Back to Normal (part 3)


00070419

Tittle :  Back to Normal

Cast : lee min ho|bae suzy|kim woo bin

Support cast :park jiyeon,Lee jieun, lee dong gun and other

(cast akan bertambah dan berkurang sesuai keperluan cerita)

Genre : romance, friendship, sad

Type : chaptered

**************

N\B:cerita ini hanya fiksi belaka, bila terdapat kesamaan tokoh, alur, dan setting hanyalah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaaan. Untuk main cast author hanya pinjam namanya doang  buat keperluan cerita. Karena sesungguhnya mereka milik tuhan, orang tua, keluarga dan agensi masing-masing. Dan ini semua adalah 95% hasil kerja otak saya (5%nya nyasar), jadi mohon di hargai. DON’T BE PLAGIAT and DONT’T BE SILENT READERS

************

kamu tahu hal yang paling romantis dari hujan?? dia selalu mau kembali, meski tahu rasanya jatuh berkali-kali_Bae suzy

***********

“min ho??”guman suzy, apa yang di lakukan namja itu di sini, bukankah sekarang saatnya ia bersama alex??. Min ho mendekat dan tersenyum pada yang lainnya.

“sunbae…bisakah kau pindah dari situ??”tanya min ho

“wae?? Mengapa ke sini?”tanya suzy dingin, min ho hanya tersenyum kecil lalu melihat ke arah jieun,

‘Arrasso..arrasso”jieun pindah ke samping woo bin, min ho kemudian duduk di samping suzy sedangkan woo bin meminum minumannya dengan sedikit kesal. Mengapa namja itu selalu muncul di antara ia dan suzy. min ho merangkul bahu suzy membuat woo bin melototkan matanya “singkirkan tanganmu selagi aku berbicara baik-baik”ucap suzy, min ho menurunkan tangannya “mengapa ke sini??”

“bagaimana tidak ke sini..jika kau pergi seperti itu??…..aku tau kau kesal dengan sikapnya..mianhe”ucap min ho

“mengapa minta maaf”suzy melihat pada jieun “sunbae…aku pulang duluan”suzy berdiri namun min ho dengan cepat  memegang tangannya membiarkan yang lainnya hanya menonton seperti itu. “YA!!…singkirkan tanganmu”suzy hendak melepaskan tangan min ho, namun namja itu memperat pegangannya dan menggeleng sambil tersenyum tipis, yang sumpah demi apapun membuat semua yeoja akan jatuh cinta padanya. Jieun hanya tertawa melihat hal itu. ia sudah terbiasa dengan itu, mereka berdua adalah juniornya dari SMA, tentu saja ia tau bagaimana mereka.

“aku yang akan membersihkan apartemen selama sebulan, aku akan memasak untukmu seumur hidupku, dan aku tak akan membangunkanmu di hari minggu..yagsog”janji min ho

“bukankah itu hal yang selalu kau lakukan selama ini?”tanya suzy, yang laiinnya melotot apa mereka tinggal bersama?? Sumpah demi apa??

“aku tak akan meninggalkanmu…ah anni aku tak akan membiarkanmu pergi, kau tau bahwa aku membutuhkanmu bukan?? Di banding semua yang ada di dunia ini, kau adalah hal terpenting dan paling berharga yang ku miliki”suzy berdehem, ia tak bisa tersenyum, ekspresi wajah yang masih sama datarnya namun  rasa senang yang ia punya tak bisa ia sembunyikan

“uwwah…manisnya”ucap hyeri dan jieun berbarengan, woo bin hanya terus meminum minumannya dengan kesal saat melihat sorot mata suzy yang berubah, ya yeoja itu terlihat senang, matanya sudah mengatakan semuanya.

“jika tak ada yang mau menikahimu mungkin aku yang akan melakukannya…..tapi jika itu belum cukup, aku akan meninggalkannya jika itu bisa membuatmu tersenyum untukku lagi bukan pergi seperti tadi”ucap min ho

“lepaskan tanganmu”ucap suzy

“tidak akan..”

“wae??”

“karena kau akan pergi dan mungkin aku akan sulit menemukanmu”

“aku hanya ingin ke toilet….jadi lepaskan tanganmu”min ho tersenyum, itu berarti suzy tak marah lagi dengannya. “dan apa kau mampu meninggalkannya eoh??”min ho menggeleng kepalanya “maka jangan melakukan hal yang bahkan tak bisa kau tanggung sendiri”suzy kemudian berjalan dan menuju toilet. Woo bin tiba-tiba berdiri pergerakannya membuat semua orang terdiam, semua menoleh padanya seolah bertanya ada apa.

“aku ingin ke toilet”woo bin menjauh dari sana.

“kau berkencan dengannya??”tanya luhan

“jinca?”hyeri juga tak ingin ketinggalan

“kau yakin??”tambah sehun, min ho menggaruk tengkuknya yang tak gatal bingung akan menjawab apa. “kalian benar berkencan??…heol…”guman sehun tak percaya

“ya..ya..jika suzy tau kalian  bertanya hal seperti itu pada namja ini..maka matilah kalian”ingat jieun

“arasso sunbae”ucap hyeri

***********

Suzy mencuci tangannya, lalu menatap dirinya di cermin dengan ekspresi yang maish sama, sesaat kemudian ia menghembuskan nafas panjangnya lalu keluar dari sana “kau tinggal bersamanya?? Wae?? Kalian berkencan?? Sejka kapan?? Kau mencintainya?? Apa benar kalian hanya bersahabat??”suzy menghentikan langkah kakinya saat mendengar hal itu. ia menghembuskan nafas beratnya dan menoleh pada woo bin.

“aku berkencan dengannya atau tidak apa masalahmu??”tanya suzy

“tentu saja masalah untukku…. aku menyukaimu”

“ya…kau mengakui perasaanmu di depan toilet eoh?? ccih”suzy berjalan namun woo bin menahan tangannya.

“kau berkencan dengannya???…hanya satu jawaban maka aku tak akan mengangganggumu lagi”

“tidak”suzy kemudian menjauh dari sana, woo bin melepaskan tangannya dan tersenyum senang “seharusnya kau mengatakan iya agar aku tak menganggumu arra??’suzy hanya mendesis mendengar itu dan pergi menjauh.

**************

“kau meninggalkanku untuk mengejarnya?? Aku tak percaya kau akan melakukan itu”ucap alex, min ho menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Sekarang ia harus mengurusi urusannya bersama namja di depannya itu juga, “wae?? Kau takut ia meninggalkanmu??”

“hmm…”balas min ho

“ya..aku kekasihmu mengapa mencemaskan wanita itu??”omel alex

“suzy..bae suzy..namanya suzy”ucap min ho

“daebbak..kau baru saja membelanya?”tanya alex kesal.

“aku menyukaimu..ah anni aku mencintaimu, tapi aku tak bisa membiarkan suzy meninggalkanku”ucap min ho penuh ketegasan. “jika aku membiarkannya pergi tanpa mengejarnya maka aku akan kehilangan dia selamanya dan dunia akan meninggalkanku juga dan ikut bersamanya”

“mwo??”

“bukankah sudah aku katakan dia sahabatku”

“ya..mengapa kau begitu memperdulikannya….kau menyukainya??”tanya alex

“yang benar saja…aku bahkan tak melihatnya sebagai wanita…aku seperti ini karena….”min ho menceritakan awal mula ia berteman dengan suzy.

“ya..kau menangis??”tanya yeoja yang sedang mengunyah permen karet dengan baju yang acak-acakan itu, rambut yang tergerai dengan rok di atas lutut serta kancing yang terbuka memperlihatkan leher jenjangnya.“kau benar-benar menangis??’tanya yeoja itu lagi.

“kau ingin menertawakanku?”tanya min ho, yeoja di depannya itu tampak menatapnya aneh tak mengerti. “aku tau bahwa aku menyukai namja tapi mengapa semua orang menjauhiku?? Apa aku salah??”yeoja di depannya itu menggeleng kepalanya “eyyss..gotjimal”yeoja itu  mendesis lalu duduk di samping min ho

“mengapa kau berfikir bahwa aku berbohong??”tanya yeoja dengan rambut pendek itu menatap min ho dengan lembut.

“semua orang tak menyukaiku dan melihatku dengan jijik, orang tuaku bahkan akan memukuliku jika aku menonton video atau membaca komik guy”jelasnya “aku..aku ingin bertanya pada dunia, ketika mereka mengatakan bahwa perbedaan itu sangat indah, perebdaan di perlukan untuk saling melengkapi, perbedaan itu akan membuat duniamu lebih berwarna tapi mengapa hal itu tak berlaku untukku??”

“wae?? Kau mau menyalahkan dunia karena hal itu??”min ho menganggukan kepalanya

“andweyo?”tanya min ho

“andwe..kau tak bisa menyalahkan siapapun…. kau tak salah dan cara pandang mereka yang salah, kau jatuh cinta, kau memiliki perasaan seperti yang lainnya….. kau bahkan memiliki hak untuk jatuh cinta pada siapapun yang kau mau”min ho diam, yeoja di depannya itu tersenyum dan menyeka air mata min ho.”tak apa-apa….jatuh cintalah pada siapapun, namja, yeoja, kau tau mengapa mereka mengatakan bahwa cinta itu buta??”min ho menggeleng “karena cinta tak bisa memilih pada siapa dan mengapa cinta itu berlabuh”

“bukankah aku aneh??”

“eoh, kau sangat-sangat aneh”

“YA??”

“hahahha…ya apa ada namja yang menangis karena di jauhi atau di ledek  eoh?? itulah mengapa aku bilang kau aneh’’seperti teringat sesuatu, ia memukul kepalanya eyyss mengapa ia lupa “aku harus pergi aku ada kelas”yeoja itu  berdiri dan hendak pergi namun min ho memegang tangannya mencegahnya “wa..ae?”tanya yeoja itu bingung.

“siapa namamu??’yeoja di depannya itu tersenyum

“YA!!..bae suzy..palliwa”teriak seorang namja dari kejauhan, yeoja yang di panggil bae suzy itu melihat ke arah namja tampan itu, yah namja yang sudah bersama dengannya bahkan sebelum ia bisa mandi sendiri. namun sebelum pergi yeoja itu melihat pada namja yang menangis itu.

“suzy…bae suzy”balasnya lalu menjauh dari sana, min ho tersenyum melihat punggung yeoja yang perlahan-lahan menghilang itu, ia berlari dan menjauh.

“dia mengulurkan tangannya terlebih dahulu pada namja yang duduk menangis di bawah pohon belakang sekolah itu…bae suzy”alex diam,ia tak bia mengatakan apa-apa sekarang “jadi alex-ah..tak bisakah kau bersikap baik padanya??”tanya min ho

“akan aku usahakan”balas alex, min ho tersenyum lalu memegang tangannya

“gomapta….saranghae”min ho memelankan suaranya, membuat alex tersenyum senang

***********

Jieun dan yang lainnya sedang berkumpul di club musik sedang membicarakan tentang festival musik yang akan di adakan di kampus mereka, itu merupakan salah stau festival terbesar yang pernah ada”sunbae…mengapa harus aku??’tanya hyeri, ia di suruh berduet dengan luhan

“wae?? Kau tak mau??’tanya jieun, hyeri menganggukan kepalanya “eyyss… kalian ini…luhan-ah… jika bersama suzy kau mau??”tanya jieun

“tanyakan saja pada yeoja kasar  itu apa dia mau?? Dia bahkan tak pernah mengikuti lomba ataupun kompetisi bernyanyi, yang ia lakukan hanya mengomel’’balas luhan lagi

“uwwah…xi-luhan”hyeri dan sehun memberikan jempolnya, tak lama dari pintu muncul seorang yeoja

“chogiyo…”mereka semua menoleh melihat kearah yeoja yang menundukan wajahnya, rambut panjangnya di biarkan terurai tampak seperti hantu itu.

“nu..gu?”tanya sehun, jiyeon hendak menanyakann tentang suzy namun tiba-tiba suzy berdiri di belakang jiyeon dan merangkul bahu yeoja itu

“dia tamuku…ah dia akan bergabung bersama club musik hari ini”ucap suzy langsung

“atas izin siapa?”tanya sehun

“aku tak membutuhkan izin siapapun untuk membawanya ke sini…..”balas suzy

“mwo?? Ya bae suzy….kau fikir club musik ini main-main….apa yang di…”

“dia belum memiliki apapun tapi akan segera memilikinya…aku yang akan melatihnya jadi jangan ganggu dia..ah juga perlakukan dia dengan baik”suzy memotong ucapan luhan.

“aku tak setuju”ucap luhan

“nado”hyeri dan sehun menambahkannya

“baiklah..kalian ingin voting??…sunbae??”tanya suzy

“kau tau bahwa aku di pihakmu bukan??..aku setuju”ucap jieun membuat yang lainnya menatapnya sedikit kesal

“aku juga setuju….park jiyeon annyeong”sapa woo bin yang baru saja masuk ke ruang club masik “aku kim woo bin..aku juga anggota baru di sini”woo bin memperkenalkan namanya.

“seri…”ucap luhan

“aarrasso..aku akan kelua…”

“aku setuju”ucap namja yang baru saja masuk itu yang tak lain adalah min ho.

“baiklah sudah di putuskan  bahwa jiyeon akan bergabung dengan club musik”ucap jieun

“tapi min ho bukan bagian dari club musik”protes sehun

“itulah mengapa votingnya adil…kita berenam berasal dari club musik dan dia satu-satunya yang bukan”jelas suzy

“apanya yang adil,,,,,,,, dia selalu melakukan sesuatu sesuai inginnya”desis hyeri

“jadi perlakukan dia dengan baik, bantu dia….”ucapan suzy lebih terdengar seperti perintah itu.

*************

Min ho menoleh kesampingnya saat merasa sesuatu yang menimpa bahunya, ya suzy tertidur, min ho tersenyum kecil melihat hal itu kamudian merapikan rambutnya, min ho memposisikan duduknya dengan benar dan perlahan agar tak membangunkan yeoja yang sedang tertidur itu. “semalam kau tak tidur dengan benar lagi bukan??”guman min ho, tampak lelah di wajah cantik itu, lingkaran hitam yang mulai tampak jelas. mereka berada di pohon rindang belakang kampusnya, tak banyak orang yang berada di sana, itu seperti tempat mereka bertiga sama seperti saat SMA.

“lusa adalah harinya bukan?? Ini pasti akan berat,,,kuatlah bae suzy”ucap min ho lagi mencoba menguatkan sahabatnya itu. “aku akan di berada di sisimu…jadi jika hari itu tiba, jangan menangis terlalu banyak…3 tahun sudah berlalu, jadi aku mohon kuatlah… jika tidak itu akan menyakitiku”bisik min ho pada yeoja yang tertidur lelap itu. tangannya mengarah dan memegang tangan suzy. ingatannya berputar mengingat namja itu.

Min ho tertawa melihat seorang  yeoja dan namja yang seperti orang gila yang bermain air mancur di tengah kota itu, mereka basah-basahan dan tertawa dan saling merangkul bersama, min ho mengambil beberapa foto mereka dan tertawa melihat mereka..

“min ho-ah”teriak kedua orang itu, min ho menatap mereka lalu tersenyum dan memanggilnya ikut bergabung, namun ia menggeleng kepalanya.

“soo hyun-ah..tak bisa kah kau menyeretnya ke sini??”tanya suzy

“tentu saja”balas namja tampan itu, ia lalu berlari mendekat pada min ho dan menyeret min ho dan ikut bermain air bersama.

“ya..aku bilang aku tak ingin ikut…’’omel min ho, suzy dan soo hyun hanya saling menatap dan kembali tertawa.

“arra…dan kau sudah basah”balas soo hyun dan suzy berbarengan lalu berlari dan kejar-kejaran.

“eyyss..mereka benar-benar”guman min ho pada kedua orang itu.

‘’aku harap hari itu takkan datang, aku harap ingatanmu tentangnya menghilang,jika tidak kau akan menangis lebih dari yang orang-orang tau, dan kau akan terluka lebih dan lebih lagi”guman min ho, ia tak tau apa yang harus ia lakukan yeoja di sampingnya itu menangis lagi. Satu hari terberat yang harus mereka lewati dalam setiap tahunnya sudah di depan mata dan ia harus bersiap melihat yeoja itu menangis lagi.

**************

Suzy masuk ke ruang club musik dan duduk diam di sana, jieun yang melihat itu menghembuskan nafas panjangnya, semua yang ada di sana juga tampak bingung dengan sikap suzy, biasanya ia akan mengomel jika latihan mereka ada yang salah, namun kali ini yeoja terlihat tak memiliki kekuatan di sana. “besok benar-benar harinya”guman jieun.

“sunbae…bae suzy dia tak apa-apa bukan??”tanya luhan, walau mereka tak begitu akur namun melihat yeoja itu diam seperti ini malah lebih menakutkan di banding ia mengomel.

“suzy sunbae, tak apa-apa kan???”bambam juga menanyakan hal yang sama. Jieun tak menjawab, woo bin hendak mendekat pada yeoja itu yang memegang gitarnya dengan tatapan kosong, namun jieun mencegahnya.

“dia tak sedang baik-baik saja”ucap woo bin

“arra…. hanya menunggu min ho ke sini..itu cara yang terbaik”ucap jieun

“sunbae..kau mengetahui sesuatu?”tanya woo bin, jieun diam ia tak mengatakan apa-apa, tiba-tiba jiyeon menangis melihat suzy yang seperti itu, ia melihat tatapan kesedihan di mata suzy, yeoja itu tampak terpuruk sama sepertinya, ia tau hanya dengan melihatnya, yeoja itu tampak sama menyedihkan dengannya dan itu membuatnya sedikit terluka.

“jwesengeo…ak..aku akan pergi”jiyeon kemudian menjauh, ia tak berani menangis di sana. woo bin hanya berdiri sama seperti yang lainnya. tak lama min ho masuk ke dalam ruang club masuk dan langsung menghampiri yeoja yang duduk dengan gitar di tangannya itu. ia tak menangis tapi ia tahu hati sahabatnya itu sedang menjerit saat ini. gitar yang ia pegang saat ini adalah hadiah terakhir yang ia terima.

“bae suzy”panggil min ho,  ia duduk di depan suzy, lalu mengikat tali sepatu yeoja di depannya itu , suzy terkaget dan melihat min ho dengan tatapan datar tanpa mengatakan sesuatu. min ho mengacak-acak rambut suzy dan mencoba tersenyum walau senyumnya itu mengatakan lain. “khajja…kita pulang”ajak min ho, namja itu berdiri ia mengulurkan tangannya pada sahabatnya itu “kita pulang saja..ayoo kita bolos”ulang min ho lagi. Mata suzy berkaca-kaca lalu menganggukan kepalanya. Ia menerima uluran tangan min ho, min ho mengenggam tangan mungil itu dengan erat mereka berjalan hendak melewati jieun. “sunbae…”

“arra… jaga dia dengan baik, terutama malam ini dan juga besok”min ho tersenyum lalu menganggukan kepalanya dan menjauh dari sana.”kuatlah..bae suzy’’batin jieun

“daebbak…ya, bukankah mereka tampak seperti sepasang kekasih??”tanya hyeri, yang lainnya menganggukan kepalanya.

“mereka benar-benar tinggal bersama?”tanya woo bin

“kau benar-benar menyukainya??”tanya jieun, woo bin menganggukan kepalanya mengiyakan, dia benar-benar menyukai yeoja itu “kau pasti sudah melihat bagian dari dirinya yang ia sembunyikan”woo bin menganggukan kepalanya “hmm..tak heran kau menyukainya”

“dia baik-baik saja kan??”tanya woo bin akhirnya

“hmm…”

“gotjimal”ucap woo bin saat jieun membalasnya dengan gumaman itu, jieun tersenyum kecil

“eoh..aku  berbohong”

**************

“datanglah…..aku menunggumu”min ho menghembuskan nafas panjangnya

“aku tak bisa datang alex-ah… suzy dia tak baik-baik saja sekarang”jelas min ho pada namja di seberang sana, min ho melihat pintu kamar mandi yang tertutup hanya terdengar suara air di dalam sana. entah yeoja itu sedang mandi atau menangis di dalam sana, yang harus ia lakukan hanya menunggu yeoja itu.

“kau lebih mementingkannya eoh?? semenjak kita kembali dari new york kau lebih banyak menghabiskan waktumu bersamanya”omel alex

‘’mianhe..hanya untuk hari ini dan besok biarkan aku di sini…. setelah itu aku janji akan bersamamu”janji min ho

“mwo??…kau sedang melakukan tawar menawar denganku…jika seperti ini sebaiknya aku kembali ke new york bukan mengikutimu ke sini”

“alex-ah….”

“kau mau datang atau tidak??”min ho langsung menutup telfonnya saat suzy keluar dari kamar mandi, yeoja yang hanya menggunakan handuk berwarna putih itu berjalan menuju lemarinya.

“pergilah dan temui dia”ucap suzy,

“anniya…”

“aku baik-baik saja..ya ini sudah 3 tahun berlalu…dia , bocah nakal itu tak akan membuatku menangis lagi”ucap suzy meyakinkan min ho “pergilah…. alex sedang menunggumu bukan??”

“anniya..nanti saja”

“ya..bukankah kau mencintainya?? Pergilah, dia akan cemburu jika kau seperti itu…arra??”nasehat suzy. min ho terdiam tak tau apa yang akan ia lakukan “kau tak ingin kehilangannya bukan?? Pergilah..aku baik-baik saja”suzy berjalan ke arah min ho dan menarik min ho membuat namja itu berdiri dan mendorongnya keluar dari kamarnya sebelum menutup pintu, suzy mencoba tersenyum menunjukan bahwa dia baik-baik saja”aku tak apa-apa…aku benar-benar tak apa-apa..kau tak percaya padaku??”suzy kemudian menutup pintunya. Handphone min ho kembali berdering dan tertera nama alex di sana, dengan ragu min ho mengangkatnya.

“arrasso..aku akan ke sana”min ho kemudian mengakhiri sambungan telfonnya.

************

‘’ya bae suzy…kau akan tampil eoh??’’suzy menganggukan kepalanya sambil tersenyum senang. “tapi besok adalah hari ulang tahunku…”ujar namja tampan itu

“maka dari itu aku akan memenangkan kompetisi dan mendapatkan posisi pertama untukmu”

“lebih dari itu tak bisakah kita menghabiskan waktu bersama saja?”tanyanya

“ya kim soo hyun….aku sudah berlatih lama untuk memberikan kemenangan pertamaku untukmu, mengapa kau seperti ini?? padahal aku sudah berusaha keras’’desis suzy memasang wajah cemberutnya. Soo hyun tersenyum mendengar hal itu. tak lama min ho datang  dan duduk di depan mereka.

“wae?? Dia tak ingin kau mengikuti kompetisi itu??’suzy menganggukan kepalanya, min ho terkekeh kecil “eyyss..kau tak tau sekuat apa ia berlatih, ia bahkan memamerkan ke seluruh penjuru sekolah bahwa ia Akan memenangkan kompetisi ini untukmu”soo hyun tertawa. Lalu berdiri.

“aku tak memiliki banyak waktu sekarang, aku akan pergi..jangan merindukanku saat kau bahkan tak mengabulkan keinginanku di hari ulang tahunku”omel soo hyun lalu pergi. Suzy terkekeh mendengar itu.

“noona…ini milikmu??’sangmon tiba-tiba keluar darii kamar dengan sebuah bingkisan besar, suzy menggeleng kepalanya ia berdiri dan menghampiri adiknya itu dan membukanya terdapat sebuah gitar. Dan note di sana.

Lakukan yang terbaik untuk besok…

Pastikan kau memenangkan kompetisi itu

Suzy tersenyum lebar membacanya “eyyss..namja itu”gumannya

“mengapa dia begitu romantis……. ya kalian berkencanlah”usul min ho

“mwo? Ya dia sahabatku….”

“tapi sepertinya kau menyukainya”

“annigodden”

“kalau begitu sepertinya dia menyukaimu”

“jinca??”tanya suzy antusias.

“eyyss…kau memang menyukainya”

“YA!!…anniya”omel suzy

###

Lombanya pun selesai, suzy menempati posisi pertama dalam kompetisi itu, namun wajahnya bahkan tak menunjukan bahwa ia memenangkan kompetisi itu, bibirnya bergetar, penglihatannya yang mulai buram tertutup dengan butiran bening itu, piala kemenangannya terjatuh dari tangannya, ia tak tau akan melakukan apapun sekarang hanya bisa melihat namja yang terbaring kaku dan menggunakan jas hitam di dalam sebuah peti itu.

“di rumah sakit, ia meminta untuk tak menghubungimu ia hendak menonton kompetisi itu namun kecelakaan itu menghancurkan segalanya, ia masih bertahan di rumah sakit dan melihat penampilanmu  lewat TV, ia senang kau memenangkan tempat pertama untuknya, kau bahkan menyebut namanya di pidato kemenanganmu ,ia tersenyum bahkan saat ia memejamkan matanya ….”Ny.kim tak mampu menjelaskannya,  putra satu-satunya kini terbaring kaku di sana, “tuhan mengambilnya sekarang….”air mata suzy semakin mengalir, kakinya terasa lemas dan hendak terjatuh namun seseorang di belakangnya dengan sigap menahannya. Suzy menoleh dan melihat pada min ho, namja yang dari tadi berdiri di belakangnya itu.

“hari ini ulang tahunnya…aku..aku bahkan memenangkan kompetisi ini untuknya, bagaimana mungkin dia pergi…min ho-ah…bangunkan dia, dia tak boleh pergi… jika tidak aku akan membencinya…aku benar-benar akan membencinya…min ho-ah”tangis suzy, air mata min ho terjatuh, ia memeluk erat suzy berusaha menguatkannya “ini tak boleh terjadi….ini..ini ulang tahunnya…. aku belum mengucapkan selamat untuknya… aku..aku belum mengatakan apapun untuknya kemarin….min ho-ah….hiks..hiks…bangunkan dia untukku…. dia tak bisa seperti ini, dia berjanji akan melihatku di panggung yang lebih besar…min ho-ah…bangunkan dia..jebbalyo”min ho tak bisa melakukan apapun dan hanya bisa memeluk sahabatnya.”ini ulang tahunnya… ini adalah hari specialnya..wae?? wae??..soo hyun-ah….soo hyun-ah”

Min ho menjatuhkan air matanya melihat butiran keringat di wajah yeoja yang tertidur itu, tangan min ho mengarah dan menggenggam erat tangan yang gemetaran itu, air mata itu mengalir saat matanya terpejam. Dalam setahun hal ini akan di alami yeoja di depannya itu saat ulang tahun…ah tidak apa harus di sebut hari peringatan kematian?? Besok adalah ulang tahunnya dan yeoja yang kini bermimpi tentang hal itu di depannya kini menunjukan kesakitannya kembali yang selama ini ia sembunyikan. Kematian soo hyun mengubah suzy menjadi yeoja yang tampak dingin, yeoja yang tak bisa menunjukan perasaannya, hatinya seolah di bekukan oleh dirinya sendiri, kasar dengan perkataannya. Tangan min ho mengarah dan menghapus keringat di wajah suzy

“gwencana…”gumannnya. ia melirik handphonenya di meja yang terus bergetar itu dan tertera nama alex di sana namun sengaja di abaikan olehnya. ia memang benar-benar tak bisa meninggalkan suzy di saat seperti ini. itulah mengapa ia kembali tepat sebelum hari itu tiba.

air mata min ho terjatuh matanya terarah pada sebuah foto di meja yang memperlihatkan senyum lebar di wajah suzy dan juga soo hyun “aku kehilangan dia, aku tak bisa melakukannya…bisakah kau mengembalikan dia yang dulu?? tawanya, candanya dan juga nyanyiannya…. ia bergabung di club musik namun tak pernah bernyanyi di atas panggung…dia masih terlalu takut berdiri di sana karena itu akan mengingatkannya padamu…. aku sudah mengulurkan tanganku untuknya namun dia tak menerima uluranku….sekarang apa yang harus aku lakukan??”guman min ho

“soo hyun-ah…jebbal..khajjima..ini..ini ulang tahunnya…ini ulang tahunnya…mengapa tuhan begitu tak adil”min ho langsung menatap wajah suzy setelah mendengar gumaman yeoja itu. “kau….kau berjanji akan berada di sisiku bersama min ho…kau berjanji….”min ho semakin erat menggenggam tangan suzy. min ho menunduk dan berbisik di telinga suzy.

“aku..aku masih berada di sisimu..bukankah kau menyimpanku di hatimu??”tanya min ho,, suzy mengangguk secara tak sadar , tangan min ho mengarah dan menutup mata suzy dengan kedua tangannya“kalau begitu tidurlah…. aku akan menjagamu, aku akan di sisimu…jalja bae suzy”lanjut min ho, handphonenya terus bergetar namun ia masih mengabaikan panggilan telfon dari alex itu. alarm dari handphone suzy terdengar dengan lagu winter child dan langsung muncul foto soo hyun yang sedang tertidur, ia memang selalu terlihat tampan kapan pun dan bagaimana pun, min ho  tersenyum sendu

“saengil chukkae soo hyun-ah kami merindukanmu, anni suzy merindukanmu sampai membuatnya gila dan ini sedikit melukaiku”

TBC

sorry for typo

Advertisements

25 Comments (+add yours?)

  1. sofiekim.ars
    Jul 09, 2016 @ 13:55:40

    Wow…
    Tetap seperti itu, min ho yg tx akan meninggalkan suzy.
    Next eonn..
    Gumawo.

    Reply

  2. I'am
    Jul 09, 2016 @ 14:49:32

    Ahhh , sumpah nyeseknyaaa…
    Pantes saja suzy sikap x jdi sperti itu ternyata karna d tinggal pergi soo hyun , minho tetep sperti itu aja jngan hiraukan alex itu…hee
    menangisku terlalu bnxak , dari jiyeon nangs gk kuat liat suzy sedih aja udah ikutan nangis akunya , makin kebwah ternxta makin deras tuh air mata turun …
    Smoga suzy tetep kuat .. Semangat bikin kelanjutan x ya.

    Reply

  3. maria
    Jul 09, 2016 @ 14:52:57

    “saengil chukkae soo hyun-ah kami
    merindukanmu, anni suzy
    merindukanmu sampai membuatnya
    gila dan ini sedikit melukaiku” .. apa min ho cemburu? aku harap iya, agar min ho tidak gay lagi. min ho tetaplah seperti itu, min ho yg selalu ada untuk suzy.. 😥

    Reply

  4. nur hidayati
    Jul 09, 2016 @ 15:27:12

    Oh jd begitu alasan dari sikap suzy selama ini..minho please sadarlah.jangan sama alex.ditunggu nextnya

    Reply

  5. Kuchiki
    Jul 09, 2016 @ 15:43:53

    Woah….Hiks,thor selalu sukses buat org nangis…ternyata begitu,apalagi kata2 terakhir soohyun buat sakit itu mkn kuat,rasany perasaan minho sdh berubah deh,bkn kagum lg…

    Reply

  6. niiiaaa
    Jul 09, 2016 @ 17:16:03

    wahh sedih
    ternyata soo hyun udah meninggal
    semangat kak ngelanjutinnya

    Reply

  7. Serty
    Jul 09, 2016 @ 21:38:58

    Ah….ini benar-benar keren Rana… Aku benar-benar meneteskan air mata, Suzy hwaiting…

    Minho kau benar-benar tak bisa meninggalkannya kan?….

    Kim Woo Bin,sebesar apa kau menyukainya?…

    Next……

    Rana semangat!!!

    Gomawo

    *BOW* 🙂

    Reply

  8. Dini fajar
    Jul 10, 2016 @ 05:07:35

    next kak Rana 🙂

    Reply

  9. dewi wulandari
    Jul 10, 2016 @ 06:16:12

    Baper bnget bca ff part ini! . Suzy blm bisa ngelupain soo hyun?
    Next thor

    Reply

  10. jiwu
    Jul 10, 2016 @ 14:50:15

    Kayaknya perhatian si min ho bukan hanya sekedar peduli ke suzy, tapi ada perasaan lebih melalui sikap dan perhatian dia ke suzy. Ohh jadi itu alasan kenapa suzy jadi orang yg ngga bsa memperlihatkan perasaannya. Semoga suzy bsa cepet ngelupain soohyun dan min ho cepet sadar dan mutusin alex wwkk. Abis nya alex cemburuan banget gara2 min ho ngasi perhatiannya ke suzy padahal kan suzy sahabat min ho dan min ho lebih duluan kenal suzy dari pada si alex. Ditungggu kelanjutan ceritanya ya kak rana
    Fighting3x

    Reply

  11. Fatir Oh
    Jul 11, 2016 @ 03:43:24

    Makin bingung dengan perasaan minho sebenernya.. Secara ga lgsg dy lebih mentingin suzy drpd alex… Semoga minho segera menyadari perasaannya..
    Dan akhirnya tau alasan dibalik sikap dingin suzy.. Mewek waktu baca flashback nya… Apalagi pas bagian so hyun mau meninggal…
    Dan suka tiap baca bagian woobin… Selalu sukses bikin senyum2 sendiri krn sikapnya yg to the point deketin suzy…
    Ditunggu next chapnya eon… Fighting

    Reply

  12. nurmaidah octavia
    Jul 11, 2016 @ 06:51:03

    Astaga aku jdi baper nah sedih bnget…… pants aja suzy
    Berubah total kya gtu…… lanjut thor

    Reply

  13. dismi
    Jul 12, 2016 @ 07:06:22

    mewek ….jadi baper abis…
    di tunggu kelanjutannya.

    Reply

  14. asha listari
    Jul 12, 2016 @ 23:26:23

    😢😢😢😢😢banyak ya yang disembunyikan suzy untuk menutupi perasaannya, karna kematian soalnya hyun lah suzy jadi dingin dan hanya orang2 terdekatlah yang tahu bagaimana perasaannya, minho dia juga terluka karna ini melihat suzy yang seperti itu..next part 😁

    Reply

  15. Elistya_Kim99
    Jul 15, 2016 @ 15:37:22

    Aku kira tadinya back to normal adalah cerita tentang minho tapi stelah baca part ini kurasa ini untuk suzy atau jutru untuk ke2nya,mengharapkan suzy yg kembali ceria dan minho yg sembuh dari gay-nya.

    Reply

  16. rifqa0390
    Jul 16, 2016 @ 18:05:18

    Ya ampun rana..!!
    Kisah yang kamu buat itu loh,benar2 buat yg baca kebawa suasana..

    Dan jieun keren banget, bisa tau klu woobin ngeliat sisi lain suzy,gak kaya yg lain hanya ngeliat klu suzy itu kasar

    Reply

  17. ikaa wika
    Jul 19, 2016 @ 04:37:31

    yaampun ternyata itu alasan kenapa suzy selalu dingin dan kasar. author paling bisa buat readernya baper……. sedih banget kisah suzy dan soohyun T.T
    minho?…. sayang banget dia jadi gay, , aku merinding baca moment minho sama alex….
    kapan woobin bisa deketin suzy thor??
    suka banget sama woobin suzy berkat UF..
    ditunggu nextnya thor.
    gomawo
    fighting

    Reply

  18. BaeKyu
    Jul 20, 2016 @ 10:35:23

    Hai..
    Aku reader baru.
    Dan FF di part ini udah sukses buat aku nangis *mewek*
    sukses terus buat author
    ditunggu terus part2 selanjutnya 🙂

    Reply

  19. Leny
    Aug 03, 2016 @ 01:58:30

    Suzy belum bisa ngelupain soohyun ternyataa…minho keliatannnya skrg mlh lebih milih suzy di banding alex ya…kkk…lanjut next partnya dulu…!!!

    Reply

  20. ika
    Aug 14, 2016 @ 02:01:33

    Sedihnya thor hiksss huaaa ,air mata sdh keluar banyak ,aku msh bingung itu soohyun meninggalnya krn sakit atau kecelakaan ya?krn di awalny bilang waktunya ga banyak ,tp wkt di rmh skt eommanya bilang krn kecelakaan ya ,anyway minho sbnrnya ada suka ya sm suzy ya ..kasihan suzy ,dia jadi dingin dan kasar padahal sbnrnya dia baik bgt hiksss..

    Reply

  21. Dezee
    Aug 21, 2016 @ 08:05:33

    Uri suzy jd spt itu gegara kematian soyun tho. Sampai segitu’y sdih suzy. Kpn akan mlupakan ksdihan-y?

    Reply

  22. rina
    Aug 21, 2016 @ 09:54:17

    err, aku lupa email aku !!
    iih cedyiiih ditinggal soohyun

    Reply

  23. DaFiction
    Oct 03, 2016 @ 12:08:27

    Soo hyun sama suzy serasi ya
    #jadilabil
    #efek membuka diri

    Reply

  24. HimaSayA
    Dec 06, 2016 @ 13:37:45

    Heh andai sohyun ga mati 😭
    Minho ma suzy kadang lucu sendri klo lagi ga akur tapi kalo lagi manis2an kayak gini juga suka bikin baper 😭 juga 😝
    Kasian alex tapi lbh baik gt kan hahahaha jahatnya 😝

    Reply

  25. Laras4ti
    May 24, 2017 @ 09:34:23

    jadi Suzy jadi dingin karena ditinggal mati oleh Soo Hyun, saya karena dikhianati/ ditinggal sama Soo Hyun.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: