Back To Normal (part 6)


00070419

Tittle : Back to Normal

Cast : lee min ho|bae suzy|kim woo bin

Support cast :park jiyeon,Lee jieun, lee dong gun and other

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

***********

“hmm…. jiyeon-ah…kau harus menjaga suaramu hingga acaranya tiba…akan ada banyak yang di tamu dari luar kampus..kau mengerti??”jiyeon  menganggukan kepalanya mendengar ucapan suzy.

“mau berduet denganku??”tawar woo bin yang baru saja masuk dan langsung menghampiri suzy. ia baru saja dari kelas dan langsung ke club musik untuk menganggu yeoja itu. ia hanya merindukannya saja.

“anni…”

“wae?? Kau bernyanyi di ula….”

“karena kau menyedihkan..itulah mengapa aku bernyanyi”

“geure?? daebbak..mengapa aku senang mendengarnya??”

“otakmu sepertinya tak di tempatnya lagi”

“hmmm ..ia berada padamu”

“heol kyiwo”woo bin terkekeh melihat suzy yang mengatakan kalimat imut itu dengan wajah datar seperti itu.

“Neo kyiwo”puji woo bin, namun kali ini suzy mengabaikannya dan melihat pada jiyeon yang hanya menatap mereka yang lainnya juga melakukan hal yang sama.

“apa kalian tak memiliki kegiatan lain selain mengurusi urusan orang lain?? latihanlah yang benar”omel suzy panjang lebar, mereka kembali ke aktivitas mereka masing.

“eyyss..yeoja pemarah ini”suzy melihat pada namja tampan yang baru saja masuk ke ruang club musik itu. min ho merangkul pundak suzy dan tersenyum agak sinis ke arah woo bin “kau sudah makan??’suzy melepaskan tangan min ho.

‘’anniyo…jangan mengajakku makan bersamamu..”ucap suzy langsung.

“wae?? “min ho bingung.

“butuh alasan??”tanya suzy,seketika min ho menggeleng kepalanya sadar akan sikap sahabatnya itu. suzy kemudian mengambil tasnya dan hendak keluar. Min ho ingin bertanya namun suzy menoleh pada sahabatnya itu “temui pacarmu….. dan suruh dia berhenti menghubungiku atau membombardirku dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak penting”lanjut suzy. ia kemudian berjalan keluar. Woo bin yang melihat itu mendekat pada min ho.

“tak bisakah kau menjauhinya?? Jangan buat dia terus bergantung padamu jika mencintai wanita lain”

“mengapa kau mengurusi hal itu…dan ada hak apa kau menyuruhku menjauh, aku yang akan memutuskan apa yang seharusnya ku lakukan”woo bin mengangguk-anggukan kepalanya mengerti.

“hanya memperingatkanmu saja..jangan buat dia menangis…ah tidak, tinggalkan dia jika kau tak bisa memberikan apa yang di inginkannya”woo bin lalu berjalan keluar.

“uwwah…mereka sedang berjuang untuk mendapatkan suzy eoh??’tanya luhan, hyeri mengangkat bahunya tak tau. Jiyeon melihat handphonenya ada sebuah pesan masuk dari suzy. ia menaikan satu alisnya bingung melihat itu. mengapa mengiriminya pesan.

From : bae suzy

Park jiyeon, restoran dekat lee company

************

Suzy meminum minumannya, ia kembali bertemu dengan namja berdasi di depannya itu. suzy melihat ke arah pintu berharap jiyeon datang secepat mungkin “aku dengar kekasihnya juga berada di korea”ucap dong gun

“hmm…”Balas suzy sekenanya.

“mengapa masih bertahan dengannya??’’suzy meletakan gelasnya di atas meja saat dong gun mengucapkan kalimat itu “kau sudah berjuang sendirian selama ini bukan??”

“itu urusanku…”ucap suzy, wajahnya berubah dingin

“aku hanya kasihan pada….”

“kau tak ada hak mengasihaniku..jangan membuatku tampak menyedihkan..aku dan…”

“suzy”suzy menoleh saat seseorang memanggil namanya, suzy menyuruh yeoja itu mendekat “ah anneyo…”

“ah..neo??”tunjuk dong gun

“kalian saling kenal??”tanya suzy lalu membuat jiyeon duduk di sampingnya.

“ya kau tak tau..aku menghinamu di depannya…dan dia membelamu seperti pahlawan arra?? bae suzy kau memiliki teman selain min ho?? Alangkah baiknya jika itu namja agar kau bisa melupakan per…”

“karena kalian saling kenal..aku akan meninggalkan kalian mengobrol di sini…jiyeon-ah..tak apa-apa bukan????”jiyeon hanya mengangguk. Suzy melihat pada dong gun.

“arsso…kau meninggalkan temanmu yang cantik ini bagaimana aku bisa menolak??”balas dong gun, membuat jiyeon menundukan wajahnya yang sudah memerah itu.

“kau akan berhadapan denganku jika dia kenapa-kenapa….lecet sedikit saja, maka aku akan membuat wajah mulusmu itu tak di kenali”ancam suzy

“arrasso…”

“ah..satu lagi, antarkan dia pulang sekalian, aku akan mengecek apa dia pulang menggunakan…”dong gun tersenyum membuat suzy menghentikan ucapannya “wae?? Mengapa tertawa??”tanya suzy

“aku senang..suzy yang aku kenal tiga tahun lalu kembali lagi”suzy berdehem sebentar,

“pastikan temanku pulang dengan selamat”suzy kemudian menjauh. Dong gun tertawa lalu meliihat pada yeoja di depannya itu.

“apa kepalamu tak sakit menunduk terus??”

“nde??”

“kau bilang kau temannya kan??”jiyeon menganggukan kepalanya dengan ragu “kalian dekat??”jiyeon menggeleng kepalanya “sudah bisa ku tebak… hanya min ho yang menjadi orang terdekatnya..ah kau sudah melihat suzy tersenyum??”

“nde…”

“jinca??”jiyeon menganggukan kepalanya.“daebbak..lalu apa kau sudah pernah melihatnya menangis??’jiyeon menganggukan kepalanya lagi”ah itulah kenapa ia bersikap baik padamu……apa tak ada namja yang dekat dengan suzy di kampus??”lanjut dong gun

“wae?”tanya jiyeon memberanikan dirinya

“anni..aku hanya mengkhawatirkannya”

“suzy…menyukai…”

“sepertinya kau juga tau…majayo…. itulah mengapa ia membuatku khawatir”guman dong gun.

“kau menyukainya?”tanya jiyeon akhirnya.

“hmm….”balas dong gun “dia sudah seperti dongsaengku..ah anni dia juga keluargaku, dia memperlakukan min ho dengan baik…dia bahkan menjadi sahabatnya…dia berada di sisi min ho saat kami meninggalkannya, ia membuatku sadar…. sebagai keluarga aku harus bisa menerima kekurangan saudaraku sendiri…suzy mengajarkanku banyak hal, dan membuatku sedikit lebih dewasa….aku menyukainya, aku benar-benar menyukainya, itulah mengapa aku takut dia terluka”jelas dong gun panjang lebar. Jiyeon bingung mengapa namja di depannya itu malah membuka masalah pribadinya saat ia bahkan tak mengenalnya.

“kim woo bin juga menyukainya”dong gun menaikan satu alisnya tak mengerti “ah…di club musik ada namja yang juga tampan seperti min ho, dia menyukai suzy..dia selalu menggodanya agar suzy mau berbicara dengannya…. bahkan aku dengar suzy pernah bernyanyi”

“su..suzy?? bernyanyi?? Di depan banyak orang??”tanya dong gun

“bukan tak seperti konser tapi beberapa keluarga saja….woo bin yang melakukan itu”dong gun tersenyum kecil.

“hmm..itu kemajuan yang begitu pesat”guman dong gun.

“keunde…suzy mengapa ia tak bernyanyi di depan banyak orang??? Aku dengar dia bergabung dengan club musik namun tak pernah bernyanyi di acara musik kampus atau kompetisi yang lainnya”

“karena soo hyun pergi saat ia sedang mengikuti kompetisi”

“nde??”tanya jiyeon ulang

“berada di atas panggung dan bernyanyi untuk banyak orang…akan mengingatkannya pada soo hyun, ia kehilangannya tepat di hari ulang tahun soo hyun…kemenangannya waktu itu ia tujukan untuk namja itu namun semuanya terasa sia-sia…ia sedikit menyalakan dirinya sendiri”mata jiyeon berkaca-kaca mendengar cerita dong gun.

“mengapa begitu kejam….ini tak adil”guman jiyeon, ia menyeka air matanya yang hampir terjatuh itu lalu melihat ke arah dong gun lagi “suzy..namjachinggu?”tanya jiyeon ragu.

“entahlah…namun yang aku tau jika soo hyun masih bertahan sampai sekarang, kita bisa melihat suzy yang ceria dan bersinar saat berada di atas panggung…suzy yang super cerewet, super berisik dan juga baik..yeoja yang benar-benar baik..”kenang dong gun.

“pasti soo hyun-ssi..begitu berarti untuknya”dong gun menganggukan kepalanya mengiyakan

“hmm..aku kehilangannya..ah tidak kami semua kehilangannya…mungkin hanya min ho yang sedikit beruntung….”lanjut dong gun.

“min ho juga pasti  berarti untuknya…”

“hmm…sangat berarti”

“aku rasa…sekarang aku bisa memahami bae suzy”ucap jiyeon, entahlah mengapa dia jadi nyaman berbicara tentang hal ini dengan kakaknya min ho.

**************

“heol…”keluh suzy, sekarang mengapa ia jadi partner duet kim woo bin, namja yang sumpah demi apapun menurutnya agak sedikit mengesalkan”mengapa aku harus berakhir di sini bersamamu??’guman suzy, yah sekarang ia harus menemani woo bin bernyanyi di jalanan. Ini juga bagian dari latihan mereka harus bernyanyi di depan banyak orang.

“kau hanya perlu mengiringiku dengan gitarmmu itu’’ucap woo bin senang. Suzy kemudian mengarahkan tangannya pada gitar itu, tangannya sedikit gemetar

“aku tak bisa melakukannya”ucap suzy saat melihat banyak orang yang sudah berkumpul di sana yang siap mendengarkan musik mereka, ia hendak berdiri namun woo bin menahan tangannya “aku tak bisa melakukannya”guman suzy. woo bin tersenyum,  mencoba menenangkan suzy saat ini, matanya melirik tangan suzy yang sedikit berkeringat itu. woo bin membuat suzy duduk, ia berjongkok di depannya dan menatapnya lembut”jebbal…”mohon suzy.

“kau hanya perlu melihat ke arahku….aku berdiri bersamamu…aku berada di sisimu, jangan takut dan jangan khawatirkanku…pandanganku tak akan pernah lepas darimu…. selama ini aku tak pandai menjaga janji untuk yeoja-yeojaku sebelumnya…tapi aku akan menjaga janjiku untukmu”suzy diam. Woo bin berdiri dan mengacak-acak rambut suzy.”percayalah padaku…”suzy menganggukan kepalanya. Ia memejamkan matanya, tangannya mengarah pada senar-senar gitar itu. dan terdengar suara woo bin. Lirik yang di sampaikan woo bin di setiap baitnya membuat fikiran suzy melayang kembali ke masa SMAnya.

“otte??’tanya yeoja yang menggunakan dress selutut itu pada dua namja yang menemaninya membeli dress. Kedua namja itu tertawa dan saling menatap. Ayolah gaya suzy saat ini membuat mereka seolah kembali ke tahun 80-an.”YA!!”pekik suzy, ia tau arti dari tatapan mereka dan tawa itu

 “mengapa berusaha keras eoh?? percuma mengganti software jika hardwarenya yang bermasalah”ledek namja pemilik wajah tampan itu.

“tunggu saja..aku akan membuatmu tak bisa berkata-kata”kesal suzy, . ia kembali masuk ke dalam ruang ganti dan mengganti yang lainnya.setelah beberapa kali mencoba suzy kemudian keluar dengan dress pendek berwarna pastel. “otte??’tanya suzy lagi. Min ho memberikan jempolnya.

“yeppeuda”puji min ho yang tak bisa berkutik, suzy melirik namja di sebelah min ho itu meminta pendapatnya. Terlihat namja itu seperti sedang berfikir.

“yeppoji…..”namja itu mengucapkan kalimat itu sambil menganggukan-anggukan kepalanya, membuat suzy tersenyum lebar “tasnya, sepatunya, lipstiknya bajunya…yeppo”

“YA!!”pekik suzy dan melempar sepatunya pada namja itu.

“bawahahahhhaa…..”tawa min ho pecah.

Woo bin mengakhiri liriknya yang di iringi dengan tepuk tangan dari banyak penonton pejalan kaki itu, ia menatap yeoja yang masih memejamkan matanya itu,yang perlahan-lahan membuka mata indahnya, air matanya terjatuh.

“suz ….”woo bin menghentikan ucapannya saat suzy berdiri,ia meletakan gitarnya dan berjalan ke arah penonton dan memeluk namja yang berdiri di antara penonton itu. namja yang menggunakan kaos oblong berwarna hitam itu. woo bin menghembuskan nafas beratnya dan alex yang berdiri di samping min ho tak bisa melakukan apapun. Min ho memintanya bertemu dan ia tak tau jika maksud min ho adalah melihat penampilan perdana suzy di depan umum. Membuat semua penonton melihat ke arah mereka

“bagaimana kau tau aku berdiri di sini eoh??” bisik namja yang tak lain adalah lee min ho itu, tangannya mengusap rambut suzy dan sedikit tersenyum.”aku sudah bersembunyi darimu..”

“pabo, kau fikir aku bisa melakukannya jika tak ada dirimu di sini eohh….aku bisa karena aku tau bahwa kau akan selalu berada di sekitarku, mengawasiku saat aku tak menyadarinya’’suzy memejamkan matanya dan membenamkan kepalanya di dada bidang namja tinggi depannya itu. ia tak peduli lagi jika semua orang melihat mereka. ia memeluk erat min ho bakan tak sadar jika ada alex di sana.

“kau sudah berusaha…. kau melakukannya dengan benar” min ho tersenyum mengatakan itu dan mengecup keningnya “kau membuatku bangga…arra??..aiggoo”suzy mengangguk dan tersenyum.

“keunde…soo hyun…bogoshippo”guman suzy pelan, matanya kembali berkaca-kaca. Min ho mengangguk seolah mengatakan bahwa ia juga merasakan hal yang sama.

“hmm..majayo…melihatmu tampil di depan umum walau hanya memainkan gitarmu…membuatku merindukannya juga, biasanya kami berdua akan menemanimu”alex yang dari tadi melihat min ho dan suzy diam. Ia kemudian menjauh dari sana, ia tak bisa melakukan apapun sekarang sepertinya ia sadar akan tempatnya. Jieun mendekat ke arah woo bin yang membeku di tempatnya.

“itulah suzy…dia terlihat kuat di luar namun rapuh di dalamnya”

“apa mereka hanya bersahabat?? Aku tak percaya yang aku lihat sekarang ini….”ucap woo bin

“kau fikir ia memainkan gitar itu karena mempercayaimu?? tidak, karena ia tahu bahwa min ho berada di dekatnya, ia tahu namja itu sedang mengawasinya….suzy hanya akan berlari pada satu orang…ia hanya akan memeluk satu orang, dan pada akhirnya tujuannya hanya pada satu orang dan juga ci……..”

“aku bahkan belum memulai sunbae…aku belum kalah sama sekali….hal pertama yang aku lakukan adalah mengembalikannya seperti dulu lagi…itulah mengapa aku sengaja melakukan ini….ini bukan untukku tapi untuknya”potong woo bin sambil menatap dua orang yang masih berpelukan itu.”setelah itu aku akan memulainya…. sehingga akan adil untukku juga”woo bin tersenyum pada jieun kemudian menjauh.

“eyyss..seharusnya aku tak menunjukanmu penampilan suzy 3 tahun lalu….”guman jieun, yah ia sedikit menyesal menunjukan video suzy yang dulu pada namja itu.

**********

“mwogo…mwogo”ucap min ho meletakannya banyak makanan di meja untuk anggota club musik itu. untuk pertama kalinya ia mengundang orang lain ke apartemennya dengan suzy. “makanlah sepuas kalian…”lanjut min ho dengan senyum lebarnya.

“uwwah…deabbak..mereka benar-benar tinggal bersama”ucap luhan. Sehun dan hyeri mengangguk menyetujui, mereka melihat figura foto yang ada di sana. saat mereka masih menggunakan seragam SMA. Hngga sekarang “keunde..geu namja nuguya??”tanya luhan saat melihat foto suzy, min ho dan salah satu namja yang lainnya.

“ya..bukankah dia begitu tampan eoh??…lihatlah senyumnnya itu”puji hyeri

“hmm…..satu-satunya foto suzy tersenyum lebar sepertinya..lihatlah semua fotonya menunjukan ekpresi yang sama”ucap sehun

“yeppoji…”guman luhan. Tak lama suzy masuk, ia menaikan satu alisnya bingung melihat apartemennya yang penuh dengan anggota club musik.

“mengapa kalian di sini??”tanya suzy dan menatap garang min ho, min ho membalasnya tersenyum dan berjalan ke samping suzy dan merangkul pundak sahabatnya itu. “ya..kau tak mau melepaskan tanganmu eoh??”tanya suzy

“hehehe…aku sengaja mengundang mereka untuk merayakan hari pertama kau bisa berada di depan umum memainkan gitarmu”

“mwo?? Jugulle…”min ho menjaga jarak dan sedikit menjauh.

“hehehe…. anni”balas min ho

“bereskan semuanya setelah ini..aku tak ingin ada bau makanan atau berantakan”

“arrassoo…gojongma”suzy menghembuskan nafas beratnya.

“yeoja menyedihkan..annyeong”sapa woo bin yang baru saja masuk dan berdiri di samping suzy. Suzy mendesis mendengarnya “wae?? Kau berharap aku tak datang??…tidak mungkin”lanjut woo bin. Min ho yang melihat itu langsung berjalan dan berdiri di antara mereka.

“hmm…terimakasih karena telah menjaga suzyku”ucap min ho dengan sedikit memaksakan senyumnnya pada woo bin.

“hmm..tak perlu mengucapkan terimakasih karena aku akan dengan senang hati menjaganya”balas woo bin yang juga memaksakan senyumnnya pada min ho

“mwo?? Uri suzy??’guman yang lainnya. jieun tertawa kecil, ini untuk pertama kalinya ia melihat min ho bertingkah seperti itu.

“jiyeon eoddi?”tanya suzy

“sedikit lagi dia akan datang”ucap jieun.

“ah..aku akan mengganti pakaianku dulu”suzy berjalan masuk ke kamarnya

************

“ya…mengapa masuk kekamarku??’’omel suzy kesal, pada woo bin yang menerobos masuk kekamarnya. “ya..keluarlah….”

“siapa suruh kau tak juga keluar-keluar, aku datang karena ingin melihatmu bukan melihat namja mengesalkan itu”

“lee min ho”

“geure…namja itu”

“namja itu namanya lee min ho dan dia sahabatku”tegas suzy

‘’uwwah….. kamarmu bernuansa pink…ini benar-benar tidak cocok denganmu”woo bin mengalihkan pembicaraan lalu berjalan  menuju ke balkon kamar suzy “daebbak…kau bisa mleihat seoul di malam hari dari sini”

“ya..kau tak mau keluar eoh?? jugulle??”tanya suzy, woo bin membalik badannya dan mendekat pada suzy, membuat suzy melangkah mundur karena tatapan woo bin seakan mengintimidasi dirinya.

“mengapa selalu mengusirku?? Wae?? Kau takut aku menggoyahkan hatimu??’’goda woo bin. Suzy menatapnya dengan dingin “sepertinya aku benar”lanjut woo bin.

‘’keluarlah”

“mengapa bukan aku?? Kau tau aku sedikit kecewa karena kau langsung memeluknya saat aku yang mengatakan bahwa aku berada di sana untukmu”suzy berhenti saat punggungnya terkena dinding ayolah ada apa dengan namja menyebalkan ini “anniya…aku cemburu, membayangkan kau tinggal seatap dengannya, memikirkan kau menghabiskan hampir semua waktumu bersamanya,aku tak menyukainya…….bae suzy kau…..”

“kau tak mau berhenti?”tanya suzy dingin. Woo bin tertawa lalu mundur beberapa langkah, ia melipat kedua tangannya lalu mendesis. Suzy berdiri dengan benar.

“aku fikir jantungmu akan deg-degan, para wanita biasanya akan merasakan hal itu….eyyss..kau memang sulit…..”

“menyerahlah”ucap suzy akhirnya.

“mwoga??”tanya woo bin.

“kau menyukaiku…jadi menyerahlah”

“di masa depan tak ada yang tau akhirnya….”

“sekarang atau nanti orang itu bukan dirimu…arra?”

“aku belum memulai apa-apa bae suzy…”ucap woo bin akhirnya.

“ccih…. kau tak harus memulainya”tak lama dari pintu muncul jiyeon yang masuk ke dalam kamarnya suzy, ia memang sengaja menyusul ke dalam. Di luar sana raut wajah min ho sudah seperti anak kecil yang tak di belikan mainan oleh orang tuanya, ia mengomel tanpa henti jika jieun sunbae tak menahannya mungkin sekarang min ho akan masuk dan membuat wajah tampan woo bin babak belur. “jiyeon..wae??”

“min ho….”

“arra…”potong suzy kemudian keluar dari sana. woo bin menatap jiyeon dan mengomelinya tanpa suara.

“ya..kau tak tau kapan kau harus masuk eoh??..eyyss”

“aku hanya tak ingin mereka bertengkar”ucap jiyeon dan pergi keluar. Woo bin mengacak rambutnya frustasi. Lalu mengapa jika mereka bertengkar?? Bukankah itu bagus. Mata woo bin mengarah pada foto di meja suzy. di sana ada foto mereka bertiga, suzy yang tersenyum lebar seraya merangkul min ho dan juga…

“kim soo hyun”guman woo bin pelan “aku benar bukan?? Kau pasti kim soo hyun…uwwah, kau benar-benar pergi dengan tawanya…ah tapi tenang saja,aku akan mengembalikan semua itu ke tempat yang seharusnya”

“ya..kau tak akan keluar dari kamarnya eoh?? kau menunggu min ho ke sini dan menyeretmu”woo bin melihat jieun lalu tertawa.

“anni..aku akan keluar”

**************

“kau marah??”tanya suzy membantu min ho membersihkan apartemennya. namun min ho tak menjawab “dia yang menerobos masuk kekamarku..jincayo”

“menerobos?? Benar….dan pemilik kamarnya juga senang, hingga tak mengusirnya…. 25 menit di dalam sana aku tak tau apa yang kau lakukan”balas min ho, berdiri mengangkat piring kotor itu dan hendak di cuci. Suzy mengekori min ho.

“kau cemburu?”tanya suzy menoba menggoda min ho. Min ho berhenti lalu menghembuskan nafas beratnya. “jinca?? Ya kau menyukaiku eoh??..eyyss…ini tak baik, alex akan membunuhku jika tau”goda suzy lagi

“geure…fikirkan apapun yang kau inginkan”

“kau marahkan??’’ulang suzy

“anni…”balas min ho ketus dan ia mulai menggunakan sarung tangan yang biasanya di gunakan untuk mencuci piring itu.

“eyyss…kau memang benar marah”min ho berhenti mencuci pirignya dan menatap suzy kesal.

“bisakah kau pergi..jangan ganggu aku”min ho langsung membalik badannya dan kembali mencuci piring. Suzy mendekat dan memeluk min ho dari belakang. Min ho melirik tangan suzy dan perlahan-lahan melepaskan tangan sahabatnya  itu.

“mianhe”min ho menghembuskan panjangnya mendengar hal itu lalu membalik badannya dan tersenyum. Suzy juga balas tersenyum, beberapa saat kemudian senyum di wajah min ho menghilang.

“sudah ku bilang jangan menganggu bukan??…sekarang kau saja yang cuci piringnya”min ho melepaskan sarung tangannya. “mengapa meminta maaf eoh??’’lanjut min ho, lalu meletakan sarung tangannya dan berjalan masuk ke kamarnya yang menutup pintunya dengan keras. Suzy menatap punggung sahabatnya yang menghilang di balik pintu itu.

“majayo…mengapa aku harus meminta maaf??”guman suzy

***********

“ya… mianhe”ucap suzy mengekori min ho kali ini, namja itu terlihat akan berjalan tanpa tujuan lagi, tak apa jika ia terus menerus meminta maaf seperti ini asalkan ia bisa melihat namja itu tersenyum untuknya. “ya…mengapa marahmu sangat lama?? Apa kau ada tamu bulanan??…eyyss..sepertinya ini belum waktunya….”min ho menghentikan langkah kakinya dan melihat sinis suzy. “uwwah… tatapan itu, siapa yang menyuruhmu menatapku dengan kejam eoh??..namja ini, jugulle??”

“ya…”

“mengapa jadi kau yang pemarah eoh??? apa emosimu sedang labil-labilnya seperti anak yang baru saja pubertas….apa alex membuatmu kesal…. bukankah seharusnya kau senang aku menemukan namja yang menyukaiku?? Aku bisa memulainya lagi”min ho menatap suzy dingin.

“aku senang…hingga membuatku kesal, arra?? mengapa semua hal pertama yang ingin ku lakukan untukmu di lakukan oleh orang lain??…. aku senang karena kau sudah menemukan namja yang akan sangat mencintaimu hingga membuatku marah…kau tak tau?? Karena namja itu akan menjagamu lebih dari aku, karena namja itu akan mengkhawatirkanmu lebih dari aku dan karena namja itu akan membuatmu bahagia dan tertawa lebih dari aku…aku hanya marah dan aku kesal membayangkan jika kau akan meninggalkanku…apa aku tak bisa eoh??”marah  min ho,  entahlah benar  ia kesal, benar ia marah tapi……, mata suzy berkaca-kaca dan mencoba tersenyum mendengar hal itu.

“kau sedikit berlebihan sekarang”ucap suzy, matanya tak sengaja melihat sosok yang ia kenal itu.

“maja…aku memang sedikit berlebihan, jadi abaikan saja aku…”min ho membalik badannya dan hendak pergi namun suzy langsung menahan tangan min ho dan memeluk namja itu dengan erat “ya…bae suzy…lepaskan”min ho berniat melepaskan pelukan suzy, namun yeoja yang sedang memeluknya itu menggeleng kepalanya. “neo weire??”

“mengapa kau berfikir aku akan meninggalkanmu??..aku, bahkan jika menemukan orang yang aku cintai, aku tak ada sedikitpun berniat meninggalkanmu, jika namja itu mencintaiku maka dia harus menerima kehadiranmu….”min ho tersenyum kecil mendengarnya “kau salah satu harta berharga yang ku punya, kau adalah sesuatu yang tak bisa di gantikan, orang-orang bisa saja menirumu namun tak ada yang bisa sepertimu…”tangan min ho langsung membalas pelukannya sahabatnya itu senyum lebar di wajah tampannnya semakin nampak jelas.

“ya..mengapa membuatku merasa bersalah eoh??..kau tau aku tak bisa marah denganmu, mengapa berusaha keras seperti”min ho tersenyum senang. Yah ia senang benar senang bisa mendengar kata-kata hangat dari yeoja dalam pelukannya itu. “maaf karena sedikit berlebihan padamu….”lanjut min ho, sedangkan mata suzy memerah menatap dua orang yang berdiri di depan bar yang sedang berciuman, namja itu ia mengenalnya, ia tau dengan jelas siapa itu. alex, namja yang di cintai min ho berada di sana bersama namja lain dan tengah berciuman mesra bak sepasang kekasih yang di mabuk cinta. Benar ia marah, ia benar-benar marah sekarang.

Suzy Pov

Lukai dan sakiti aku sepuas kalian, buat aku menangis dan jatuhkanlah aku sebanyak yang kalian mau, tapi jika kau menyentuh namja ini, ah tidak jika kalian melukainya, maka jangankan dirimu, dunia pun akan aku perangi untuk menjaganya. Aku marah, benar benar marah saat ini. aku fikir aku bisa membela dua bumi ini karena kemarahanku ini. aku hanya berharap mereka mencintainya sebesar  cinta yang ia punya. Namja ini mungkin kekanakan, tapi ia memiliki hati yang mudah rapuh. Ia tak akan percaya diri jika ada orang yang menjatuhkannya, itulah mengapa aku harus berada di sisinya. “alex-ssi….bisakah kau pergi dari hidupnya?? Jangan datang padanya jika hanya meninggalkan luka”batinku

 aku memeluknya agar ia tak melihat hal-hal yang dapat melukai perasaannya. Aku..aku hanya ingin menjaga hatinya…tidak lebih tepatnya aku mencoba menjaga hatiku sendiri agar tak terluka melihatnya tersakiti….lee min ho, Aku tak suka, aku benci bahkan juga kesal melihatmu memberikan cintamu pada orang yang tak bisa menjaganya

TBC

sorry for typo

Advertisements

18 Comments (+add yours?)

  1. dewi wulandari
    Aug 07, 2016 @ 13:52:29

    Alex selingkuh! .
    Suzy perjuangin perasaanmu. . .

    Reply

  2. sofieKim. ars
    Aug 07, 2016 @ 13:54:24

    Uwahhhh.. ..
    Mengejutkan kala suzy eonn berlari pada min ho oppa.. ..
    Banyak kejutan.. . Jjang buat eonni.
    Keep writting ya eonn..
    kutunggu kejutan.a lagi.
    Gumawo #minzyshipperforever

    Reply

  3. Serty
    Aug 07, 2016 @ 14:14:53

    Minzy…kalian memiliki perasaan yang begitu hebat. Bagaimana bisa kalian seperti itu? Wah… Benar-benar mengagumkan.

    Woo Bin semangat!!!

    Next… Rana semangat!!!

    🙂

    Reply

  4. Fatir Oh
    Aug 07, 2016 @ 15:06:50

    Ahhh apa jgn2 suzy juga cinta sm minho…?
    Ah suka banget sm woobin yg semangat perjuangin cintanya ke suzy…dan minho sumpah dy lucu banget kl pas lagi cemburu suzu sm woobin… Dan alex selingkuh…? Aq pikir alex selingkuh karena dy yakin minho perasaannya untuk suzy semenjak kejadian suzy peluk minho setelah acara pertunjukan musik suzy dan woobin..
    Ditunggi next chapnya eon… Fighting

    Reply

  5. maria
    Aug 07, 2016 @ 15:48:14

    sepertinya alex menyerah terhadap minho. karna alex tahu perasaan minho sebenarnya, waktu liat minho ma suzy pelukan pas suzy main gitar di depan banyal orang, abis itu alex pergi.

    endingnya tetep bikin aku netesin air mata..

    Reply

  6. yucu
    Aug 07, 2016 @ 16:02:50

    Yeay update cepet. Seneng bgt kakak.bisa update cpt. tw d tunggu nextny ya kak. Semangat!!!

    Reply

  7. nindol
    Aug 07, 2016 @ 16:05:32

    suzy sebenernya suka sama siapa? minho apa soohyun? sungguh belom ketebak gimana perasaan suzy sebenernya
    minho juga apa belom sadar kalo dia cinta ke suzy? ayo dong cepet sadar
    woobin perjuangkan cintamu, karena emang bener apa yang akan terjadi nantinya kita nggak tau, mungkin nanti suzy bisa sedikit luluh hehehe #efek baper uncon
    ditunggu kelanjutannya thor

    Reply

  8. nur hidayati
    Aug 07, 2016 @ 20:30:52

    Gak nyangka kalau minho ada ditempat saat suzy mngiringi woobin.dan astaga suz.aturan biarin aja minho tau gimana alex.stidaknya kalo minho sedih kan masih ada suzy dismpingnya.keren thor ceritanya

    Reply

  9. I'am
    Aug 08, 2016 @ 00:17:25

    Wahh, alex slingkuh..
    Mengesalkan mending alex sgera menjauh saja dari minho ,kirain dia setia walaupun minho tetep slalu utamain suzy , tp ternxata slingkuh juga tuh orng…
    Slalu nangis kalau bhas masa lalu suzy…
    Suzy perjuangkan cntamu ,buat minho mnxadari perasaan x..
    Semangat bkin kelanjutanx ka..

    Reply

  10. Kuchiki
    Aug 08, 2016 @ 00:37:23

    Spt kekasih yg sdng bertengkar,kkk,woobin spt malaikat yg d krm olh soohyun,walau ada minho d sisiny,tp g bs buat suzy spt semula…Alex menemukn kekasih baru,klo gitu minho bebas donk..

    Reply

  11. Dini Fajar
    Aug 08, 2016 @ 03:31:51

    ditunggu nextnya kak rana 🙂

    Reply

  12. Elistya_Kim99
    Aug 08, 2016 @ 22:14:26

    Woo bin semangat banget untuk mengejar suzy.tapi sepertinya semuanya akan sia-sia karena suzy bahkam lebih memilih minho daripada brsama namja yg dicintainya nantinya bukankah secara tak langsung itu menutup kesempatan woobin dan namja lainnya untuk memasuki hati suzy.

    Reply

  13. Amrina
    Aug 11, 2016 @ 12:34:34

    alex selingkuh nihhh wahh parahh

    Reply

  14. ika
    Aug 14, 2016 @ 07:59:41

    Untung minho ga lihat alex selingkuh ,tp alex selingkuh pun gara2 kesal lihat minho lbh perhatian ke suzy kkk, seruu ,yak mulai perang dinginnya antara woobin dan minho..apa efek ntn UF ya kok aku berpihak sm woobin ya di sini kkk…kerenn thor ditunggu lanjutannya yaa..

    Reply

  15. Dezee
    Aug 22, 2016 @ 04:44:02

    Hahaha minho slalu keduluantuk memulai sesuatu agar suzy spt dulu. Alex slingkuh, akankah minho cemburu?

    Reply

  16. rina
    Aug 26, 2016 @ 07:47:23

    huwwwwaaahh, alex kemaren marah2 tapi selingkuh ciuman ama yang lain . Mungkin dia lelah ngelarang minho dan jealous ke suzy

    Reply

  17. HimaSayA
    Dec 07, 2016 @ 13:03:57

    Minho apa ga sadar, mungkin belom aepenuhnya. Tpi bntr lagi kali ya kekekk
    Auzy biarin aja kasih tau minho kalo perlu, dasar alex. Kmaren aja marah2 ga jelas sekarang ciuman iubhhh
    Minho perlu tau yg paati biar dia juga sadar hatinya untuk siapa dan dimn

    Reply

  18. Laras4ti
    May 25, 2017 @ 00:07:07

    sebenarnya Suzy cinta atau tidak ma Min Ho, atau itu hanya prasaan yg tdak ingin melihat sahabatnya terluka.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: