjukan rupanya…… “jelas luhan dengan senyum tipisnya, membuat yang lainnya masih menatapnya tak percaya ‘’ aku begitu iri dengan min ho bisa melihat yeoja dingin itu tersenyum…siapapun yang berkencan dengannya…entah itu woo bin atau min ho, aku rasa aku akan sedikit iri…bukankah begitu park jiyeon??”jiyeon tersadar dari lamunannya lalu menganggukan kepalanya.

“hmm..maja, siapapun yang bersama dengannya akan membuat semua orang iri,,,,jika aku namja aku akan mengencani yeoja itu…bae suzy”balas jiyeon

“maldo andwe”guman mereka serempak.

“luhan-ah.kau baik-baik saja kan??kepalamu tak terbentur??”tanya sehun dan hyeri yang di balas dengan tawa ringan namja imut itu. jieun tertawa melihat mereka membicarakan suzy.

“aku tak iri pada namja-namja itu, tapi aku iri pada suzy karena kedua namja tampan itu begitu menyukainya dan seperti seakan siap mati untuknya….”jieun meminum minumannya lagi “ya mengapa membicarakan orang yang tak berada di sini…fokus saja dengan festival musik yang akan di adakan..aku akan membunuh kalian jika kalian melakukan kesalahan”ancam jieun

“nde sunbae…”

********

“jika aku tau, aku akan bertemu dengan yeoja sepertimu di kampus… seharusnya aku langsung pindah saja tanpa di minta terlebih dahulu”suzy hanya diam mendengar woo bin yang mengoceh di sampingnya “akan baik jika aku mengenalmu semenjak kau mengenal min ho, maka itu akan adil untukku, jika kau menyukainya”suzy menghentikan langkah kakinya dan melihat pada woo bin “aku hanya mengatakan apa yang ada di otakku”lanjut woo bin, suzy langsung terkekeh kecil mendengar itu. woo bin tersenyum senang, suzy sudah tak canggung lagi menunggu emosi di depannya.

“mengapa baru muncul sekarang, jika kau muncul bersamaan dengan min ho mungkin aku tak akan menyukainya”balas suzy dengan candanya.

“ethokke??”guman woo bin

“mwoga??”tanya suzy

“kau sudah tersenyum di depan sekarang, kau menangis dan juga mulai sedikit mengkhawatirkanku..tak bisakah aku…”

“andwe”potong suzy

“ya…aku bahkan belum mengatakannya”omel woo bin, suzy tertawa lagi.

“kau sudah berhasil masuk dalam kehidupanku, kau sudah membuka pintu yang aku tutup…kau melakukannya dengan baik…tapi ada satu pintu yang tak bisa kau masuki..pintu di mana aku menyimpan cintaku…pintu itu terkunci rapat”

“mengapa bukan aku??”tanya woo bin, tawa di wajah suzy hilang lalu menatap serius wajah namja tampan di depannya itu. “mengapa aku tak bisa masuk ke dalam sana?? bae suzy… aku sudah bilang bahwa aku menyukaimu kan….aku mengakui jika awalnya aku hanya penasaran denganmu, yeoja seperti apa dirimu dan bagaimana keseharianmu tapi saat aku bilang aku menyukaimu ketahuilah bahwa aku jujur dengan perasaanku…”suzy tersenyum kecil

“aku tau..gomapta, itulah mengapa aku mengatakan hari ini atau nanti orang itu bukan dirimu’’woo bin mengusap rambutnya frustasi sebenarnya ia tak ingin membahas tentang perasaan mereka tapi sekarang.

“dia tak menganggapmu sebagai yeoja, dia tak mencintaimu…. dia hanya menganggapmu seperti adiknya sendiri…ia bahkan tak peka akan perasaanmu…ya dia mencintai namja…dia memiliki kelainan dengan dirirnya arra?”suzy menghembuskan nafas beratnya mendengar kata-kata yang cukup kasar itu. “jiwanya bermasalah…mengapa kau begitu menyukainya setelah ia melukaimu tanpa ia sadari eoh??”marah woo bin.

“kau tau alasan aku berada di sampingnya??…bahkan jika dia tak berakhir denganku,aku ingin ia jatuh pada wanita, kenapa?? Karena aku tak ingin orang-orang menatapnya seolah ia sampah, ia mungkin tak terluka dengan perkataan mereka, ia mungkin tak peduli..tapi tidak untukku, aku peduli…aku terluka menggantikannya arra??…aku ingin ia seperti yang lainnya jatuh cinta dengan wanita…aku ingin berada di sisinya agar ia tau, bahwa ia juga berharga untuk yeoja sepertiku’’jelas suzy, membuat woo bin membeku di tempatnya. Adakah cinta sepertinya?? Adakah?/ selama ini ia tak percaya akan hal-hal seperti itu.

“maka aku akan merebutmu darinya…. aku akan membuatmu mencintaiku bahkan jika kau bilang tidak… akan aku pastikan bahwa kau mencintaiku”tegas woo bin. Katakan saja bahwa ia egois tapi ia benar-benar tak bisa mengontrol dirinya sendiri juga.

“woo bin-ah…”ucapan suzy terhenti saat melihat seorang namja yang berjalan ke arah mereka itu, namja yang sedang mereka bicarakan. Ia terlihat tersenyum, untuk pertama kali dalam hidupnya suzy melihat min ho tersenyum seperti itu. ia tak bisa menebak apa arti senyuman itu namun jantungnya saat ini berdetak gak karuan. Woo bin melihat ke arah yang sama lalu menoleh pada suzy. yeoja itu tersenyum, senyuman yang begitu berbeda yang di tujukan untuk min ho dirinya. Ia melihat cinta yang begitu besar di balik mata yang bersinar itu.

Suzy pov

Tuhan, bisakah aku meminta??. Aku menginginkannya, aku mengingkinnya dan aku menginginkan dirinya, aku tau aku tak pantas meminta hal seperti ini setelah aku menyalahkanmu atas kematian soo hyun. bisakah kau memaafkanku atas hal itu dan mengabulkan keinginanku. Tuhan aku mencintai namja itu, aku benar-benar mencintainya. Aku tau hal ini tak benar, aku bahkan tau bahwa aku tak memiliki harapan tapi…………

Suzy Pov End

Min ho langsung memeluk suzy, bahkan tak peduli jika ada woo bin di sana, ia memeluk erat tubuh yeoja itu dan tersenyum. Ia mengusap lembut rambut yeoja itu “neo gwencana?”tanya suzy khawatir, min ho memeluknya setelah ia pulang dari rumah keluarganya itu membuatnya sedikit takut.

“hmmm”balas min ho dengan gumaman.

“mereka tak menyakitimu kan?? Mereka tak mengeluarkan kata-kata buruk untukmu kan??”tanya suyz lagi, min ho tersenyum lalu melepaskan pelukannya ia memegang kepala suzy dengan ke dua tangannya dan menatapnya dalam, mata min ho berkaca-kaca, entahlah apa yang sedang terjadi dengan hatinya saat ini “ya..jangan bertingkah seperti ini?? kau bilang kau tak akan pulang malam ini….min ho-ah mereka memperlakukanmu dengan baikan??”lanjut suzy, min ho tertawa kecil lalu kembali memeluk yeoja itu, ia sadar bahwa alex berada di sana dan melihat  mereka, ia sadar jika ada kim woo bin di sana. lalu kenapa?? Jika mereka melihatnya memeluk yeoja itu. ia tak peduli lagi saat ini.

“jika aku mengatakan bahwa mereka memperlakukanku dengan buruk kau pasti akan ke rumahku lagi dan berceramah di sana, kau akan mengumpat lagi pada dong gun hyung..ah kau mungkin juga akan memecahkan beberapa vas bunga atau kaca mobil seperti dulu…..”jelasNYA, min ho mengusap lembut rambut yeoja dalam pelukannya itu.

“ya..jadi benar mereka melakukan hal itu…uwwah, keluargamu benar-benar ha…..”

“aku merindukanmu”potong min ho, membuat suzy terdiam mendengar hal itu “aku bilang bahwa aku merindukanmu bae suzy…itulah mengapa aku kembali sekarang”lanjut min ho

Suzy Pov

Tapi……bisakah kau berikan aku sedikit kepercayan diri tuhan?? Bisakah kau memberiku sedikit keyakinan akan cintaku ini?? tuhan, aku tau kau mendengarkanku saat ini bukan??kau mendengar jeritan hatiku setiap malam sebelumku memejamkan mataku kan?? Kau mendengarkan doa yang aku panjatkan setiap malam dan ketika aku terbangun dan tersadar bahwa aku masih bernafas, kau mendengarnya kan…aku…aku hanya meminta namja ini menjadi milikku…aku hanya meminta namja ini juga mencintaiku dengan segenap hatiku… tak bisakah kau gerakan hatinya untukku?? Aku mungkin tak akan sanggup menanggung hal yang lainnya jika aku kehilangannya dari hidupku…tak apa jika aku sedikit lebih egois bukan??

TBC

sorry for typo

Advertisements

19 Comments (+add yours?)

  1. Ikaa wika
    Aug 24, 2016 @ 13:47:44

    setiap kata2 suzy makna nya dalem banget thor. makin suka sana ff ini. syukurlah akhirnya minho di terima jiga sama keluarganya. keluaga minho juga pengen banget min ho sama suzy. tapi aku pengen banget suzy sama woobin. dan si namja imut kita my luhan uda mulai memuji. kecantikan suzy yaang seperti permata.
    masih bingung banget sama perasaan si minho itu. dia cinta sama aleks, tapi selalu ngutamain suzy.
    ditunggu next part nya ya thor.
    big thanks udah membuat cerita yang mengagumkan ini..
    semangat terus author nim.

    Reply

  2. adiezty
    Aug 24, 2016 @ 14:08:04

    semoga minho menyadari perasaannya.. T__T, poor suzy
    ditunggu kelanjutannya…

    Reply

  3. Serty
    Aug 24, 2016 @ 17:48:17

    Omg….. Wow…tetap beri dukungan untuk Woo Bin…woo hwaiting…. Hehe…

    Suzy dan cintanya sungguh menakjubkan, adakah cinta sebesar itu?

    ”cinta yang bahkan selalu hadir meskipun seakan ada dinding yang menolak…cinta yang bahkan selalu bertambah meskipun perasaan lain seakan sulit untuk di genggam… Cinta yang bahkan selalu kokoh,dan seakan percaya diri menolak tameng lain yang berusaha untuk melindungi…”

    next… Rana semangat!!! 🙂

    Reply

  4. Dini Fajar
    Aug 24, 2016 @ 21:43:59

    ditunggu part selanjutnya thor 🙂

    Reply

  5. dewi wulandari
    Aug 24, 2016 @ 22:29:49

    Min ho kapan kamu sadar ama perasaanmu . .

    Reply

  6. fitri
    Aug 24, 2016 @ 23:26:16

    next part nya thorr daebakk feel sad nya dapet bgt bawa perasaan bacanya

    Reply

  7. Kuchiki
    Aug 25, 2016 @ 01:40:47

    Jd bingung mw blng apa,tp minho bs sadar itu berkat woobin jg,krn ada saingan,kkk,smua yg sdh lht senyuman suzy jd terpikat,biasany sgt mengerikan?

    Reply

  8. I'am
    Aug 25, 2016 @ 01:54:17

    Ya tuhan ,, aku gak bisa coment apa2…
    Sungguh cerita x tuh keren bnget , kata2 x yang mengharukan , jalan cerita x ynk gak bisa di tebak , dan kisah cinta x yng menakjubkan…
    Bahkan kisah cinta suzy ,, apa ada orang yng seperti itu di dunia ini..
    Smoga cinta suzy terbalas..
    Terima kasih sudah bikin cerita yng super keren bnget eonni..
    Semangat bikin kelanjutan x ya.

    Reply

  9. Dezee
    Aug 25, 2016 @ 02:56:07

    Uri suzy ternyata cinta ma minho. Ehhh minho kurang peka ma suzy. Skrang minho dah blang merindukan, apakah minho dah menyadari klau dia dah suka n cinta ma suzy? Nnn gk gay lg

    Reply

  10. Fatir Oh
    Aug 25, 2016 @ 04:57:23

    Ahh akhirnya fix yakin suzy cintanya sm minho…sekarang tinggal menunggu minho nya….karena suzy bahkan sudah terang2 nya nolak woobin…kekeke #woobinsamaakuaja kasihan uri suzy…ternyata dy melakukan banyak hal agar minho da terluka… ditunggu next chapnya eon…fighting

    Reply

  11. yucu
    Aug 25, 2016 @ 09:05:24

    Yeay d next jga. Maaf kak, klo part kmren ak gk smpet komen. Jadi, part kmren.sama ini jadi 1 ya. 😀 Btw LMH gk.sadar jga klo.dia sbnerny udh cinta sama Zieon? Cepet sadar keburu Zieon nyerah dan pergi. Btw akhir2 ni akbaca ff kakak yg Zieonny Cinta bgt sama H ya mskpun LMH jga cinta tp sedih trus jdi Zieon. Bleh reques gk kak? Stelah ff ni bikinin crta yg Zieonny cuek dong. Cuekny krna emg blm.pernah pacran. Kan kykny it blm pernah kakak bwt ya kak? Kkkkk, tp tersrah deh. Ak tuh gk tega klo liht atau baca crta yg Zieonny menderita bgt. Btw next ya kak. D tunggu bgt. Semangat!!!

    Reply

  12. nur hidayati
    Aug 25, 2016 @ 11:06:53

    Salut sama woobin yang masih teguh sama syzy.saat tsu suzynya mencintai minho..please sadari perasaanmu.galau banget baca nya.bagus thor.makin keren ceritanya

    Reply

  13. rina
    Aug 26, 2016 @ 10:30:39

    huaaaaah , etteohke ??
    minho ??
    woobin gimana??

    Reply

  14. ika
    Aug 26, 2016 @ 14:58:50

    Suzy bener2 cinta mati ya ke minho, tp minhonya masi meragu ke suzy..dan kasihan woobin, entahlah napa jadi pengen suzy nya sama woobin ya xD

    Reply

  15. whhyyy
    Aug 26, 2016 @ 17:22:51

    yaelah minho kapan sadarnya sih dengan perasaannya……….kan kasian suzynya………….semangat author untuk nulisnya

    Reply

  16. sofieKim. ars
    Aug 28, 2016 @ 20:33:47

    Semakin menjurus untuk menyatukan minzy….
    Tapi masih tetap dtunggu kelanjutan.a yg mungkin minzy shipper bisa baper gara2 setiap kata eonni yg daebak…
    #minzyshipperforever

    Reply

  17. Elistya_Kim99
    Aug 28, 2016 @ 22:24:48

    Manisnya part ini,setidaknya minho diterima oleh keluarganya kali ini.luhan jangan” bakaln suka juga sama suzy tapi siapapun yg menyukai suzy,suzy hanya dan akan hanya menyukai minho.

    Reply

  18. HimaSayA
    Dec 07, 2016 @ 13:10:00

    Suzy ya sepertinya cintamu dan kesabaranmu akan terbayar
    Please minho open your eye, ok

    Reply

  19. Laras4ti
    May 25, 2017 @ 01:20:44

    kalau seandainya Suzy sama Min Ho aku jadi kasihan sama Woo Bin-nya, pertama kalinya dia jatuh cinta malah harus patah hati.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: