Back To Normal (part 4)


00070419

Tittle :  Back to Normal

Cast : lee min ho|bae suzy|kim woo bin

Support cast :park jiyeon,Lee jieun, lee dong gun and other

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

************

Lee min ho berjalan keluar dari apartemennya , ia masuk ke dalam lift dan menuju ke basement di mana mobil yang sering ia gunakan bersama suzy ada terpakir di sana, ia masuk ke dalam mocil dan duduk di kursi kemudi ia menghembuskan nafas beratnya, ia tak bisa melakukan ini, jika ia pergi yeoja itu, bagaimana dengannya??

”aku tak apa-apa…aku benar-benar tak apa-apa..kau tak percaya padaku??”

“bukan aku tak percaya padamu….tapi dua tahun yang lalu kau juga mengatakan hal yang sama paboya”guman min ho, ia melihat handphonenya bergetar lagi, akhirnya ia menjauh dengan mobilnnya dari apartemen itu, ia melirik jam di tangannya 30 menit lagi, ulang tahun namja itu.

“khajjima jebbal..ini..ini ulang tahunnya…ini ulang tahunnya…mengapa tuhan begitu tak adil,,min ho-ah..dwejeseo”

min ho Pov

ku hentikan mobilku di persimpangan jalan ini,  tidak, aku tak bisa meninggalkannya seperti ini, dia membutuhkanku, aku tak bisa melakukannya. Aku melihat handphoneku yang terus bergetar dan segera mengangkatnya.

“aku akan terluka jika kita berakhir… tapi aku benar-benar tak bisa meninggalkannya malam ini…tolong mengertilah”aku menutup telfonnya dan memutar balik mobilku kembali ke apartemen, aku memakirkan mobilku di basement dan berlari menuju lift aku menekan tombil no 9 , kami memang berada di lantai 9. Setelah sampai dengan segera ku keluar dan berlari menuju ke apartemen kami dengan segera ku masuk dan langsung menuju kekamarnya, tanganku mengarah pada kontak dan menyalakan lampu di kamarnya. Dan benar saja yeoja di depanku ini tampak kesakitan. Ini adalah kenangan buruk yang kami punya berdua, ah tidak ini kenangan terburuk yang ia miliki. Kehilangan salah satu sahabat terbaik kami adalah mimpi buruk berkepanjangan seperti ini hingga tak tau kapan berakhir.

“so..soo hyun-ah…soo hyun-ah”aku berjalan dan duduk di sampinganya kemudian mengenggam tangan mungilnya, wajahnya yang berkeringat dengan ekspresi terluka di sana benar-benar melukaiku. yeoajo bodoh baagaimana mungkin aku mempercayaimu jika akhirnya seperti ini??

***********

Suzy membuka matanya saat sinar mentari mengenai wajah cantiknya, ia hendak pergerak namun tak bisa saat merasa ada seseorang yang menggenggam tangannya, suzy menatap namja yang tertidur pulas di sampingnya dengan satu tangan menggenggam tangannya itu. suzy tersenyum kecil melihat wajah polos namja yang tertidur itu. “gomapta….”gumannya, matanya tiba-tiba berkaca-kaca seperti mengingat sesuatu “uwwah..aku lupa lagi…soo hyun-ah…saengil chukkae”lanjut suzy,min ho mengangkat kepalanya lalu membuka matanya dengan jelas.

“kau sudah bangun??’suzy menganggukan kepalanya “bagaimana perasaanmu?? Sudah membaik”

“hmm…”balas suzy.

“kuatlah bae suzy”mata suzy semakin berkaca-kaca

“hmm…”balas suzy lagi

“bersiaplah…kita akan mengunjunginya”suzy menggeleng kepalanya “wae??”tanya min ho bingung

“nde?? ah..anniya..aku hanya ingin pergi kekampus..aku tak akan mengunjunginya lagi’’

“ya…”

“aku baik-baik saja..jincayo”potong suzy, min ho menghembuskan nafas panjangnya. “aku tak akan melakukan hal itu lagi…dia pergi bahkan tak perduli seberapa banyak aku menangisinya..aku..aku membencinya’’air matanya terjatuh dengan segera suzy menyekanya “dia..tak bisa membuatku menangis lagi’’lanjut suzy dan tersenyum “aku akan mandi”suzy berjalan menuju ke kamar mandi

“eyyss….kembali berpura-pura kuat….paboya”guman min ho. Setelah hari ini berlalu maka yeoja itu akan kembali seperti kemarin-kemarin, jadi hanya perlu melewati hari ini, tak apa jika ia menangis begitu banyak di banding ia berpura-pura tak terjadi apa-apa.

***********

Suzy masuk ke ruang club musik, ia meletakan tasnya di sofa yang ada di sana lalu duduk, tangannya mengarah pada sebuah gitar dan perlahan-lahan memainkan jari-jemarinya di gitar itu, dan bersenandung kecil, hanya untuk dirinya sendiri yang mendengar.

Same bed but it feels just a little bit bigger now

Our song on the radio but it don’t sound same

When our friends talk about you, all it does is just tear me down

Cause my heart break a little when I hear your name

Suzy berhenti lalu terdiam, tak sadar bahwa ia menjadi pusat perhatian saat ini. “ya..nyanyianmu benar-benar…”woo bin menunjukan jempolnya, suzy melihat pada namja tampan yang berdiri di depannya itu,, woo bin sedikit menunduk tangannya mengarah dan mengacak-acak rambut suzy, suzy hanya diam ia bahkan tak mengatakan sepatah kata pun seperti biasannya. Woo bin tersenyum kecil “gwencana?”tanya woo bin, suzy tak menjawabnya namun hanya tatapan dingin di sana “ini akan segera berlalu”lanjut woo bin, yang lain hanya melihat mereka dengan aneh.

“jauhkan tanganmu dariku woo bin-ssi”suzy membuka suaranya

“jika aku tak mau….”

“tak bisakah kau menjauh dariku??”omel suzy

“tak bisa…raut wajahmu memintaku menjadi temanmu”balas woo bin ia kemudian berdiri.

“ya..mengapa kau begitu menyebalkan??”

“ya…mengapa kau begitu menyedihkan??”suzy diam lalu mengambil tasnya dan hendak pergi, ia malas untuk adu mulut dengan namja di depannya itu, namun dengan segera woo bin menahannya “wae?? Kau ingin kabur dariku?? Eoddiya??”

‘’bukankah  sudah aku katakan..lepaskan tanganku”omel suzy melepas tangan woo bin dengan kasar lalu pergi, woo bin terkekeh kecil

“akhirnya aku bisa mendengar omelan itu dan wajah kesal itu lagi”guman woo bin senang, jieun mendekat.

“ya…mengapa senang sekali menggodanya eoh??”tanya jieun

“hanya itu yang bisa membuatnya berbicara denganku”balas woo bin “sepertinya aku harus pergi..”

“eoddiya??”tanya jieun

“tentu saja mengikutinya…..”

“jangan hari ini”ucap jieun

“uwwah,,,aku semakin ingin melakukan itu….sunbae..aku pergi”woo bin berlari dari sana.

**********

Woo bin bingung saat sadar suzy menuju ke salah satu pemakaman elit, ia membawa sebuket bunga di tangannya dan terus berjalan menuju ke sebuah kuburan yang tepat di samping kuburan itu terdapat pohon sakura. Yeoja itu berhenti di sana, karena penasaran woo bin terus mengikutinya.

“annyeong soo hyun-ah”sapa suzy terlebih dahulu, ia meletakan bunga yang ia bawah itu di samping nisan namja tampan itu. “saengil chukkae….”air mata suzy langsung mengalir “aku…aku .aku tak lagi merindukanmu..aku membencimu”guman suzy, ia mencoba tersenyumm “aku ke sini hanya penasaran dan ingin bertanya kau baik-baik saja bersama-Nya kan?? Kau bahagia bukan?? Kau  makan dengan baik dan juga tersenyum dengan sangat banyak kan??…. aku..aku masih saja di tempat yang sama, aku masih saja membencimu….”guman suzy, hendak menyeka air matanya lagi, namun seseorang memegang tangannya, woo bin berjalan dan berdiri di depan suzy. ia mencoba tersenyum pada yeoja di depannya itu.

“menangislah…”

“neo??”

“wae?? Kau kaget mengapa aku di sini??”

”pergilah…”usir suzy

“ya..apa hanya ada kata itu untukku eoh?? mengapa selalu mengusirku?? ‘’

“pergilah…’’ulang suzy, air matanya semakin terjatuh, ia benci menunjukan perasannya pada orang lain, entah itu senang atau sedih, ia tak ingin orang lain mengetahuinya “mengapa kau begitu menyebalkan??..hiks…hiks”omel suzy, woo bin melangkah langsung memeluk suzy “ya…mengapa memelukku…lepaskan..hiks..hiks…mengapa begitu menyebalkan..aku membencimu seperti namja yang meninggalkanku itu…aku…. baik-baik saja, jangan memelukku seperti orang yang menyedihkan…ya lepaskan..hiks..hiks…”woo bin mempererat pelukannya.

“paboya..jika sedih maka menangislah, jika terluka marahlah…dan jika namjamu bersama yeoja lain, marahlah pada mereka bukan untuk melepaskan mereka”oceh woo bin, ia melirik nama yang tertera di nisan itu “dan jika merindukan seseorang katakan padanya, bahwa kau merindukannya hingga membuatmu  gila,katakan padanya betapa kau merindukannya… minta maaflah jika kau memang merasa bersalah padanya…… dan jangan selalu mengusirku, tapi terima aku sebagai temanmu”lanjut woo bin, suzy terdiam dengan ragu tangannya mengarah dan memegang ujung baju woo bin. Woo bin tersenyum kecil.

“hiks…hiks…. mengapa begitu menyebalkan, aku menyayanginya sama seperti min ho, tapi dia pergi bahkan tanpa berpamitan denganku…aku berjanji akan memenangkan kompetisi itu untuknya, bahkan tanpa memberi selamat atas kemenanganku…dan..aku..aku bahkan belum memberi selamat untuk ulang tahunnya mengapa dia pergi..dan menjadikan kemenanganku menjadi kenangan burukku, mengapa ia menjadikan hari ulang tahunnya menjadi hari peringatan kematiannya… ah anni, seharusnya aku meninggalkan kompetisi itu dan merayakan ulang tahunnya, seharusnya aku mendengarkannya….aku..aku  belum mengatakan apapun untuknya….aku membencinya..an anni….aku merindukannya….”tangis suzy, mata woo bin berkaca-kaca, ia tak mengatakan apapun hanya mendengar apa yang di katakan yeoja dalam pelukannya itu. sedangkan tak jauh dari mereka min ho menatap mereka, ia sengaja datang ke pemakaman soo hyun karena yakin suzy akan ke sana.  min ho mencoba tersenyum, ini sedikit aneh melihat suzy menangis di pelukan namja lain, selama ini suzy hanya akan menangis saat bersamanya dan dalam pelukannya. Yah itulah mengapa sekarang ia merasa ini sedikit aneh, selama ini suzy hanya memiliki dirinya untuk menunjukan semua perasaannya.

“aku fikir…dia sendirian,ternyata tidak”guman min ho, yah mungkin kekhawatirnnya agak berlebihan pada yeoja berparas cantik itu, mungkin kepeduliannya terlalu berlebihan hingga yang ada di otaknya hanya yeoja itu. ia tak tak tau akan sebesar ini peduli. Awalnya ia fikir yeoja itu akan menangis sendiri seperti sebelum-sebelumnya tapi tidak sekarang ia memiliki seseorang untuknya bersandar. Min ho membalik tubuhnya dan menjauh dari sana.

************

Suzy meminum minumannya saat merasa sudah tenang, ia sedikit melirik pada namja di depannya yang menatapnya tanpa henti itu. “ehem..jangan katakan pada siapapun jika aku menangis”ucap suzy, woo bin tertawa kecil “aku serius…tadi aku hanya terbawa perasaan”lanjut suzy lagi

“ya…jika orang-orang tau kau menangis mereka juga akan sadar bahwa kau juga manusia, memang apa ada masusia yang tak perna menangis eoh?? kenapa?? Kau mau menjaga image wanita kasar yang sudah tertanam dalam dirimu”

“tadi..aku tak menangis…”woo bin seketika tertawa, ia tak tau bahwa yeoja di depannya juga bisa terlihat kekanakan.

“jika tak menangis lalu apa??? Merengek??”ledek woo bin, suzy mengerucutkan bibirnya.

“itu…itu hanya keringat dari mataku”balas suzy, woo bin semakin tertawa

“geure?? itu hanya keringat yang membuat kaos kesayanganku ini basah eoh?? sampai hidungmu itu meler apa itu hanya keringat?? Kau yakin??”woo bin masih saja meledeknya

“YA!!”pekik suzy, tawa woo bin perlahan-lahan menghilang

“menangis itu manusiawi”

“lakukan saja apa yang aku bilang…apa susahnya”omel suzy

“arrasso..arasso…tapi ini tidak gratis”

“apa maksudmu??”tanyanya dingin

“ya ada take and give..memberi dan menerima, jika aku menutup rapat mulutku…apa yang akan kau lakukan untukku??”tanya woo bin mencoba menggoda suzy.

“aku tak memiliki apa-apa untuk di berikan padamu…aku bukan putri konglongmerat”

“aku tak membutuhkan itu… bagaimana kalau waktu”

“itu yang paling sulit aku berikan”

“kemudian aku akan membocorkannya”ancam woo bin

“ya..arrasso..arrasoo…”

“seminggu 3 kali”ucap woo bin

“sekali”balas suzy

“mwo??”

“iya…atau tidak sama skali”

“arrasso..arrasso”ucap woo bin akhirnya mengalah, setidaknya ia memiliki satu hari dalam smeinggu untuk bertemu suzy.

***********

Jiyeon keluar dari lift menuju ke apartemen suzy, ia mendapatkan alamat mereka dari jieun, ia khawatir setelah melihat keadaan suzy 2 hari ini, ia ingin menjenguknya, namun sesampainya di sana ia melihat seorang namja tampan dan tinggi berdiri di sana, namja itu mirip dengan seseorang. Dengan ragu jiyeon mendekat. “annyeonghaseo”sapa jiyeon, namja itu membalik badannya dan dengan ragu membalas sapaan jiyeon.

“nu..nugu??”tanya namja itu

“ah..ak..aku…pa.park jiy..yeon..”ucap jiyeon terbata-bata, namja itu menaikan satu alisnya

“park jiyeon?? Nugu??”tanyanya lagi

“ah..su..suzy chinggu”balas jiyeon

“kau temannya suzy?? daebbak..akhirnya yeoja kasar itu memiliki teman juga”jiyeon mengangkat wajahnya “ya..mengapa berteman dengannya eoh?? kau tau kan bahwa yeoja itu setiap ucapannya akan menyakiti perasaan orang lain..dia kasar, jutek dan juga sedikit sombong..ucapannya itu seperti silet….tapi…”namja di depannya itu mencoba menjelek-jelekan suzy. jiyeon mengepalkan kedua tangannya lalu menatap namja di depanya itu dengan berani.

“su..suzy tak seperti itu, dia yeoja yang baik dan juga penolong…walaupun wajahnya kasar dan seperti tak memiliki hati sebenarnya dia yeoja yang paling baik…jadi ajhussi..berhenti mengatakan hal-hal buruk tentangnya’’potong jiyeon panjang kali lebar, pertama kali dalam hidupnya ia berani membela seseorang seperti ini. namja di depannya itu tertawa mendengarnya.

“uwwah..bae suzy sudah memiliki seorang teman yang siap membelanya selain min ho rupanya..hehhehe”namja di depannya itu masih terkekeh.

“ajhussi… “

“aku lee dong gun, hyungnya lee min ho”

“nde??”pekik jiyeon kaget lalu menundukan kepalanya ia merutuk dalam hatinya, barusan apa yang ia lakukan?? apa ia baru saja mengomel?? Sumpah?? Demi apa??. Apa itu benar-benar dirinya.

“sepertinya kau datang untuk bertemu dengan mereka..ah mereka tak berada di sini, hari peringatan kematian soo hyun…dan mereka menghabiskan waktu di luar’’

“nde?? peringatan kematian??”tanya jiyeon kaget

“eoh….salah satu alasan suzy kehilangan senyumnya”guman dong gun “aku harus pergi..kau juga harus kembali…”dong gun melangkahkan kakinya namun baru beberapa langkah ia berhenti dan menoleh pada jiyeon.

“aku tau bae suzy yeoja yang baik…”dong gun tersenyum kemudian benar-benar menjauh.

“eyys…park jiyeon neo michiesso??”omel jiyeon sambil memukul-mukul kepalanya sendiri. “anniya..itu bukan diriku…aku tak pernah mengomel atau membela orang lain…hayysss”

*********

‘’kau akan tidur di sini??”min ho menganggukan kepalanya malas, di lepaskan jas yang ia kenakan itu lalu di letakan di sofa , ia menghembuskan nafas beratnya, ia menghempaskan tubuhnya di sofa lalu mencoba memejamkan  matanya “apa ada masalah??’tanya alex.min ho menggeleng kepalanya malas masih dengan mata yang terpejam. “ingin aku masakah sesuatu?”tanya alex

“tak perlu “balas min ho, namun mendengar desahan nafas namja yang sudah setahun ini menjadi kekasihnya itu, membuatnya tak tega “omurice”lanjut min ho, dengan senang alex langsung berdiri.

“arrasso..kau tunggulah”alex kemudian menuju ke dapur dan menyiapkan makan untuk kekasihanya itu. min ho membuka matanya yang terpejam itu saat merasakan getaran handphonenya, tangannya mengarah pada saku jasnya itu lalu melihat nama pemanggil di sana.

“suzy…”gumannya, ia kemudian mendudukan tubuhnya dengan benar lalu mengangkatnya “wae??…aku tak memiliki waktu untukmu, aku sibuk”ucap min ho langsung dengan nada sedikit di buat sinis. Ia mendengar suzy mendesis di seberang sana, ia yakin saat ini yeoja itu sedang tersenyum kecil lalu menertawakan dirinya. Alex melirik min ho yang sedang menerima telfon itu, namja yang tadi seperti tak memiliki tenaga terlihat penuh akan energi sekarang“ada apa?”tanya min ho

“aku masih berada di depan kampus..dan sekarang hujan..bisa…”

“tunggu di sana, jangan kemanapun, jangan pergi dengan siapapun dan yang paling penting jangan hujan-hujanan tanpaku karena kau akan merepotkanku..aku akan menjemputmu”

“tapi sekarang kau ada di tempat alex?”tanya suzy ragu. Min ho melihat namja yang tampak serius di dapur itu “jika iya maka tak apa…”

“anniya..aku sedang berada di apartemen…jadi tunggu aku di sana, jangan kemanapun. Kau mengerti??’’

“arrasso”balas suzy, min ho mengakhiri sambungan telfonnya. Dan tangannya langsung menyambar jasnya itu lalu berjalan  ke arah alex dan hendak berpamitan.

“alex-ah…”namja itu menghentikan pergerakannya

“wae?? Suzy ?? suzy lagi..suzy terus dan suzy dulu…. kau harus menemuinya??”tanya alex langsung, namja tinggi dengan wajah rupawan itu membalik tubuhnya, ia melipat kedua tangannya dan menatap min ho dengan sedikit kesal.

“dia kampus..dan sepertinya sedang hujan…aku…”

“kau harus menjemputnya?? Apa tak ada orang lain??…apa dia hanya memilikimu….apa dia tak memiliki teman??”kesal alex. Mengapa harus yeoja itu yang selalu di dahulukan.“kau bilang hari ini adalah milikku..lalu mengapa kau selalu mendahulukannya??”tanya alex

“di..dia sahabatku dan aku tak bisa meninggalkannya”ucap min ho kemudian menggunakan jasnya kembali kemudian memasukan handphonenya di saku yang ada di sana “jangan kesal seperti itu… aku janji akan kembali”min ho tersenyum lalu menjauh dari sana.

“suzy…suzy….suzy…dan suzy lagi…uwwah..daebbak”guman alex kesal dan melemparkan sebuah bahan makanan yang sudah ia siapkan.

**********

Suzy menadakan tangannya biarkan air hujan itu terjatuh di tangannya, ia melihatnya dengan dingin tanpa ekspresi, ia berada di kampusnya menunggu min ho menjemputnya.  Tak apa jika ia menunggu karena namja itu selalu menepati janjinya bahkan jika ia sedikit terlambat.”kau belum pulang??”suzy menoleh pada luhan.

“belum..”balas suzy sekenanya

“mau aku antar?”tawar luhan

“tak usah…”

“tapi ini sudah…”

“ah..dia datang”suzy melihat pada sebuah mobil yang berhenti tak jauh itu, luhan melihat ke arah yang sama, tak lama seorang namja keluar dari sana dengan menggunakan jas hitam serta payung berwarna hitam itu.

“lee min ho”guman luhan, min ho mendekat pada suzy langsung bahkan tanpa menyapa luhan.

“sejak tadi menungguku??”suzy menganggukan kepalanya

“ku fikir kakiku akan patah”min ho terkekeh, ia mengacak-acak rambut sahabatnya itu, di lepaskan jasnya lalu di selimutkan di tubuh suzy.

“jika aku sedikit lama..kau mungkin akan membeku di sini”ucap min ho lagi.

“hmm….”balas suzy

“kau tak main hujan bukan??”suzy menggeleng kepalanya ”bagaimana dengan perasaanmu …gwencana??’suzy menganggukan kepalanya “kau tak menangis dengan banyak bukan??”

“aku menangis dengan sangat banyak..tapi kau tak berada di sana untuk menyeka air mataku”luhan hanya bisa membulatkan matanya, walau ekspresi yeoja itu masih saja dingin namun tatapan matanya mengatakan lain. ia tersenyum lewat matanya.

“eyyss…arrasso, malam ini, aku milikmu, jadi menangislah padaku, katakan semua padaku”dan jangan pada namja lain’min ho melanjutkan ucapannya dalam hati suzy menganggukan kepalanya lalu tersenyum tipis.

“kau memang milikku…waktumu juga milikku”ucap suzy, min ho menganggukan kepalanya, sadar atau tidak waktu yang ia miliki hanya ia curahkan pada yeoja itu. bahkan tak peduli jika ia memiliki seseorang yang ia cintai.

“khajja…”mereka menjauh dari sana. luhan masih membeku di tempat mulutnya masih berbentuk huruf vokal. Ia tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Suzy tersenyum?? Ia benar-benar tersenyum?? Ia tak sedang bermimpi bukan??”

“bae suzy tersenyum??”guman luhan tak percaya “dan mereka benar-benar tinggal serumah?? Mereka benar-benar berkencan?? Jadi yang selingkuh suzy apa kim jong in??”guman luhan semakin bingung.

************

Min ho POV

hari ini yang berat itu sudah berlalu sekarang, aku sudah bisa melihat dia yang sepertinya biasanya lagi. ceria, pemarah, kasar, dan juga dingin namun lebih dari itu, ia adalah yeoja luar biasa yang aku kenal dalam hidupku.ini mungkin untuk pertama dan terakhir kalinya. suzy-ah, aku ingin menunjukan banyak hal untukmu, aku ingin berada di sisimu seperti ini.tak apa bukan?? bahkan jika aku sedikit aneh dengan diriku tak apa jika aku berada di sisimu kan??…. aku mengangkat wajahku menatapnnya yang sedang makan itu dengan tersenyum kecil. ia mungkin anugrah terindah yang ku punya saat ini.  jika aku di suruh  memilih siapa orang yang ingin ku habiskan masa tuaku…tidak sisa umurku..maka aku akan menjawab tanpa ragu orang itu adalah kamu, iya kamu bae suzy. tak peduli jika kau sudah mencintai namja lain dan hidup bersama mereka. aku akan tetap menjadikanmu pilihan pertamaku. sekarang dan untuk selamanya. kau adalah prioritasku.

Min ho pov End

“uwwa…mashita”guman suzy memakan makanan buatan min ho”daebbak..ya keahlian memasakmu memang jjang”ucap suzy ringan, min ho tersenyum senang lalu duduk berhadapan dengan yeoja di depannya itu, ia tampak lebih ceria sekarang. Walau ceria itu hanya akan di tunjukan di depannya.

“keunde suzy-ah….”suzy menaikan satu alisnya saat mendengar min ho yang sepertinya ragu akan mengatakan sesuatu itu.

“jika tak ada yang ingin kau katakan maka jangan katakan apapun”

“eyyss..yeoja kasar ini, arrasso…anniya..makan yang banyak”ucap min ho akhirnya dan menyendokan nasi goreng ke piring suzy lagi.”besok kau akan kemana?? Ingin berkencan denganku?? Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat”tawar min ho

“aku tak bisa.”

“wae??”tanya min ho bingung

“aku memiliki janji…”

“mwo?? Dengan siapa??”sejak kapan suzy memiliki janji? Ah anni bahkan jika ia berkencan yeoja di depannya itu akan memberitahunya dari jauh-jauh hari.

“namja menyebalkan itu”ucap suzy

“kim woo bin?? Yang mukanya mirip dinosaurus itu??”suzy menganggukan kepalanya mengiyakan “kalian berkencan…”

“YA!!..apa aku gila berkencan dengannya..itu semua salahmu…. jika ada kau di sana aku tak mungkin menangis di pelukan namja menyebalkan itu”oceh suzy

“kau benar-benar menangis di depannya??…jinca??”tanya min ho masih terkaget-kaget.

“semua ini salahmu”kesal suzy

“kau tak boleh pergi”larang min ho

“aku sudah berjanji..”

“batalkan saja”potong min ho

“janji adalah janji”ingat suzy

“ya,,,kau belum mengenalnya siapa tau…”

“dia namja yang baik…walau tampangnya seperti itu..dia sebenarnya namja yang baik”min ho mendesis mendengar hal itu, sejak kapan yeoja di depannya itu membela namja lain di depannya “dan bukankah kau akan menghabiskan waktumu di tempat kekasihmu itu??”min ho diam, ia kembali mengingkari janjinya kemarin ia mengatakan pada namja itu bahwa waktunya hanya akan menjadi milik namja itu “pergilah..alex pasti sangat membenciku…”lanjut suzy. min ho diam tak mengatakan apapun. “aku akan tidur…besok aku harus pergi”suzy berjalan menuju ke kamarnya.

************

Suzy keluar dari kamarnya dengan menggunakan kaos oblong dan hanya menggunakan jeans dan rambutnya di ikat, membiarkan beberapa helai terjatuh. entah mengapa namja menyebalkan itu menghubunginya jam 6 pagi dan ini sudah jam8 hanya untuk janji yang tak masuk akal ini. ia berjalan melewati ruang tamu dan di kagetkan dengan keberadaan min ho.“omo..kapjagi…YA”Pekik suzy, min ho berdiri, ia masih menggunakan piyama tidurnya itu dan berjalan mengitari suzy dan melihatnya dari atas sampai bawah dengan lekat bahkan tanpa senyum

“kau bilang ini hanya janji biasa…mengapa mengikat rambutmu?? Dan mengapa menggunakan lipgloss dan juga..heol…. kau menggunakan parfum…”omel min ho dan mengacak-acak rambut suzy dan segera mengambil tissue dan menghapus lipglos dari bibir di depannya itu “kau sangat cantik seperti itu…akan lebih cantik lagi jika kau tak pergi”

“dia sudah berada di luar”ucap suzy.

“ya..kau berkencan dengannya??”tanya min ho kali ini dengan serius.

“ya bukankah sudah aku bilang tidak?? Mengapa menanyakannnya lagi??”omel suzy yang agak kesal dengan min ho. Ada apa dengan namja itu, mengapa berubah menjadi over protective seperti ini padanya. Memang dia anak ABG yang harus di jaga. Tak lama terdengar bunyi bel.

“uwwah..kau bahkan memberikan alamat kita untuknya…kau masih ingin menyangkalnya??”tanya min ho seperti mengintrogasi penjahat.

“dia memaksaku memberikan alamatnya….min ho-ah..neo weire?? Gwencana??”tanya suzy, min ho berdehem lalu dengan kesal berjalan dan duduk di sofa.

“kka…’’suzy menghembuskan nafas beratnya. Ia tahu namja yang kini sedang duduk dengan diam itu sepertinya marah. “pergilah….”lanjut min ho

“arrasso…aku pergi”suzy hendak berjalan namun dengan segera min ho berdiri dan menahan tangannya, membuat suzy berbalik membuat jarak mereka sangat dekat. Ia bahkan bisa mendengar bunyi detakan jantung namja di depannya itu. Sedangkan bunyi pintu di luar sana terus saja terdengar.”neo weire?? Mengapa kau menjadi aneh seperti ini? ya lee min ho, Woo bin sudah menunggu…”

“bisakah kau tak pergi??”suzy menaikan satu alisnya bingung tak mengerti “khajjima….”

TBC

sorry for typo

Sebenarnya aku lagi UAS sekarang, makanya gak bisa ngepost dari kemarin2…

aku bakal sapa kalian lagi di awal agustus….

soalnya UAS aku berakhir tgl 30 juli…

Advertisements

23 Comments (+add yours?)

  1. Fatir Oh
    Jul 21, 2016 @ 17:37:30

    Ahh eonnie mianhae… Aq ga tau kl eonnie lg UAS… Semoga UAS nya lancar dan sukses ya eon.. Kyaa awal agustus…. Kt bakal setia tungguin eon…
    Ahh tiap baca moment suzy keinget soo hyun rasanya nyesek… Dan woo bin… Ah aq blm bs move on dr hubungan woo bin suzy oppa dongsaengan di secret love… Dan sekarang eonnie dah bikin baper lg krn jadiin woobin second lead… Baca karakter woobin disini lgsg keinget karakter dy di UF eon…
    Agak bingung juga sm minho… Diawal baca sempet yakin dy punya perasaan lbh ke suzy tp pas baca ditengah dy kyak ga ada rasa lebih kesuzy tp pas baca makin kebawah br makin yakin kl minho beneran ada perasaan lebih dr sahabat ke suzy…ahh ga tau kenapa suka banget pas baca bagian minho cemburu…
    Ditunggu next chapnya eon… Fighting.. 😘😘😘

    Reply

  2. niiiaaa
    Jul 21, 2016 @ 18:23:14

    wah ceritanya makin seru kak…..
    suzy udah mulai dekat tu sama KWB
    minho masih normalkan………???????
    semangat ya kak untuk UASnya……..

    Reply

  3. I'am
    Jul 21, 2016 @ 23:35:28

    Oh lagi UAS ya ka , pantesan lama gak update ..
    Semoga sukses ya ka UAS x ….
    Bingung sma perasaan minho dia tuh sbnernya punxa rasakan sma suzy tp dia x masih gak peka gtu ….
    Akhrnya suzy tambah punxa temen ynk bisa mengerti dia dan nenangin dia di saat trpuruk ,, walaupun jiyeon btal ktmu sma suzy tpi suka sma kpedulian x sma suzy dan bela suzy ..
    Semangat UAS x ya ka dan di tunggu slalu klanjutan x.

    Reply

  4. Kuchiki
    Jul 22, 2016 @ 01:54:53

    Sblmny woobin sdh mengenal suzy?ada apa dgn minho?cemburu?Keringat dr mata?kkk

    Reply

  5. ikaa wika
    Jul 22, 2016 @ 03:52:29

    yey… seneng banget sama binzy moment nya. suka banget sama mereka berdua.
    si minho sebenernya cintanya sama siapa sih?
    alex atau suzy?
    cuma bisa nungguin part selanjutnya thor, berharap makin banyak binzy moment… gomawo uda dipost thor.
    fighting untuk nulis part selanjutnya.

    Reply

  6. dewi wulandari
    Jul 22, 2016 @ 09:48:24

    Wuah makin seru nie ff thor . . Semangat ya buat UAS.nya semoga sukses.
    Suzy jadi keluar ngk ya sama woo bin? ? Ku rasa min ho suka sma suzy, tapi dianya masih belum memahami perasaannya. .
    Next ne thor. #semangat

    Reply

  7. nur hidayati
    Jul 22, 2016 @ 10:14:34

    Kurasa dr lubuk hatinya pling dalam lee minhoo sangat mencintai suzy.tp dia blm sadar sama perasaanya sendiri.makin kesini makin seru dan menarik ceritanya.dan bikin penasaran.ditunggu nextnya

    Reply

  8. riani
    Jul 22, 2016 @ 11:36:08

    klau suzy ngak jadi pergi kasihan woobin,ntah kenapa jadi suka sama couple woobin dan suzy,semenjak nonton drama uf,aigo minho sebenarnya dari dalam hati mu kamu masih normalkan,? mungkin kah minho mencintai suzy,semanggat buat UAS nya thor,,dan di tunggu part selanjut nya,fighting..

    Reply

  9. sofiekim. ars
    Jul 22, 2016 @ 11:56:18

    Suzy eonn please KAJIMA.. hee
    Stay with min ho oppa aja.. ….
    ….aku tunggu eonn.. . Kapanpun itu.. Hwaiting for UAS. a.. .
    Gumawo #minzyshipperforever

    Reply

  10. asha listari
    Jul 22, 2016 @ 17:03:36

    Updet 😀 wah sepertinya minho dah mulai merasakan perasaan itu pada suzy… hmmm suzy bakal pergi ato tinggal,

    Reply

  11. idah
    Jul 23, 2016 @ 08:39:52

    Ahhhhh seru bnget thor q sampai baper baca nya…..lanjut

    Reply

  12. Cahaya saadah
    Jul 23, 2016 @ 10:13:49

    Aku suka ama ceritanya….keren.
    Minho sebenarnya normal deh,tpi dia gak sadar kali yah….

    Reply

  13. yucu
    Jul 23, 2016 @ 14:57:36

    Akhirya d update jga. Mskpn lama tp ak sneng kakak bisa update. Btw sukses ya kak bwt UASny. Smoga niainy nntk memuaskan. Next kak.. Ttp ak tunggu kok kak. Semangat:-!:-):-)!!!

    Reply

  14. Serty
    Jul 24, 2016 @ 00:24:50

    Benar-benar semakin menarik, wah ff ini sungguh membuatku jatuh cinta. LMH berdebar wah…
    Rana semangat!!

    Terima kasih 🙂

    Reply

  15. maria
    Jul 24, 2016 @ 02:28:11

    semangat utk UAS nya thor, 🙂
    aah minho mulai cemburu tuh hihi.. bolak balik di sini akhirnya di post jga..

    Reply

  16. Dini Fajar
    Jul 24, 2016 @ 22:37:33

    akhirnya update juga thor
    Semangat Uas ditunggu Nextnya 🙂

    Reply

  17. Elistya_Kim99
    Jul 27, 2016 @ 23:09:15

    Kadang aku bingung sama minho dia mencintai si alex tapi di satu sisi yg lain seolah memperlihatkan jika sebenarnya minho mencintai suzy .perhatian yg minho berikan pda suzy terlalu brlebihan untuk seorang sahabat.apakah suzy akan pergi?jika tidak kan kasian sama woobin yg udah nunggu dan ngarep banget bisa jalan sama suzy.

    Reply

  18. Leny
    Aug 03, 2016 @ 02:16:39

    oh my god…ending bikin deg2an…minho blg jgn pergi….ahhhhhhh….
    tp kasian woobin…haha

    Reply

  19. ika
    Aug 14, 2016 @ 02:17:23

    Wah ternyata minho sdh mulai sadar dan ga bisa kehilangan suzy ,aplg lihat saingannya woobin yg bisa bikin suzy mencurahkan perasaannya wkt di makam ksh , kyaa tmbh seruuuu

    Reply

  20. rina
    Aug 21, 2016 @ 10:52:53

    iih minho mulai aneh , kenapa sih ???
    jjang

    Reply

  21. Dezee
    Aug 21, 2016 @ 13:25:57

    Akankah minho akan berubah mnjd noarmal? Bgaimn klau mencintai suzy, teruas suzy sm woobin?

    Reply

  22. HimaSayA
    Dec 06, 2016 @ 13:57:47

    Ahai ahai apa minho ccemburu ma woobin? Senengnya
    Q seneng bangt minho berantem ma alex hahahhaa 😝

    Reply

  23. Laras4ti
    May 24, 2017 @ 13:10:34

    Min Ho sepertinya cemburu, dia mulai normal kayaknya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: