Back To Normal (part 7)


00070419

Tittle :  Back to Normal

Cast : lee min ho|bae suzy|kim woo bin

Support cast :park jiyeon,Lee jieun, lee dong gun and other

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

Suzy duduk bersama namja tampan di depannya dan menatap alex, ya ia meminta bertemu dengan namja di depannya itu. “aku akan berpura-pura tak mengetahui apapun”ucap suzy akhirnya setelah sekian lama membuat alex tertawa.

“mwo?? Pura-pura tak tau???…Ya..katakan saja  pada sahabatmu itu kalau aku sedang berselingkuh” suzy mengepalkan kedua tangannya dan mendesis dengan sinis.

“aku juga ingin melakukan hal itu..untuk apa dia bertahan bersamamu…. aku akan pura-pura tak tau bahwa kau memiliki namja tapi pergilah…”alex menaikan satu alisnya mendengar kalimat terakhir suzy “pergilah dari hidupnya……”lanjut suzy

“mw..mwo??’

“wae?? Kau tak mau meninggalkannya?? Kalau begitu mengapa mendua??…ya dia terlalu baik hanya untuk bersama namja sepertimu”ucap suzy dengan nada dingin. Membuat alex tertawa sarkatis, ia melipat kedua tangannya dan menatap suzy dengan kesal.

“mengapa aku harus bertahan dengannya..menga…”

“karena dia mencintaimu”potong suzy, membuat alex semakin tertawa.

“ya….jangan membuatku tertawa mendengarnya…cinta?? benar dia mencintaiku beberapa waktu lalu, hatinya bukan lagi milikku untuk apa aku tetap bertahan dengannya??”tanya alex

“mwo?? Ya….. jangan mencari alasan untuk membenarkan dirimu”ucap suzy, sedari tadi ia sudah menahan diri.

“membenarkan diri??…hahahaha…ya, bae suzy, mengapa kau begitu lucu, saat kau memonopoli semua waktu, perhatian dan dirinya, mengapa berusaha menjadi pahlawan untuk hubungan ini… aku kesal padamu..aku tak suka padamu bahkan sangat memnbencimu, kau tau?? Mengapa aku tak memiliki hak tak menyukaimu saat dirimu adalah prioritas utamanya…betapa lelahnya aku hanya mendengar namamu..ya, seberapa hebat dirimu eoh??…”

‘’YA!! Alex-ssi…..”

 “kau tak sadar eoh??? uwwah mengapa kalian berdua begitu bodoh…saat semua orang bahkan bisa menilainya dengan jelas”

“apa maksudmu??”tanya suzy, alex melirik jamnya ia meminum minumannya dan melihat ke arah suzy.

“aku harus pergi…..jangan berusaha melakukan apapun semua tak sama lagi, aku dan dia sudah berbeda sekarang”alex berdiri hendak pergi namun ia menoleh pada suzy lagi “kau ingin memberitahunya ada tidak, tersera dirimu tapi apapun yang kau lakukan ada resikonya jika ingin aku bertahan dengannya maka menjauhlah darinya jangan jadi benalu dalam hubungan kami…ah kau fikir mengapa hubungannya selama ini selalu berakhir tak menyenangkan?? Karena ia lebih memilih membelamu dan meninggalkan mereka..jadi jika tak ingin hal itu terjadi lagi menjauhlah darinya…kau tak akan bertahan bersamanya sampai tua bukan?? Kau tak akan menikahinya kan??….kau tak akan bisa melakukan hal itu”alex benar-benar menjauh. Suzy terdiam mendengar hal itu. apa benar ia menjadi alasan mengapa hubungan min ho selalu berakhir?? Apa selama ini memonopoli semua waktunya min ho?? Mengapa ia tak berfikir tentang hal itu.

“majayo….bahkan jika aku ingin sampai tua bersamanya, bahkan jika aku ingin menikahinya, aku tak bisa melakukannya”batin suzy.

*********

‘’ah…min ho-ah”

“wae??”tanya min ho tanpa menatap suzy dan terus  memakan makanannya.

“mengapa kau berakhir dengan young do??”tanya suzy ragu.

“dia bahkan tak bisa menerimamu..aku tak akan bersama dengan orang seperti itu”saat seperti apa ia harus senang mendengarnya.

“apa semuanya berakhir seperti itu”min ho menganggukan kepalanya mengiyakan dan terus memakan makanannya. Suzy menghembuskan nafas beratnya.”wae??”

“aku tak akan mencintai orang yang tak menyukaimu….”balas min ho lagi.

“apa kau tak terluka jika berakhir??”tanya suzy

“hmm…bodoh tentu saja aku terluka,aku bahkan menangis dan merasa ini sedikit tak adil, tapi tak apa dari pada mendengar kata-kata kebencian dari mereka tentangmu”min ho mengakhiri makannya lalu melihat ke arah suzy kali ini.

“keunde wae??…itu sudah lama, mengapa membahasanya lagi….apa ale…”

“min ho-ah…di masa depan jangan lakukan lagi hal seperti itu”

“mwo?? Apa maksudmu?”tanya min ho bingung.

“tak apa jika mereka membenciku,jangan luangkan semua waktumu untukku lagi dan jangan khawatirkan aku lagi… habiskanlah waktu bersama kekasihmu, aku tak apa-apa….ah tidak, aku akan menemukan orang yang aku cintai..”

“bae suzy… kau…”

“jika mereka mengatakan hal buruk tentangku maka mungkin ada benarnya juga, jika nanti aku menelfon dan membutuhkan bantuanmu saat kau bersama kekasihmu abaikan saja dan katakan padaku dengan tegas bahwa kau tak memiliki waktu untukku….katakan bahwa kau bersama kekasihmu….ah jika kita bertemu di jalan dan kau bersama kekasih anggap saja kau tak mengenalku dan jangan menyapaku..aku akan melakukan hal yang sama”

“ya neo weire?? Mengapa kau menjadi aneh seperti ini??”tanya min ho

“ah…tidak,,,,aku,,,bahkan jika aku dalam kesulitan aku tak akan menghubungimu, aku..aku akan memberi batasan antara kita….aku tak akan meminta bantuanmu, saat melihatmu di jalan aku akan memutar jalanku”

“YA!!”min ho menaikan suaranya membuat semua orang di kantin menatap mereka.

“aku tak ingin hubunganmu selalu berakhir seperti itu dan alasanmu berakhir adalah diriku… itu akan melukaiku…..dan juga malam ini habiskan saja malammu di bersamanya”

“kau fikir apa yang kau katakan sekarang tak melukaiku??”tanya min ho kesal.

“ayoo..kita lakukan saja seperti itu….. ah aku ada kelas..aku harus pergi”suzy lalu berjalan menjauh.

“ya bae suzy berhenti..kau tak mau berhenti eoh??? YA!!…bae suzy neo weire??….”teriak min ho namun suzy terus menjauh. “arghhhh,,,”min ho mengacak rambutnya frustasi lalu melihat ke sekelilingnya “wae?? Kalian tak pernah melihat orang lain bertengkar fokuslah dengan kehidupan kalian sendiri”omel min ho. Woo bin yang dari tadi ada kantin lalu mendekat ke arah min ho dan tersenyum lebar.

“jalanku semakin terbuka lebar”ucap woo bin dengan senyum lebarnya. Min ho menatap woo bin dengan kesal.

“ccih….. tersenyumlah sesukamu”min ho lalu menjauh dari sana, senyum di wajah woo bin perlahan-lahan menghilang ia menghela nafas panjangnya.

“ya…bukankah min ho terlihat seperti suzy jika kesal seperti itu??”bisik sehun.

“majayo…mereka memiliki temprament yang sama”balas luhan

***********

Suzy duduk di bawah pohon rindang belakang kampusnya dan menangis di sana, air matanya terus mengalir. Ia fikir ini tak akan menyakitkan meminta hal seperti itu. ia sudah menghabiskan sepanjang malamnya untuk memikirkan bahwa ini tak akan melukainya tapi entah mengapa ia merasa terluka meminta hal itu seperti itu. seseorang memberikannya sapu tangannya, suzy menyeka air matanya dan mengangkat wajahnya dan melihat pada yeoja yang berdiri di depannya “jiyeon”jiyeon tersenyum dan duduk di sampingnya.

“jika terluka mengatakan hal seperti itu mengapa tetap akan mengatakannya dan berakhir menangis di sini sendirian…”

“aku tak menangis….”ucap suzy, lalu mengambil sapu tangan jiyeon dan menyeka air matanya “ini hanya keringat dari mataku…dan ini juga karena angin”lanjut suzy. jiyeon semakin terkekeh, ia ingat pertama kali bertemu suzy saat yeoja itu menangis di sini.

“kau hanya tampak kasar dan dingin…di dalamnya kau tetaplah yeoja yang bisa menangis juga rupanya..kau juga mengatakan itu saat berakhir dengan kim jong in”jiyeon mencoba meledek suzy

“YA!!..aku sudah bilang aku tak menangis”omel suzy dengan suara yang di tinggikan.

“hahahah..arrassso”balas jiyeon dengan senyumnnya.

“uwwah..kau sudah bisa tertawa eoh??kau tak akan menundukan wajahmu lagi…”sekarang giliran suzy meledek jiyeon.

“aku menyukaimu bae suzy…aku begitu menyukaimu jadi untuk apa aku menundukan wajahku di depanmu saat aku begitu menyukaimu…aku tak akan melakukannya karena aku akan sedikit menyesal”

“nde??’’suzy menaikan satu alisnya bingung”kau bukan lesbi…”

“ya….paboya memangnya aku seperti itu”

“uwwah daebbak park jiyeon kau bahkan mengataiku..pabbo??”

“hehhee…mian”jiyeon memasang wajah imutnya membuat suzy langsung tertawa, yah yeoja kasar dan dingin itu benar-benar tertawa di depannya. Ia tak tau betapa hebatnya ini bisa menjadi salah satu orang yang melihat moment terbaik dari bae suzy.

************

‘’dia belum kembali….’’ucap jieun melihat min ho yang datang ke club musik “tapi kenapa?? Kalian bertengkar lagi??? Seberapa hebat eoh? kau berbuat salah lagi”tanya jieun.

“mwo?? Ya sunbae…kali ini benar-benar bukan salahku, jika aku meninggalkan kekasihku karenanya mengapa ia marah..ah anni sunbae kau tau apa yang paling terburuk dari hal ini??’jieun menggeleng kepalanya tak tau “dia bahkan memintaku untuk memperdulikannya….”jieun  tertawa mendengarnya.

“berarti kau harus mendengarnya”

“ya sunbae…kau berpihak pada siapa eoh??”

“tentu saja berpihak pada suzy….ya, walau dia tampak dingin ia tetap wanita, sahabat mana yang mau hubungan sahabatnya berakhir karena dirinya eoh??’’jelas jieun

“keunde….”

“ah mereka datang”suzy dan jiyeon yang baru saja masuk itu.”suzy-ah”teriak jieun, suzy melihat ke arah namja yang berdiri bersama jieun itu, ia menghentikan langkah kakinya. Lalu hendak memutar arah jalannya. Jiyeon melihat suzy dan kembali menatap min ho.

“YA..BAE SUZY…berhenti’’teriak min ho membuat semua orang yang ada di ruang club musik berhenti. Namun suzy tak perduli dan terus berjalan, Dengan kesal min ho sedikit berlari dan menghalangi jalan suzy.  “YA!!”

“pikyeo,,,”ucap suzy dingin. Tak peduli dengan min ho yang bahkan saat ini sangat kesal padanya.

“mianhe…..”suzy tertawa sinis menatap min ho.

“mengapa minta maaf?? Menyingkirlah…kau tak mau eoh??”tanya suzy. minho menganggukan kepalanya menunjukan bahwa ia tak akan menyingkir, min ho lalu melangkah mundur dan membuat lututnya menyentuh lantai, ia menatap yeoja di depannya itu dengan nada memohon.

“kau boleh memukulku…tapi jangan acuhkan aku”mohon min ho dengan nada serius, tak apa jika ia harus melakukan hal ini, baru beberapa jam yeoja itu mengacuhkannya membuat hatinya benar-benar terasa kosong “kau boleh minta apa saja…tapi jangan memintaku untuk mencintai seseorang yang bahkan tak menyukaimu…aku..aku menyukaimu lebih dari siapapun di dunia ini”

 “kau serius??’’min ho menganggukan kepalanya. Suzy maju sedikit dan menendang kaki min ho membuatnya meringis. “jika ingin berbohong lakukan dengan benar”

“awww..appo ya bae suzy”suzy tak perduli dan kembali melangkah namun langkahnya terhenti saat min ho membuka suaranya”ya..arrasso, kau yang menginginkannya kan?? Baiklah aku juga akan mengacuhkanmu..ah anni aku tak akan peduli padamu bahkan menyebut namamu saja tak akan aku lakukan…..aku benar-benar akan menjahuimu sekarang kau hanya manusia transparan untukku”suzy menghela nafas panjang.

“geure…lakukanlah seperti itu”suzy berjalan menjauh, min ho melototkan matanya mendengar itu.

“ya…ya..bae suzy kau serius eoh??…..bae suzy, kau tak serius kan? Kau hanya bercanda kan??’’teriak min ho namun yeoja itu sudah menjauh, min ho mengacak rambutnya kasar. “yeoja dingin itu…”jieun mendekat pada min ho.

“dia tak berniat menjauh darimu, selama ini suzy selalu melakukan sesuatu setelah ia memikirkannya berkali-kali…kau tak memperhatikan kantung matanya itu, ia seperti terjaga semalaman hanya untuk memikirkan ini…. tak bisakah kau menuruti keinginannya?”tanya jieun

“tapi sunbae….selama ini aku selalu melakukan semua hal yang ia mau tanpa menolak….”

“kalau begitu lakukanlah apa yang ia minta sekarang sama seperti sebelum-sebelumnya”

“nde??”tanya min ho ulang, jieun tersenyum dan menjauh sebagai balasannya

**********

“kau mau makan??”

“anni…”

“ya..mengapa begitu dingin denganku??”omel woo bin pada yeoja yang duduk di sampingnya itu. “tapi kau selalu terlihat cantik jika seperti itu…”suzy mendesis mendengarnya lalu melihat ke luar, ia menurunkan kaca mobilnya. Ia tak sengaja bertemu namja ini di toko peralatan musik. Dan sekarang ia harus mengikutinya.

“kau pernah mencintai seseorang??”tanya suzy dalam diam.

“pernah..wae?? kau mencintaiku? Ah kau jatuh cinta padaku…jangan menembaku terlebih dahulu karena aku yang akan melakukannya….”

“dalam mimpimu”balas suzy

“keunde wae??”tanya woo bin dengan terus menyetir.

“jika kau  tau kau tak bisa bersama dengan orang yang kau cintai, namun kau tetap mencintainya seperti orang gila, kau tak bisa tanpanya meski kau mencoba, kau tak bisa memilikinya meski kau berjuang, dan kau dengan semua kesadaranmu tau bahwa ia tak akan pernah mencintaimu atau menganggap seorang namja….lalu apa yang akan kau lakukan??”woo bin menoba mencerna kata-kata suzy.

“cinta sepihak?? Min ho”tebak woo bin, suzy mengontrol raut wajahnya.

“apa aku gila mencintainya??’’

“ya..jika kau mengontrol raut wajahmu seperti itu aku tak bisa menebak siapa namja yang sudah mengambil hatimu terlebih dahulu…tapi jika itu aku, aku akan berhenti dan menerima hati yang lain, aku akan menemukan wanita yang lebih baik darinya dan yang terpenting mencintaiku bukan ada bersamaku namun hatinya tak bersamaku…aku tak bisa berpura-pura tegar atau kuat…. aku akan marah dan akan aku katakan padanya aku juga punya hati, dia tak melakukan hal itu padaku sesuakanya”jelas woo bin, suzy terdiam.

“haruskah??”guman suzy pelan.

“keunde geu namja nuguya??..kau tak mau memberitahuku?? Apa aku mengenalnya?? Ah atau apa dia sekampus dengan kita?? Sekelas?? Club musik??”tanya woo bin

“mengapa kau penasaran??’’tanya suzy balik

“jika aku mengenalnya atau setidaknya tau di mana ia tinggal aku akan menghampirinya dan memukul wajahnya yang mungkin sedikit  tampan itu”

“wae??”

“tentu saja…bagaimana bisa dia mencuri hatimu saat ia tak menyukaimu…. aku yang berjuang di sini, mengapa dia yang memilikinya..akan aku rebut kembali”suzy langsung tersenyum kecil mendengar itu. woo bin mengedipkan matanya beberapa kali. Suzy benar-benar tersenyum kan.

“ccih”desis suzy, namun senyum di wajah cantiknya tampak jelas.

“uwwah..yeppoda”senyum di wajah suzy langsung menghilang, sadar bahwa saat ini ia menunjukan perasaannya pada orang lain “senyummu..kau benar-benar cantik saat tersenyum seperti itu”lanjut woo bin dengan senyum tipisnya sambil menatap lurus ke depan. Benar ia terpesona melihatnya. Ia terpesona saat melihat yeoja di sampingnya itu muncul bak pahlawan, ia terpesona saat yeoja itu mengeluarkan kata-kata yang selalu berlawanan dengan tindakannya dan ia terpesona saat melihatnya menangis di pemakaman juga sekarang, saat ini jantungnya berdetak dengan kencang karena melihat senyumnya.

“ehem…..”raut wajahnya kembali seperti biasa, membuat woo bin mendesis

************

Suzy masuk ke dalam apartemennya, ia melewati namja yang sedang duduk menonton TV itu bahkan tanpa melirik atau menyapannya dan masuk kekamarnya. Ini sudah lebih dari 3 hari mereka bak orang asing di dalam apartemen itu. saling mengacuhkan satu sama lain. “ccih..yeoja dingin itu”guman min ho kesal. Entah sampai kapan suzy akan bersikap seperti ini padanya. Ayolah  hidupnya terasa hampa sekarang. Ia merindukan omelan yeoja itu, ia ingin melihatnya tersenyum dan juga…. ia merindukan bae suzy. tak lama handphonenya berdering dan tertera nama alex di sana.

“mengapa tak menemuiku atau sekedar menelfonku??”

“aku benar-benar malas hanya untuk keluar untuk beberapa hari ini….suzy tak bebricara denganku, ia mengacuhkan seperti pajangan di kampus maupun di apartemen..”

“hmmm, suzy lagi…..suzy tak mengatakan apapun??”tanya alex, min ho melihat yeoja yang keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kulkas mengambil minuman itu

“mwoga?? Jangankan mengatakan sesuatu bahkan bernafas di sampingku agar aku tau dia hidup atau tidak saja…dia tak melakukannya…dan kau tau betapa menyebalkan ini??’min ho menaikan nada suaranya sengaja agar suzy mendengarnya

“geure?? mengapa memusingkannya mungkin saja dia sedang kedatangan tamu dan sedikit sensitif”

“eooh…majayo….tamunya bahkan lebih dari  3 hari…mungkin ini akan berlanjut seminggu, anni sebulan atau paling lama setahun…tidak, mungkin semua ini akan berakhir saat ia menemukan namja yang mencintainya”ucap min ho dengan wajah kesal, suzy pura-pura tak mendengarnya.

“mengapa kau terdengar kesal?? Wae??”tanya alex

“siapa yang kesal..aku tidak kesal..aku benar-benar bahagia sekarang,,,,akhirnya aku bisa pergi kemanapun yang ku mau tanpa memperdulikannya..akhirnya aku bisa berkencan tanpa ada pengganngu sepertinya dan juga aku meninggalkannya sekarang”suzy menelan airnya dengan berat, ia meletakan gelasnya dan melihat namja yang sedang bertelfonan itu, terdengar helaan nafas berat dari alex

“kau tak akan ke sini?? Datanglah….”sadar suzy sedang meliriknya min ho mencoba tersenyum di telfon.

“gojongma chagi-ah…aku akan ke sana, tunggu aku dalam 15 menit”

“benarkah??’tanya alex senang, seolah meledek min ho kembali menaikan suaranya

“geurom…selama ini aku selalu melakukan apapun untukmu..jangankan menemuimu, bahkan jika kau minta aku tinggal bersamamu aku akan pergi..keuno”min ho mengakhiri sambungan telfonnya. Ia berjalan kekamarnya dan mengganti pakaiannya dengan kesal.”eeyyyss..lee min ho neo michiseo??”omel min ho pada dirinya sendiri, saat ini ia malas kemanapun. Setelah selesai berganti pakaian meski karena terpaksa ia pun keluar dari kamarnya. Ia melihat suzy yang sedang nonton. entah ia hanya duduk di sana atau sedang menikmati pertunjukan di TV itu.

“kau pergi??”suzy membuka suaranya, min ho menatap suzy yang tak menatapnya itu.

“hmmm…..”balas min ho, ia melangkahkan kakinya namun ia berhenti dan kembali melihat ke arah  suzy “ kau senang kita seperti ini?? tak berbicara satu sama lain, dan mengacuhkan satu sama lain?? sampai kapan kau akan mengabaikanku??”tanya min ho kesal. Suzy terdiam ia tak menjawabnya. Ingin rasanya ia menjawab dengan lantang bahwa Ia tak senang, ia terluka namun ia  juga tak ingin alex mengakhiri hubungannya dengan min ho karena dirinya setidaknya ini yang bisa ia lakukan “ya bae suzy….”

“aku senang melakukannya…”potong suzy. min ho menyerah, ia menyerah akan sikap keras kepala yeoja itu. ia bahkan Tak  tau apa salahnya hingga di acuhkan seperti ini.

“aku tak akan pergi jika kau menahanku…tak bisakah kau menahanku?? Aku tak butuh alasanmu… bahkan tak apa jika kau mendiamiku di sini… tak bisakah kau mencegahku?? Jangan biarkan aku pergi dengan keadaan seperti ini”suzy diam bak patung mendengar itu. haruskah ia menahannya?? Tapi untuk apa?? Dan mengapa??

“pergilah….”min ho menghembuskan beratnya

“arrasso…sekarang aku pergi…. perhatikan pintunya jika kau akan tidur, dan juga Acnya ingat, nyalakan Tvnya agar kau bisa berasa tak sendirian… ah handphone hidupkan jika ada apa-apa hubungi aku…. kau juga jangan tidur dengan pakian seperti tapi gunakan piyamamu jika tidak kau akan masuk angin,  jangan minum-minum alkohol atau memesan makanan cepat saji jika kau lapar tengah malam, di lemari sudah aku letakan beberapa roti untukmu, di kulkas juga ada buah dan jangan menungguku, aku mungkin tak pulang’’

‘’hmm….”balas suzy seadanya min ho kemudian benar-benar keluar, mata suzy langsung berkaca-kaca, air matanya benar-benar terjatuh. ia terluka melihat min ho memperlakukannya seperti itu. sekarang ia sadar bahwa ia memang memonopoli semua waktu dan juga perhatiannya. Karena hal ini membuatnya tak bisa menyukai namja lain“khajima”guman suzy pelan. sedangkan di lain tempat min ho berdiri di depan pintu apartemen itu, ia menyenderkan tubuhnya di sana dan berdiri di situ selama 20 menit setelah itu ia menjauh dari sana.

*************

“ya…kemarin kau tersenyum untukku”

“anniyo…”

“eyyss..gotjimal”woo bin mengekori suzy kekantin kali inii “tak bisakah kau tersenyum lagi untukku…senyummu benar-benar luar biasa..arra?”

“ya kim woo bin….. kau tak ada kerjaan?? Kau tak ada kelas??’’kesal suzy

“opsoyo….”balas woo bin senang, suzy menghembuskan nafas panjangnya  lalu berjalan dan duduk di sana, ia hanya membeli ramen namun dengan segera woo bin menggantinya dan mengambil nasi dan juga beberapa sayur serta buah

“Ya….!!”

‘’kau tak ada makanan??mengapa hanya memakan ramen…saat di dunia ini masih banyak makanan enak mengapa hanya memakan ramen??…aku tak tau mengapa ramen begitu enak”

“itu makanan terakhir yang kami makan bertiga”guman suzy pelan cukup untuk dirinya sendiri

“nde???”tanya woo bin

“sudahlah…”suzy lalu memakan makanan yang di ambilkan woo bin untuknya itu dengan tenang ia malas untuk berdebat dengannya.  Woo bin menatap suzy yang sedang makan itu.

“gitar itu memiliki cerita tentangmu…ramen ini juga memiliki cerita untukmu….dan aku yakin senyum yang hilang di wajahmu juga punya cerita bukan??”

“ya… jangan mengurusiku…makan saja makananmu”woo bin mengangguk lalu memakan makanannya dengan tenang.

“kalian benar-benar bertengkar??”tanya woo bin

‘’hmm…”

“wae??”

“ya, mengapa banyak bertanya?”omel suzy pada woo bin ‘’apa aku tak boleh bertengkar dengannya atau menjahuinya eoh??”woo bin menggeleng kepalanya dengan senyumnya.

“ya…mengapa begitu sensitif…aiggo bae suzy semua orang akan mengira bahwa kau ini dingin, kasar dan juga pemarah…arra??”

“aku tak peduli…”balas suzy kembali melanjutkan makanannya.

“tapi aku perduli….”suzy berhenti mengunyah makanannya”aku ingin menunjukan pada orang-orang bahwa kau orang yang berbeda dengan yang terlihat… aku ingin mereka lihat betapa tulus dan baiknya dirimu…”lanjut woo bin.

“jangan perdulikan aku….”

“aku tetap akan memperdulikanmu”

“itu tak akan membuatku menyukaimu”suzy menyelesaikan makannya dan menatap namja yang duduk di depannya. “jangan lakukan apapun untukku”lanjut suzy

“ya yeoja kasar…..mengapa selalu mengatakan sesuatu yang dapat mematahkan semangat orang lain…”

“karena aku melihat kau tak ada harapan”suzy menunduk lalu tertawa kecil. Woo bin yang tadinya hendak menyela langsung di urungkan niatnya melihat yeoja itu menundukan kepalanya lalu tertawa.

“bahkan tawamu terdengar sangat menganggumkan”puji woo bin. Tak lama jieun dan jiyeon yang berlari ke arah mereka dan woo bin dan juga suzy yang mendapatkan pesan bersamaan.

“jangan di buka….”cegat jiyeon, semakin di larang suzy pun membuka pesan itu. dan itu adalah foto min ho berciuman bersama mantan kekasihnya. Mata suzy memerah ia melirik orang-orang di sekitarnya yang sepertinya menerima pesan yang sama itu, dengan segera suzy berdiri dan berlari dari sana. “bae suzy”teriak mereka barengan dan mengejarnya

************

Min ho menggarukan tengkuknya yang tak gatal  saat sadar akan tatapan aneh orang-orang padanya, semua menatapnya dengan jijik, ia berjalan di tengah lapangan dan tatapan itu masih ia terima, ia mencoba mengacuhkannya. Tak lama ada pesan masuk, tangannya mengarah dan  membukanya matanya membulat melihat itu “lee min ho….” Ia melihat ke aarah yeoja yang berjalan menghampirinya di tengah lapangan luas dan keramaian para mahasiswa yang entah kenapa berkumpul di sana hanya untuk menunjukan tatapan tak suka mereka. ia melihat suzy, yeoja itu ia terlihat terluka dan juga marah apa karena foto-foto yang tersebar ini??

“bae suzy gwenca….”ucapan min ho terpotong saat suzy berhenti di depannya dan sedikit berjinjit kemudian mendaratkan ciuman di bibir namja tampan itu. min ho membulatkan matanya kaget dengan apa yang di lakukan suzy. namun satu yang ia tau air mata yeoja itu terjatuh.

“omo….”pekik jiyeon dan jieun serta orang-orang yang ada di sana. woo bin berhenti apa ini maksud suzy ia tak ada harapan??. Suzy hendak melepaskan ciumannya namun tanpa sadar  min ho memegang pinggangnya dan memejamkan matanya kemudian memperdalam ciumannya. Kali ini yang kaget adalah suzy, mengapa min ho membalas ciumannya?? Jantungnya saat ini tak bisa ia kontrol lagi seolah lepas kendali. Ia tau ia tak memiliki kesempatan bersamanya tapi….. min ho berhenti sejenak ia menatap suzy dengan lembut sebentar. Wajah kaget masih terpampang dengan jelas.

“jika ingin melakukannya…maka lakukan dengan benar”min ho kembali mendaratkan ciumannya di bibir yeoja itu. perlahan-lahan suzy pun memejamkan matanya dan menikmati ciuman itu.

“ya…ya..daebbak”ucap luhan, sehun dan hyeri yang berada di sana”foto-foto itu sepertinya hanya editan..”

“majayo..untuk apa mengurusi foto-foto tak penting itu….saat di depan kita ada yang lebih nyata”canda sehun yang di setujui hyeri.

Lee Min Ho Pov

Pada akhirnya ia akan selalu berlari ke arahku, memelukku dan menolongku, pada akhirnya ia selalu menjadi orang pertama yang mengulurkan tangannya untukku. Bae suzy, terimakasih karena sudah terlahir dan menjadi saha…..tidak, menjadi orang yang begitu berarti untukku, terimakasih karena memahami kurangku ini dan terimakasih selalu berdiri di sampingku saat aku terjatuh

TBC

sorry for typo

Ini aku post karena malam ini krena  aku mau KRS-an, takut beberpa hari kedepan gak sempet sibuk KRSan…

doain semoga lancar..kekkeke

Advertisements

23 Comments (+add yours?)

  1. Fatir Oh
    Aug 16, 2016 @ 15:01:09

    Ahh akhirnya dipost… Sedih waktu suzy mutusin untuk menjaga jarak dengan minho.. Dan moment suzy sm woobin selalu sukses bikin yg baca senyum2 gaje… Ihh si woobin mah pintet cari kesempatan kekeke… Walaupun pd akhirnya ia harus terluka/kecewa krn suzy memberi batas padanya…
    Ahh siapa yg nyebarin foto minho ciuman??? Ga kebayang reaksi mahasiswa dikampus… Dan suzy ahh akhirnya… Dy cium minho dan minho membalasnya…fix ini namanya saling cinta kekeke…. Poor woobin #samaakuaja..
    Ditunggu next chapnya eon… Fighting…
    P.s eonnie semoga lancar dan sukses KRSan nya… 😂😂😂😂

    Reply

  2. Kuchiki
    Aug 16, 2016 @ 15:12:15

    Woah,knp minho g sadar2 jg,padahal sdh ada saingan..

    Reply

  3. Serty
    Aug 16, 2016 @ 15:26:29

    #Poor Woobin…hwaiting 🙂

    wah…. Suzy benar-benar keren.

    Next…Rana semangat!!! 🙂

    Reply

  4. Ikaa wika
    Aug 16, 2016 @ 15:56:49

    yey.. akhirnya di update juga….
    makasi banyak thor uda buat ff yang keren ini.
    aku seneng banget kalok ada moment woobin sama suzy, mereka itu sweet banget.. aku slalu suka cara woobin memperlakukan suzy,, membuat suzy tetsenyum dan tertawa,, hal yg jarang banget dia tunjukin ke orang2… pokoknya lebih suka sama binzy moment daripada minzy moment..
    ditunggu next part nya thor,, fighting…

    Reply

  5. sofieKim. ars
    Aug 16, 2016 @ 16:15:17

    Wwwooow..

    Reply

  6. maria
    Aug 16, 2016 @ 16:45:12

    baru buka page ini, ternyata dah dah update..
    sedih dibagian akhirnya sampai netesin air mata. kenapa lee min ho gk sadar2 jga kalo dia itu cinta sama suzy.
    terimakasih deh buat yg nyebar fotonya
    😀

    Reply

  7. Dini Fajar
    Aug 16, 2016 @ 17:16:19

    akhirnya nextnya muncul juga 🙂

    Reply

  8. nur hidayati
    Aug 16, 2016 @ 20:59:05

    Minho suzy benar2 saling melengkapi.mereka peduli satu sama lain.bagus jalan ceritanya.aku suka

    Reply

  9. adiezty
    Aug 16, 2016 @ 22:08:49

    Aigoo suzy bgtu mencintai minho..dan minho peduli bgt sm suzy..andaikan minho mengetahui klo suzy mencintainya..apa yg dia lakukan?

    Reply

  10. dewi wulandari
    Aug 17, 2016 @ 01:17:19

    Wah suzy langsung cium min ho. . Dan min ho juga balasan ciuman suzy, apa min ho udah mulai sadar kalau dia ska sama suzy. .

    Reply

  11. Ika
    Aug 17, 2016 @ 01:59:46

    Hahaha itu kta2 ny woobin ngena bngt
    “bagaimana bisa dia mencuri hatimu saat ia tak menyukaimu…. aku yang berjuang di sini, mengapa dia yang memilikinya..”
    Baper euyyyy

    Reply

  12. I'am
    Aug 17, 2016 @ 03:51:24

    Kyaaaaa ,, mereka ciuman ,, pertunjukan ynk begitu menyenangkan..
    Niat x suzy mau nolong minho tp minho x malah keterusan , suka suka..
    Smoga minho menxadari perasaan x , kalau dia tdak hnxa membutuhkan suzy di samping x tp dia juga mencintai x..

    Reply

  13. idah
    Aug 17, 2016 @ 04:55:06

    Yea ampun suka bnget ama ceritanya
    Kasian bnget ama woobin harus patah hati krena suzy
    And semoga minho cepat nyadarin prasaan nya k’suzy
    Lanjut thor

    Reply

  14. Amrina
    Aug 17, 2016 @ 06:47:14

    di post juga aku yakin pasti minho suka ama suzy tapi kenapa keadaanya kayak sulit gitu ya

    Reply

  15. Nia Nikmatun
    Aug 17, 2016 @ 23:11:34

    Uaaaaaah daebaaaaaaaak!!!
    Setelah nonton UF ko aku rada kurang sreg minho sama suzy kkkkkkk
    Udah Min ho kamu tuh normal jadian aja Jadian sama suzy jangan malu2 hahahaha
    Next part ditunggu

    Reply

  16. whhyyy
    Aug 18, 2016 @ 09:05:12

    wahhhhh
    woobin patah hati
    semangat author nulisnya

    Reply

  17. ika
    Aug 19, 2016 @ 15:33:42

    Aigooo woobin patah hati #bestrongwoobin , itu kayanya alex ya yg nyebarin fotonya, hmmm..smoga minho jadi sadar klo ia bisa normal lg cinta lawan jenis bukan sesama jenis, dan kelihatan bgt dia itu super cinta ke suzy hahaa..

    Reply

  18. Dezee
    Aug 22, 2016 @ 05:05:10

    Suzy n minho bertengkar, akhir’y mreka bersma kembali. Minho sudah membuhkan dr gay’y?

    Reply

  19. rina
    Aug 26, 2016 @ 09:42:49

    kyaaaaaaa, omo omo ya ampuuun gak keukeuh

    Reply

  20. Elistya_Kim99
    Aug 28, 2016 @ 22:19:34

    Omo minzy kisse,,,,sakitnya jadi woobin yg secara terang”an telah ditolak suzy.yg nyebarin tntang minho yg gay siapa?

    Reply

  21. riani
    Aug 31, 2016 @ 07:06:45

    sedih,rumit nya hubungan mereka,suzy mencintai minho kan,minho sadar lah kalau suzy bukan hanya sahabat bagi mu,siapa yang nyebarin foto minho ya..

    Reply

  22. HimaSayA
    Dec 07, 2016 @ 13:07:47

    Minho ah ciuman auzy mewakili semuanya dan qw harap minho aadar and tau 😁
    Woobin ah, meski kau 👍 tapi mian biarkan dio sahabat yg saling suka ini beesama 😝

    Reply

  23. Laras4ti
    May 25, 2017 @ 00:29:03

    spertinya perasaan Suzy ke Min Ho bukab perasaan sayang antar sahabat tapi lebih keperasaab cinta

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: